Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH PARTISIPASI ANGGARAN TERHADAP BUDGETARY SLACK DENGAN KOMITMEN ORGANISASI SEBAGAI VARIABEL MODERASI Usmar Musawir; Muttiarni Muttiarni
AJAR Vol 2 No 01 (2019): Atma Jaya Accounting Research (AJAR)
Publisher : Magister Akuntansi, Universitas Atma Jaya Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35129/ajar.v2i01.61

Abstract

This Riset is purposed for knowing the influence of budgeting participation to budgetary slack using organization commitment as moderation variable. This riset using quantitative method. The population of 90 employees, for a sample of 40 people. Data analytical method which used is moderated regression analysis. Depend on the result of the data analytic be concluded that there are 3 results: 1) Budgeting participation can’t influence the budgetary slack, 2) Organization commitment have positive influence to the budgetary slack, 3) Budgeting participation and organization commitment have positive influence and significant to the budgetary slack.
HIERARCHY PROCESS TO DEVELOP BUSINESS MODEL LEAN CANVAS TO X WOMEN AND CHILDREN’S HOSPITAL Amran Amran; Mira Mira; Muttiarni Muttiarni; Muhaimin Muhaimin
Jesya (Jurnal Ekonomi dan Ekonomi Syariah) Vol 6 No 1 (2023): Article Research Volume 6 Number 1, Januari 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36778/jesya.v6i1.1065

Abstract

Rumah sakit merupakan unit khusus yang menyediakan layanan kesehatan bagi masyarakat. Peningkatan jumlah rumah sakit saat ini sejalan dengan kebutuhan masyarakat dalam mengakses dan menggunakan fasilitas kesehatan. Masyarakat yang mengakses rumah sakit (RS) bukan hanya dari orang sakit saja melainkan saat ini orang sehat pun turut mengakses pelayanan rumah sakit. Banyaknya kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan mendorong peningkatan jumlah rumah sakit (RS) saat ini, Salah satunya rumah sakit (RS) dikota makassar dimana tercatat ada 30 rumah sakit yang telah berdiri dan 7 diantaranya merupakan rumah sakit ibu dan anak. Banyaknya jumlah rumah sakit yang berdiri menyebabkan ketatnya persaingan antar pelayanan rumah sakit khususnya terkait rumah sakit Ibu dan anak. Hal ini membuat setiap rumah sakit (RS) khususnya rumah sakit ibu dan anak harus memiliki tujuan dan strategi yang jelas dalam menjalankan bisnisnya agar dapat bertahan ditengah persaingan yang semakin ketat. Salah satu rumah sakit ibu dan anak yang baru berdiri saat ini dikota makassar yaitu RS X sedang menghadapi permasalahan dalam pengelolaan rumah sakit (RS) khususnya terkait pelayanan dan strategi bisnis yang dijalankan. Hal ini mendorong peneliti untuk melakukan penelitian yang bertujuan untuk menganalisis model bisnis RS X melalui pendekatan model bisnis lean canvas dan analisis SWOT. Adapun analisis model dilakukan untuk mengetahui sekaligus mengevaluasi model bisnis yang digunakan RS X sebagai strategi bisnis selama ini dan selanjutnya melakukan analisis pendekatan model bisnis lean canvas yang merupakan model yang hampir sama dengan business model canvas (BMC) yang terdiri dari 9 indikator kerja. Namun dalam penelitian ini hanya menggunakan 7 indikator kerja. Adapun model bisnis lean canvas digunakan karna lean canvas dalam prosesnya tergolong sederhana yang goalnya adalah memudahkan Rumah Sakit (RS) untuk menganalisa dan memperbaiki masalah yang dihadapi, khususnya RS yang baru didirikan sehingga sesuai dengan kondisi permasalahan RS X. Selanjutnya melakukan analisis SWOT sebagai langkah dalam menganalisis kemampuan RS X dalam menerapkan dan menjalankan model bisnis yang digunakan. Adapun teknik pengolahan dan analisis data meliputi: 1) Analisis deskriptif bagaimana kondisi 2 Rumah Sakit (RS) X ini. 2) melakukan Pemetaan model bisnis Rumah Sakit (RS) dengan menggunakan LC, yaitu pemetaan model bisnis dengan melakukan ‘potret’ pada tujuh elemen LC melalui diskusi grup terfokus dari responden. 3) Analisis SWOT masing-masing elemen, yaitu dilakukan analisis SWOT pada ketujuh elemen lean canvas. Selanjutnya dari hasil analisis dan olahan data maka diketahui kekuatan dan kelemahan sebagai key dan strategis internal serta peluang dan ancaman sebagai faktor strategis eksternal melalui FGD. 4) Merekomendasikan Perbaikan strategi bisnis Rumah Sakit (RS), yaitu hasil dari analisis SWOT penelitian untuk melakukan perbaikan kedepannya 5) Perbaikan model bisnis Rumah Sakit (RS) X Women and Children’s Hospital, yaitu hasil rumusan dari hasil perubahan-perubahan yang terjadi pada model bisnis sebelumnya dan analisis SWOT yang telah disempurnakan. Hasilnya berupa satu atau beberapa strategi pengembangan bisnis Rumah Sakit (RS) X Women and Children’s Hospital. Target Luaran: 1) Faktor Kunci Pengembangan Rumah sakit (RS), 2) Publikasi pada jurnal nasional terakreditasi sinta 2 (Jurnal Atestasi), 3) dokumentasi kegiatan Penelitian dalam bentuk video di Youtube.
The Role of Digital Transformation in the Implementation of Management Accounting Systems at PT Kawasan Industri Makassar (KIMA) Juanda Astuti; Chairul Ihsan Burhanuddin; Muttiarni Muttiarni
MUQADDIMAH: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Bisnis Article in Press
Publisher : LP3M INSTITUT KH YAZID KARIMULLAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59246/hhhb1098

Abstract

Digital transformation has become a strategic necessity for organizations seeking to improve information quality, operational efficiency, and managerial decision-making. In industrial estate management companies, the complexity of operational activities requires an integrated information system capable of providing accurate and timely data. Despite the widespread adoption of Enterprise Resource Planning (ERP) systems, empirical evidence regarding their role in supporting management accounting systems within industrial estate organizations remains limited. This research explores the implementation of an SAP-based ERP system as part of digital transformation at PT Kawasan Industri Makassar (KIMA) and examines its contribution to management accounting practices and managerial decision-making. A qualitative descriptive approach was employed through interviews, observations, and documentation involving key personnel directly engaged in system utilization. The analysis reveals that ERP implementation has enhanced the quality of management accounting information by improving data integration, reporting structure, information accuracy, and transaction traceability. The system supports key management accounting functions, including costing, budgeting, and performance measurement, while facilitating more structured monitoring and evaluation processes. From the perspective of technology acceptance, users recognize the usefulness of the system in managing organizational data, although challenges related to adaptation and data-entry consistency remain evident. These findings highlight the practical contribution of ERP-driven digital transformation in strengthening management accounting systems while emphasizing the importance of human resource readiness and continuous system optimization to maximize organizational benefits.