Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pemanfaatan Bahan Baku Kearifan Lokal Sebagai Sarana Memperkenalkan Desa Budaya Sungai Bawang Rina Masitoh Haryadi; Catur Kumala Dewi; Sunarto Sunarto; Titin Ruliana
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v6i1.5155

Abstract

Desa Sungai Bawang di tetapkan sebagai desa budaya oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara pada tahun 2008, sehingga di tuntut untuk menjadikan potensi keaarifan lokal menjadi ciri khas dan nilai tambah yang menarik bagi wisatawan yang datang. Beberapa potensi lokal yang belum di berdayakan adalah hasil dari tanaman setempat seperti bawang Dayak, biji karet, dan umbut rotan. Dari latar belakang tersebut tujuan dari kegiatan ini adalah mengembangkan potensi tanaman lokal menjadi makanan oleh oleh khas desa budaya. Metode pelaksananan dengan mengadakan pelatihan proses pembuatan dan pengemasan kerupuk bawang Dayak, umbut rotan dan keripik tempe biji karet. Peserta dari pelatihan adalah kaum ibu desa Sungai Bawang. Dengan adanya pelatihan ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah hasil pertanian dan menaikan pendapatan dari masyarakat setempat Kata kunci: Desa Budaya Sungai Bawang, umbut rotan, biji karet, bawang Dayak
PELATIHAN PEMANFAATAN UMBUT ROTAN, BIJI KARET DAN BAWANG DAYAK SEBAGAI BAHAN BAKU PRODUK KEWIRAUSAHAAN Rina Masithoh Haryadi; Catur Kumala Dewi; Sunarto Sunarto; Titin Ruliana
Bakti Banua : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2020): BAKTI BANUA : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Indonesia (STIMI) Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.846 KB) | DOI: 10.35130/bbjm.v1i2.110

Abstract

Desa Budaya Sungai Bawang merupakan desa budaya sekaligus desa definitif yang ditetapkan oleh pemerintah daerah Kutai Kertanegara per tanggal 14 Januari 2008. Salah satu potensi lokal yang terabaikan dari Desa Budaya Sungai Bawang adalah umbut rotan, biji karet dan bawang Dayak. Ketiga bahan baku tersebut oleh mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda dalam mata kuliah kewirausahaan diolah menjadi keripik dan kerupuk. Oleh karena itu maka pihak Fakultas Ekonomi Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda perlu memperkenalkan potensi lokal tersebut dan memberikan penyuluhan dan pengarahan kepada masyarakat Desa Budaya Sungai Bawang tentang cara pengolahan yang benar. Ketiga potensi lokal tersebut diolah menjadi keripik yang dapat dikonsumsi sendiri bahkan dengan kemasan yang menarik maka dapat dijual sebagai pendapatan masyarakat khususnya ibu rumah tangga Desa Budaya Sungai Bawang.
PENGEMBANGAN MODEL EVALUASI KINERJA SDM BERBASIS BALANCED SCORECARD: STUDI PADA PERUSAHAAN JASA KONSULTAN Nurfitriani Nurfitriani; Umi Kulsum; Sunarto Sunarto; Heriyanto Heriyanto
Jurnal GeoEkonomi Vol. 15 No. 1.2024 (2024): EDISI KHUSUS SEMNAS FEB-UNIBA 2024
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/geoekonomi.v15i1.2024.456

Abstract

This research aims to develop a Balanced Scorecard-based Human Resources (HR) performance evaluation model that suits the needs and characteristics of consulting services companies. Through a qualitative approach, data was collected through in-depth interviews, participant observation, and document analysis from five different consulting companies. The results of the analysis show that HR performance evaluation practices tend to be separated from the strategic planning process and are not aligned with the company's long-term goals. Based on these findings, a Balanced Scorecard-based HR performance evaluation model was developed, which includes financial, customer, internal process, and learning and growth dimensions. This model was then validated and field tested, which demonstrated its validity, relevance and implementability in the context of consulting services companies. The practical implication of this research is the importance of aligning performance evaluation with strategic planning to increase the effectiveness of HR performance management and support the achievement of consulting companies' business goals.
Rekonstruksi Model Islamic Balanced Scorecard (I-BSC): Integrasi Nilai Maqashid Syariah dalam Pengukuran Kinerja Organisasi Modern Sunarto Sunarto; Ima Amaliah
Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 4 (2026): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v5i4.4127

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi model Balanced Scorecard (BSC) konvensional menjadi Islamic Balanced Scorecard (I-BSC) melalui integrasi nilai-nilai Maqashid Syariah dalam pengukuran kinerja organisasi modern. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada keterbatasan BSC yang cenderung berorientasi pada paradigma materialistik dan belum mampu mengakomodasi dimensi spiritual, etika, serta tanggung jawab transendental dalam organisasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode analisis konseptual dan sintesis teoretis, yang mengintegrasikan literatur manajemen strategik modern dengan epistemologi Islam. Analisis dilakukan melalui kritik terhadap BSC konvensional, pengkajian konsep Maqashid Syariah, serta rekonstruksi kerangka pengukuran kinerja berbasis nilai Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model I-BSC yang dikembangkan terdiri dari lima perspektif utama, yaitu perspektif tauhid/religiusitas (hifz al-din), perspektif finansial syariah (hifz al-mal), perspektif stakeholder (hifz al-nafs), perspektif proses internal (hifz al-aql), serta perspektif pembelajaran dan pertumbuhan (hifz al-nasl). Model ini mengintegrasikan indikator kinerja kuantitatif dan kualitatif, termasuk aspek etika, niat (niyyah), dan keberkahan (barakah), serta menetapkan bobot berdasarkan skala prioritas dharuriyyat. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa I-BSC mampu menghasilkan sistem pengukuran kinerja yang lebih holistik, tidak hanya berorientasi pada pencapaian ekonomi, tetapi juga pada nilai keadilan, kebermanfaatan (maslahah), dan keberlanjutan (corporate sustainability) yang mencakup dimensi duniawi dan ukhrawi. Dengan demikian, model ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan paradigma manajemen berbasis Islam serta kontribusi praktis bagi organisasi dalam membangun sistem kinerja yang etis, transparan, dan berkelanjutan.
Manajemen Perubahan dalam Implementasi Transformasi Digital Nordiana Nordiana; Sunarto Sunarto
Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 4 (2026): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v5i4.4133

Abstract

Transformasi digital merupakan fenomena strategis yang mendorong organisasi untuk melakukan perubahan secara menyeluruh dalam menghadapi dinamika lingkungan bisnis yang semakin kompleks dan kompetitif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran manajemen perubahan dalam mendukung keberhasilan implementasi transformasi digital. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan verifikatif. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 40 responden yang merupakan karyawan dalam organisasi yang telah atau sedang menerapkan transformasi digital. Teknik analisis data menggunakan uji validitas, reliabilitas, regresi linear, serta uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen perubahan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap transformasi digital. Dimensi kepemimpinan, komunikasi, budaya organisasi, serta kesiapan sumber daya manusia terbukti berkontribusi secara signifikan terhadap keberhasilan transformasi. Kepemimpinan menjadi faktor dominan dalam mendorong perubahan organisasi. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa organisasi perlu mengembangkan strategi manajemen perubahan yang terstruktur, meningkatkan kompetensi digital sumber daya manusia, serta membangun budaya organisasi yang adaptif dan inovatif. Dengan demikian, transformasi digital dapat berjalan secara efektif, efisien, dan berkelanjutan
Strategi Retensi Karyawan Berbasis Kesejahteraan Mental Sinta Dwi Ayu Murbayana; Sunarto SUnarto
Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 4 (2026): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v5i4.4135

Abstract

Employee mental well-being is becoming an increasingly important issue in modern organizations, especially in the face of high turnover rates and increasingly complex work pressures. In a dynamic work environment, psychological factors such as stress, burnout, and lack of emotional support have been shown to affect employee job satisfaction, loyalty, and retention. Therefore, organizations are required to develop retention strategies that not only focus on the financial aspect, but also pay attention to the overall mental well-being of employees. This study aims to analyze mental well-being-based employee retention strategies and examine the role of psychological safety, emotional intelligence in leadership, and mental well-being programs in improving employee retention. This research employs a descriptive qualitative approach through literature study, observations, and interviews with employees and managers in companies that have implemented mental well-being programs. The findings show that good mental well-being enhances job satisfaction, loyalty, and employee retention. Therefore, mental well-being-based retention strategies should be adopted by organizations to enhance productivity and reduce employee turnover rates.
Analisis Pengelolaan SDM dalam Perspektif Fiqih Muamalah pada Sistem Kerja Digital pada SD 017 Muara Badak Ririn Paramitha; Sunarto Sunarto; Nurmiati B
Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 4 (2026): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v5i4.4136

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan sumber daya manusia (SDM) dalam sistem kerja digital pada organisasi pendidikan dengan pendekatan perspektif fiqih muamalah dan maqashid syariah. Perkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi signifikan dalam sistem kerja, termasuk dalam dunia pendidikan, yang menuntut adanya adaptasi dalam pengelolaan SDM secara efektif, efisien, dan tetap berlandaskan nilai-nilai syariah. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, serta tenaga kependidikan. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif untuk memahami implementasi sistem kerja digital serta kesesuaiannya dengan prinsip fiqih muamalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem kerja digital dalam pengelolaan SDM mampu meningkatkan efektivitas, transparansi, dan akuntabilitas kinerja. Namun demikian, terdapat tantangan dalam aspek pemahaman teknologi, kesiapan sumber daya, serta penguatan nilai etika dalam penggunaan sistem digital. Dalam perspektif fiqih muamalah, pengelolaan SDM berbasis digital dinilai sah dan diperbolehkan selama memenuhi prinsip keadilan, kejujuran, amanah, serta tidak mengandung unsur gharar dan dzalim. Selain itu, penerapan sistem ini juga sejalan dengan tujuan maqashid syariah, khususnya dalam menjaga kemaslahatan, efisiensi, dan keberlanjutan organisasi. Dengan demikian, integrasi antara teknologi digital dan nilai-nilai syariah menjadi kunci dalam menciptakan sistem pengelolaan SDM yang tidak hanya modern, tetapi juga beretika dan berorientasi pada kemaslahatan bersama.
Employer Branding dalam Menarik Generasi Z di Dunia Kerja Sunarto Sunarto; Goutty Ranti
Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 4 (2026): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v5i4.4142

Abstract

The rapid development of digital technology has transformed the dynamics of the workforce, especially with the entry of Generation Z into the job market. Generation Z has distinct characteristics and expectations compared to previous generations, such as prioritizing work-life balance, transparency, and alignment with personal values. In this context, employer branding plays a crucial role in attracting the attention of this generation. This study aims to examine the role of employer branding in attracting Generation Z to the workplace and to analyze effective strategies for building a positive image as an employer. The research uses a quantitative approach with the type of explanatory research. Data was collected through questionnaires distributed to Generation Z respondents, especially final year students and fresh graduates, then analyzed using statistical techniques. The findings reveal that strong employer branding increases Generation Z's interest in applying for jobs, with social media serving as the primary channel for conveying company information. Additionally, the alignment of individual values with the organization is essential in enhancing attraction to the company. This research provides insights for companies to design relevant and authentic employer branding strategies to attract top talent from Generation Z.
Pengaruh Kepemimpinan Digital Terhadap Kinerja Tim Virtual Armadin Armadin; Sunarto Sunarto
Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 4 (2026): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v5i4.4145

Abstract

This reserch aims to analyze the influence of digital leadership on virtual team performance in the context of modern organizations that increasingly rely on information and communication technology. The development of digitalization has driven a shift in work patterns from conventional to virtual, requiring leaders to possess adaptive skills in managing remote teams. This study used a descriptive qualitative approach with a literature review method, which examined various theories and previous research findings related to digital leadership and virtual team performance. The study focused on leaders' ability to utilize technology, build effective communication, enhance team collaboration, and foster trust in a virtual work environment. The results indicate that digital leadership has a significant influence on improving virtual team performance. Leaders who are able to integrate technology with a communicative, responsive, and collaborative leadership style can increase productivity, engagement, and teamwork effectiveness. Conversely, a lack of digital and communication skills can hinder coordination and decrease team performance. Therefore, it can be concluded that digital leadership is a critical factor in supporting the success of virtual teams. Therefore, organizations need to develop the digital competencies of leaders to effectively manage teams in the digital era.
Pengaruh AI Anxiety Terhadap Turnover Intention Karyawan dengan Psychological Safety sebagai Variabel Intervening Sunarto Sunarto; Rika Anggraeni Hastuti; Christin Melany Sunur; Yovita Grasia; Florentina Fety; Muhammad Alif Baihaki
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 7 No. 3 (2026): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v7i3.6171

Abstract

Perkembangan teknologi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) yang semakin pesat telah membawa perubahan besar pada dunia kerja. Meskipun penerapan AI ditujukan untuk meningkatkan efektivitas dan produktivitas, kehadirannya juga menimbulkan dampak psikologis berupa kecemasan pada karyawan yang dikenal sebagai AI Anxiety. Kondisi ini memunculkan kekhawatiran terkait kemungkinan kehilangan pekerjaan serta ketidakmampuan dalam menyesuaikan diri dengan perubahan teknologi, yang pada akhirnya dapat meningkatkan Turnover Intention atau keinginan karyawan untuk meninggalkan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh AI Anxiety terhadap Turnover Intention serta menganalisis peran Psychological Safety sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausalitas. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada karyawan pada perusahaan yang telah mengimplementasikan teknologi AI, kemudian dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI Anxiety berpengaruh positif dan signifikan terhadap Turnover Intention, serta berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Psychological Safety. Selain itu, Psychological Safety terbukti memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap Turnover Intention serta mampu memediasi hubungan antara kecemasan terhadap AI dan keinginan untuk berpindah kerja. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa rasa aman secara psikologis menjadi faktor penting dalam mengurangi dampak negatif transformasi teknologi terhadap upaya mempertahankan karyawan dalam organisasi.