Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : PENGABDIAN SOSIAL

PEMBANGUNAN INTEGRITAS APARATUR DESA DI KANTOR DESA CIBADUNG KECAMATAN GUNUNG SINDUR, KABUPATEN BOGOR Waluyo Waluyo; Harjoyo Harjoyo; Sugiyarto Sugiyarto
PENGABDIAN SOSIAL Vol 3, No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Sosial
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/.v3i1.28203

Abstract

ABSTRACT Partners in this community service activity are staff/apparatus of Cibadung village, Gunung Sindur District, Bogor Regency such as village heads, section heads (Kasie), heads of affairs (Kaur), hamlet heads (Kadus). The location of the partners is at Jalan Pendidikan RT 003/03 Gunung Sindur, Bogor 16340. The main problems faced by partners are low work discipline, selective work, uneven skills, not optimal attendance levels, and weak supervision from leaders. Method of implementation PKM activities use the Participatory Learning and Action (PLA) method or a participatory learning and practice process in the form of counseling, role playing training and simulations on building the integrity of village officials in carrying out their responsibilities as village community servants. The result of this activity is that village staff/apparatus have motivation, integrity and responsibility, apply the principle of "serving and not being served", the emergence of innovation and creativity and a better working spirit of partners than before. Keywords: : Integrity Development, Village Staff                        
PEMBANGUNAN INTEGRITAS APARATUR DESA DI KANTOR DESA CIBADUNG KECAMATAN GUNUNG SINDUR, KABUPATEN BOGOR Waluyo Waluyo; Harjoyo Harjoyo; Sugiyarto Sugiyarto
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 3, No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Sosial
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/.v3i1.28203

Abstract

ABSTRACT Partners in this community service activity are staff/apparatus of Cibadung village, Gunung Sindur District, Bogor Regency such as village heads, section heads (Kasie), heads of affairs (Kaur), hamlet heads (Kadus). The location of the partners is at Jalan Pendidikan RT 003/03 Gunung Sindur, Bogor 16340. The main problems faced by partners are low work discipline, selective work, uneven skills, not optimal attendance levels, and weak supervision from leaders. Method of implementation PKM activities use the Participatory Learning and Action (PLA) method or a participatory learning and practice process in the form of counseling, role playing training and simulations on building the integrity of village officials in carrying out their responsibilities as village community servants. The result of this activity is that village staff/apparatus have motivation, integrity and responsibility, apply the principle of "serving and not being served", the emergence of innovation and creativity and a better working spirit of partners than before. Keywords: : Integrity Development, Village Staff                        
Melatih Kecerdasan Intelektual, Kecerdasan Emosional, dan Kecerdasan Spiritual Anak Yatim dan Dhuafa di Yayasan Sahabat Yatim, Bintaro Tangerang Selatan (194-202) Harjoyo Harjoyo; Waluyo Waluyo; Sugiyarto Sugiyarto
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 3, No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Sosial
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pbs.v3i2.32132

Abstract

Mitra dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini anak yatim dan dhuafa yang tinggal di Yayasan Sahabat Yatim. Lokasi mitra di Jalan Graha Raya Blok M7, No. 17, Cluster Bougenville, Bintaro, Tangerang Selatan. Tujuan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini adalah: [1] memberikan pemahaman dan melatih  kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional, dan kecerdasan spiritual kepada anak asuh (yatim dan dhuafa); [2] ,menggali potensi kecerdasan-kecerdasan  tersebut  bagi masing-masing anak asuh: [3] menumbuhkembangkan kecerdasan-kecerdasan tersebut dalam kegiatan belajar dan kehidupan sehari-hari; [4] mengarahkan kemampuan softskill berkaitan dengan kecerdasan yang mereka miliki untuk mencapai kesuksesan di masa yang akan datang. Permasalahan utama yang dihadapi oleh mitra adalah pembelajaran tentang psikologi masih terbatas, pengembangan kognitif anak masih kurang,  dan metode pembelajaran yang mereka dapatkan  monoton. Metode  kegiatan yang digunakan adalah edukasi dan ceramah, studi kasus, dan bermain peran terkait melatih kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional, dan kecerdasan spiritual anak yatim dan dhuafa di Yayasan Sahabat Yatim, Bintaro Tangerang Selatan. Dari pelaksanaan pengabdian yang dilakukan mendapatkan apresiasi dan antuasiasme peserta sehingga acara berjalan lancar. Sasaran memberikan pelatihan kognitif berupa melatih diri meningkatkan kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual dapat dilaksanakan dengan baik. Kata  kunci:  anak   yatim  dan   dhuafa,   kecerdasan   intelektual,   kecerdasan emosional,  dan kecerdasan spiritual