Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH

CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY KEMITRAAN PT PERKEBUNAN NUSANTARA 3 (PERSERO) DENGAN DINAS KOPERASI DAN USAHA MIKRO KECIL MENENGAH PROVINSI SUMATERA UTARA DALAM PENGEMBANGAN UMKM DI KOTA MEDAN Adinda Ibni Syakinah; Rudi Kristian P Manurung
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 5, No 3 (2022): October 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v5i3.991

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu penopang perekonomian nasional di Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UMKM (2018), sebanyak 98,7 persen usaha di Indonesia merupakan usaha mikro. Dengan jumlah yang cukup besar tersebut, UMKM dapat menyerap 89,17 persen tenaga kerja dalam negeri. Mengingat tingginya kontribusi UMKM terhadap perekonomian nasional, berbagai kegiatan guna mengembangkan UMKM terus dilakukan oleh pemerintah. Salah satunya ialah dengan menjalin kemitraan dengan berbagai pihak sesuai dengan UU NO 20 Tahun 2008 tentang UMKM. Permasalahan utama adalah checking kemitraan yang kurang ketat dalam hal rekrutmen UMKM binaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemitraan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sumatera Utara dengan PTPN 3 (Persero) dalam pengembangan UMKM di Kota Medan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi yang berkaitan dengan kemitraan antara PTPN 3 (Persero) dengan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sumatera Utara. Data yang diperoleh kemudian diinterpretasikan dan dideskripsikan menggunakan CSR Implementing Framework oleh Paul Hohnen (2007) yang mencakup 4 indikator yaitu Planning, doing, check, dan Evaluating. Dari hasil penelitian, CSR dalam bentuk kemitraan antara Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sumatera Utara dengan PTPN 3 (Persero) sudah cukup efektif. Akan tetapi masih terdapat kekurangan dari segi checking UMKM binaan yang kurang ketat. Mekanisme rekrutmen UMKM binaan yang kurang ketat dapat menimbulkan tingginya angka piutang tak tertagih serta laporan yang tidak tertulis dalam tahapan checking dapat menjadi masalah. Ada baiknya pihak Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sumatera Utara memberikan laporan secara tertulis sehingga apabila ada masalah di kemudian hari pihak Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sumatera Utara dapat memberikan bukti bahwasannya mereka sudah melakukan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik dan benar.Kata Kunci: Corporate Social Responsibility, Kemitraan, Pengembangan UMKM, Usaha Mikro Kecil dan Menengah.
EFEKTIVITAS LAYANAN ASPIRASI PENGADUAN ONLINE RAKYAT (LAPOR) DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN PUBLIK DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN CATATAN SIPIL KOTA MEDAN Yundo Silaban; Rudi Kristian P. M
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 6, No 1 (2023): February 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v6i1.1193

Abstract

Abstract: The People's Online Complaints Aspiration Service (LAPOR) is one of the innovations implemented by the government as a forum for the community to submit their complaints about the services provided by the government. This study is to describe in detail the effectiveness of the People's Online Complaints Aspiration Service (LAPOR) in improving public services at the Medan City Population and Civil Registry Service by using Duncan's theory of effectiveness to determine the factors that contribute to the LAPOR program. The research method used is descriptive qualitative. Data collection techniques were carried out by interview, observation and documentation. The findings in the field of research conclude that the effectiveness of LAPOR has not been going well, this can be seen from the community that considers the time given by the government to obtain reports is still relatively long apart from that the socialization carried out is still less effective. Keywords: Effectiveness; Public Service, Online Complaints; People's Online Complaint Aspiration Service (LAPOR)            Abstrak: Layanan Aspirasi Pengaduan Online Rakyat (LAPOR) merupakan salah satu inovasi yang di terapkan oleh pemerintah sebagai wadah bagi masyarakat dalam menyampaikan keluhannya atas pelayanan yang diberikan oleh pemerintah. Penelitian ini untuk mendescripsikan secara rinci efektivitas Layanan Aspirasi Pengaduan Online Rakyat (LAPOR) dalam meningkatkan pelayanan publik di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Medan dengan menggunakan teori efektivitas Duncan untuk mengetahui faktor yang berkontribusi dalam program LAPOR. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil temuan dilapangan penelitian menyimpul-kan bahwa efektivitas LAPOR belum berjalan dengan baik hal ini dapat dilihat dari masyarakat menganggap waktu yang diberikan pemerintah untuk mendapatkan lapor masih tergolong lama selain itu sosialisasi yang dilakukan masih kurang efektif. Kata kunci: Efektivitas; Pelayanan Publik, Pengaduan Online; Layanan Aspirasi Pengaduan Online Rakyat (LAPOR)
PELAKSANAAN PROGRAM JAMINAN KECELAKAAN KERJA (JKK) DALAM MENINGKATKAN JAMINAN SOSIAL DI PASAR SAMBAS KOTA MEDAN Wenny Hazminovia Siregar; Rudi Kristian
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 6, No 1 (2023): February 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v6i1.1208

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan Pelaksanaan Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program jaminan kecelakaan kerja (JKK) dalam meningkatkan jaminan sosial di pasar Sambas Kota Medan belum maksimal. Karena meskipun BPJS Ketenagakerjaan Kota Medan menjalankan kebijakan berlandasan hukum tetap saja ada beberapa alasan dimana SDM masih kurang maksimal. Kemudian sarana dan prasarana yang belum lengkap. Dalam sosialisasi karakteristik agen perisai menjadi sorotan utama karena memang tugas utama adalah menyampaikan pesan terkait program JKK pada pedagang, namun pedagang berasumsi sikap agen perisai belum begitu maksimal melayani pedagang yang tergabung dalam program JKK. Ditambah lagi masalah kondisi ekonomi sosial dan politik dimana untuk ekonomi merupakan paling banyak penekanan karena pedagang merasa pendapatan mereka kurang sehingga tidak ikut serta dalam program JKK dan salah satu masalahnya adalah pembatasan sosial skala besar di masa pandemi kemarin.