Rina Masitoh Haryadi
Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Pengendalian Piutang Pada PT Teguh Jaya Abadi Sentosa cabang Samarinda Tahun 2014-2018 relita sihombing; Elfreda Aplonia Lau; Rina Masitoh Haryadi
Exchall: Economic Challenge Vol 3 No 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas 17 Agustus 1945 Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47685/exchall.v3i2.204

Abstract

PT Teguh Jaya Abadi Sentosa Samarinda conducts sales in cash and on credit. Sales on credit generate accounts receivable. Sales on credit continue to increase so that accounts receivable continues to grow, thus it is necessary to control accounts receivable. This study aims to determine and analyze the Receivable Control at PT Teguh Jaya Abadi Sentosa 2014-2018 Samarinda based on Receivable Turn Over, Average Collection Period, Accounts Arrears and Receivables collection Ratio with the formulation of the problem is the control of receivables. The result showed that the Receivable Turn Over from 2014-2018 decreased, which means that there was a decrease in accounts receivable control. Likewise, the Average Collection period from 2014-2018 continuesly increase as a sign of a decline in receivable control.The result also show that the ratio of arrears from 2014-2018 has increased, it means there is a decrease in receivable control, as well as the Receivable collection ratio continuesly decline from 2014-2018, which shows a decrease in accounts receivable control. Overall, these findings indicate that the control of PT Teguh Jaya Abadi Sentosa's receivables in 2014-2018 has decreased.Keywords: Accounts Receivable, Receivable Turn Over, Average Collection Period, Arrears Ratio, Collection Ratio
Pemanfaatan Bahan Baku Kearifan Lokal Sebagai Sarana Memperkenalkan Desa Budaya Sungai Bawang Rina Masitoh Haryadi; Catur Kumala Dewi; Sunarto Sunarto; Titin Ruliana
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v6i1.5155

Abstract

Desa Sungai Bawang di tetapkan sebagai desa budaya oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara pada tahun 2008, sehingga di tuntut untuk menjadikan potensi keaarifan lokal menjadi ciri khas dan nilai tambah yang menarik bagi wisatawan yang datang. Beberapa potensi lokal yang belum di berdayakan adalah hasil dari tanaman setempat seperti bawang Dayak, biji karet, dan umbut rotan. Dari latar belakang tersebut tujuan dari kegiatan ini adalah mengembangkan potensi tanaman lokal menjadi makanan oleh oleh khas desa budaya. Metode pelaksananan dengan mengadakan pelatihan proses pembuatan dan pengemasan kerupuk bawang Dayak, umbut rotan dan keripik tempe biji karet. Peserta dari pelatihan adalah kaum ibu desa Sungai Bawang. Dengan adanya pelatihan ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah hasil pertanian dan menaikan pendapatan dari masyarakat setempat Kata kunci: Desa Budaya Sungai Bawang, umbut rotan, biji karet, bawang Dayak