Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Rancangan Alat Bantu Proses Pengisian Pasir Ke Mesin Sandblasting Menggunakan Owas Dan Metode Rasional Pada Plant Pressing Pt.Wika Industri & Konstruksi Sonny Hari Wijaya; Sri Martini; Muhammad Iqbal
eProceedings of Engineering Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pabrik pressing merupakan salah satu pabrik yang ada pada PT. WiKa Industri & Konstruksi. Pabrik pressing memproduksi berbagai jenis tabung dengan ukuran yang berbeda-beda. Selain memproduksi, pabrik pressing dapat mereparasi tabung. Proses reparasi pada tabung biasanya untuk menghilangkan karat pada body dalam tabung menggunakan pasir yang ditembakkan angin compressor berkekuatan 5,5 hp. Mesin sandblasting yang didesain oleh peneliti sebelumnya beroperasi secara otomatis pada saat penembakannya, tetapi pada proses pengisian pasir masih dilakukan secara manual. Ukuran tabung yang besar membuat mesin sandblasting mempunyai tinggi 200 cm diatas rata-rata ketinggian operator yaitu 172 cm, permasalahan ini dianalisis dengan Tools OWAS (Ovako Working Analysis System) yang memberikan nilai kategori untuk operator pengisian pasir tanpa alat bantu bahwa proses tersebut harus dilakukan perbaikan sesegera mungkin, karena akan membuat aktivitas operator terasa sulit. Penelitian selanjutnya akan merancang alat bantu ergonomi pada proses pengisian pasir ke mesin sandblasting yang akan mempermudah pekerjaan operator dengan menggunakan metode pengembangan produk rasional. Pada metode rasional, pengembangan produk dilakukan dalam enam tahap, yaitu Clarifying Objective, Establishing Functions, Setting Requirements, Determining Charateristics, Generating Alternatives, dan Evaluating Alternatives. Hasil dari penelitian ini dengan menggunakan metode rasional tersebut adalah spesifikasi serta desain dari alat bantu ergonomi pengisian pasir yang dapat diimplementasikan pada PT.WIK dan nilai kategori dari hasil analisis OWAS pada operator pengisian pasir dengan adanya alat bantu pengisian pasir tersebut yang membuktikan aktivitas operator menjadi lebih mudah. Kata kunci : Rancangan Alat Bantu Ergonomi Pengisian Pasir, Mesin Sandblasting, Metode Rasional Abstract The pressing plant is one of the existing factories in PT. Wijaya Karya Industry & Contruction. The pressing factory produces different types of tubes with different sizes. Besides producing, the pressing factory can repair the tube. The process of reparation on the tube is usually to remove rust on the body of the tube using sand fired wind compressor with magnitude of 5.5 hp. Sandblasting machine that designed by the previous researcher is to operate automatically at the time of shooting, but in the process of filling the sand is still done manually. The size of the tube makes up a large sandblasting machine has a height of 200 cm above the average height of the operator that is 172 cm, this problem was analyzed with tools called OWAS (Ovako Working Analysis System) that provide value categories for sand replenishment operator without the tools that the process must be repaired as soon as possible, because it would make operator hard to works well. Future studies will design ergonomic tools in the process of filling sand into the sandblasting machine that will facilitate the operator's job by using rational product development. On the rational method, product development carried out in six stages. First one is Clarifying Objectives, Establishing Functions, Setting Requirements, Determining Charateristics, Generating Alternatives, and Evaluating Alternatives. The results of this study using the rational method is the specification and design of the sand replenishment ergonomics tools that can be implemented on PT.WIK and value categories from analysis OWAS tools on the sand filling tools are proving to be more easy for operator activity. Keywords: Ergonomics Design Tools Sand Replenishment, Sandblasting Machine, Rational Method.
Rancangan Alat Bantu Proses Sandblasting Otomatis Untuk Meminimasi Waste Of Processing Pada Proses Reparasi Tabung Menggunakan Metode Rasional Pada Pabrik Pressing Pt. Wika Industri & Kontruksi Bogor Ikbal Yudistira Marsal; Sri Martini; Muhammad Iqbal
eProceedings of Engineering Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT Wijaya Karya Industri dan Konstruksi merupakan salah satu anak perusahaan dari PT. Wijaya Karya (Persero) dimana perusahaan ini melaksanakan kewenangan dalam bidang Casting, Pressing dan Plastic. Salah satu pabrik yang dimiliki oleh PT Wijaya Karya Industri dan Konstruksi ini adalah pabrik pressing yang berperan sebagai pabrik produksi pembuatan berbagai jenis tabung dan reparasi. Pabrik pressing tidak dapat melakukan reparasi tepat waktu sesuai permintaan customer. Hal ini dibuktikan dengan adanya keterlambatan proses reparasi tabung pada PT Wijaya Karya Industri dan Konstruksi Bogor sehingga perlu adanya tindakan lanjut untuk mengurangi waste processing yang terjadi. Pada penelitian ini, diketahui bahwa terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi terjadinya waste processing, yaitu manusia dan mesin. PT Wijaya Karya Industri dan Konstruksi Bogor telah melakukan analisa penyebab terjadinya waste processing salah satunya adalah karena mesin sandblasting saat ini masih menggunakan sistim manual. Sehingga usulan merancang alat bantu sandblasting yang memiliki sistim yang otomatis menjadi prioritas utama dari hasil penelitian ini. Penelitian ini difokuskan pada rancangan mesin otomatis berupa alat bantu proses sandblasting otomatis dengan menggunakan metode rasional Nigel Cross. Pada metode rasional, pengembangan produk dilakukan dalam enam tahap, yaitu clarifying objective, establishing functions, setting requirements, determining charateristics, generating alternatives, dan evaluating alternatives. Hasil dari penelitian dengan menggunakan metode tersebut adalah spesifikasi serta desain dari alat bantu proses sandblasting otomatis yang dapat diimplementasikan di penelitian selanjutnya sehingga tujuan mengurangi waste processing pada PT Wijaya Karya Industri dan Konstruksi tercapai. Kata kunci: Alat bantu proses sandblasting otomatis, Waste of processing, Berbagai jenis Tabung, Perancangan Produk Rasional Abstract PT Wijaya Karya Industri dan Konstruksi is one of the subsidiaries of PT. Wijaya Karya (Persero) where the company is implementing authority in the field of Casting, Pressing and Plastic. One of the factories owned by PT Wijaya Karya Industri dan Konstruksi is pressing plant that acts as a production plant manufacturing various types of tubes and reparations. Pressings factory can not perform repairs on time according to customer demand. This is evidenced by the delay in the repair process tube at PT Wijaya Karya Industri dan Konstruksi that is need for further action to reduce waste processing that occurs. In this research, it is known that there are several factors that influence the occurrence of waste processing, human and machine. PT Wijaya Karya Industri dan Konstruksi has analyzed the causes of waste processing one of them is due to sandblasting machine is still using a manual system. So the proposed sandblasting designing tools that have automated system a top priority of this research. This study focused on the design of automatic machine tools such as automated sandblasting process using rational method Nigel Cross. On the rational method, product development carried out in six stages, namely clarifying objectives, establishing functions, setting requirements, Determining charateristics, generating alternatives, and evaluating alternatives. Results from research using these methods is the specification and design of automated sandblasting process tools that can be implemented in future studies so that the objective of reducing waste processing at PT Wijaya Karya Industri dan Konstruksi achieved. Keywords: automated sandblasting process tools, Waste of processing, various types of tubes, Rational Product Development Method.
Perancangan Mini Crane Hydraulic Proses Pemindahan Tabung Compressor Ke Stasiun Kerja Sandblasting Dengan Metode Rasional Dan Rapid Entire Body Assessment (Reba) (Studi Kasus Pt Wijaya Karya Industri Dan Konstruksi) Muhammad Badriyansyah; Sri Martini; Muhammad Iqbal
eProceedings of Engineering Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tabung gas atau tabung compressor merupakan salah satu kebutuhan penting dalam kebutuhan industri dan rumah tangga. PT. Wijaya Karya merupakan perusahaan BUMN yang memiliki beberapa cabang perusahaan, salah satunya adalah PT. Wijaya Karya Industri dan Konstruksi yang bergerak dibidang industri dan manufaktur. Salah satu kegiatan industri yang terdapat pada PT. Wijaya Karya Industri dan Konstruksi adalah mereparasi tabung compressor. Terdapat 10 tahapan sampai siap di distribusikan. Dalam 10 tahapan tersebut, terdapat proses perpindahan tabung dari stasiun kerja re-assembly ke stasiun kerja sandblasting. Proses tersebut masih menggunakan cara manual dengan handtruck yang mengakibatkan beban kerja operator yang tidak sesuai. Ketidaksesuaian tersebut didapatkan dari perhitungan beban kerja operator menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA) yang menghasilkan score 9 yang mengartikan bahwa kegiatan tersebut beresiko tinggi dan diperlukan investigasi serta perbaikan. Selain itu, waktu rata-rata yang dihabiskan dalam perpindahan tabung tersebut sebesar 2.3 menit lebih besar dari standar waktu perusahaan sebesar 2 menit. Sehingga pada penenlitian ini, akan dilakukan perancangan konsep material handling untuk mendukung penelitian ini, digunakan metode perancangan produk rasional oleh Nigel Cross. Pada metode perancangan produk tersebut, terdapat 6 tahapan yaitu mengklarifikasi tujuan, menetapkan fungsi, menetapkan kebutuhan, menetapkan karakteristik, generalisasi alternatif dan mengevaluasi alternatif. Dengan konsep material handling yang dirancang berdasarkan metode rasional, menghasilkan spesifikasi dan rancangan material handling equipment berbasis ergonomi yang diharapkan dapat mendukung proses perpindahan tabung untuk meringankan beban kerja operator dan meminimasi waktu perpindahan tabung sesuai dengan waktu standar yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Kata kunci : Material Handling Equipment, Metode Rasional, Ergonomi, Tabung Compressor, Rapid Entire Body Assessment (REBA) Abstract Gas cylinder or tube compressor is one of the important requirements in industrial and household needs. PT. Wijaya Karya is a state-owned company has several branch companies, one of which is PT. Wijaya Karya Industri dan Konstruksi engaged in industry and manufacturing. One of the industrial activity on PT. Wijaya Karya Industry and Construction are repairing a tube compressor. There are 10 stages until ready to distribute. In 10 of these stages, there is a process of moving the tube from re-assembly work station to work station sandblasting. The process is still using manual method with handtruck resulting in operator workload that is not appropriate. Incompatibility is obtained from the calculation operator workload using Rapid Entire Body Assessment (REBA) that produce a score 9 which indicates that the high-risk activities and the necessary investigation and repair. In addition, the average time spent in the tube displacement of 2.3 minutes greater than the standard time the company for 2 minutes. Penenlitian so on, will be designed to support the concept of material handling this study, used the method of rational product design by Nigel Cross. In the method of designing the product, there are six stages, namely clarifying the goal, set functions, define needs, set of characteristics, alternatives and evaluate alternative generalization. With material handling concept designed by rational methods, generating design specifications and material handling equipment base on ergonomic that is expected to support the process of moving the tube to ease operator workload and minimize the process transferring tube time in accordance with the standard time set by the company Keywords: Material Handling Equipment, Rational Product Design, Ergonomic, Transferring Tube , Rapid Entire Body Assessment (REBA)
Perancangan Box Kopi Wifi.Id Menggunakan Metode Reverse Engineering Dan Pendekatan Antropometri Pada Studi Kasus Monetizing Telkom Witel Jakarta Pusat Rizqin Adha Siregar; Sri Martini; Muhammad Iqbal
eProceedings of Engineering Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pada kedai kopi di daerah Taman Suropati didapatkan permasalah dimana terdapat gap kapasitas simpan pada box kopi yang sedang digunakan dengan target kapasitas yang telah ditetapkan oleh kedai, selain itu kedai kopi ini pun bekerjasama dengan salah satu cabang provider internet diindonesia Telkom Witel Jakarta Pusat dimana di dalam kerjasama ini pihak Telkom WITEL meminta kedai kopi di daerah Taman Suropati untuk menjualkan voucher wifi.id. namun, pihak stakeholder dari Telkom Witel pun melihat bahwa box kopi yang digunakan tidak memberikan informasi terkait produk wifi.id sehingga ini menjadi kebutuhan dari pihak Telkom WITEL. Adapun hasil akhir dari penelitian ini berupa sebuah konsep rancangan box kopi usulan yang dapat meningkatkan kapasitas simpan box kopi dan memiliki tampilan branding wifi.id yang memenuhi kebutuhan dari pihak kedai kopi Taman Suropati dan pihak Telkom WITEL Jakarta Pusat. Kata kunci: Kebutuhan Kapasitas Simpan, Kebutuhan Tampilan, Reverse Engineering, Pendekatan Antropometri Abstract In the coffee shop in Taman Suropati area, there is a problem where there is a storage capacity gap in the coffee box that had been used with the target capacity set by the coffee shop. In addition, this coffee shop was in cooperation with one of the branch of internet provider in Indonesia, Telkom Witel Central of Jakarta where in this cooperation Telkom WITEL request a coffee shop in Taman Suropati area to sell voucher wifi.id. However, stakeholder parties from Telkom Witel also see that the coffee box does not provide any information related to wifi.id products so this becomes a necessity of the Telkom WITEL.These problems can be seen as end-user and stakeholder needs which can be solved by redesigning the coffee box used by reverse engineering and anthropometry approaches. The result of this research is a concept of coffee box’s design that could increase storage capacity and has wifi.id’s branding in the appearance so this concept can fulfill Suropati’s coffee seller needs and stakeholder of Telkom WITEL Central of Jakarta . Keywords: Neccesity of storage capacity, Design needs, Reverse Engineering and Redesign Methodology, Antrophometry Approximation
Perancangan Rak Bahan Baku Sparepart Menggunakan Reverse Engineering And Redesign Method Harry Setiawan Purba; Sri Martini; Muhammad Iqbal
eProceedings of Engineering Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pada PT.XYZ ditemukan permasalahan, bahwa pada proses pengambilan dan penyimpanan bahan baku sparepart memiliki risiko Musculoskeletal Disorders, hal ini disebabkan karena operator melakukan gerakan yang tidak baik pada saat bekerja seperti membungkuk, dengan perhitungan nilai rula dari gerakan tersebut adalah 7, yang berarti harus segera dilakukan perbaikan. Selain itu, pada saat melakukan proses pengambilan dan penyimpanan waktu yang dibutuhkan operator terlalu lama, dikarenakan operator kesulitan dalam mencari dan menentukan lokasi dari rak dan lokasi sparepart yang akan diambil dan disimpan. Sehingga di butuhkan perbaikan, untuk mengurangi risiko Musculoskeletal Disorders dan waktu yang dibutuhkan dalam proses pengambilan dan penyimpanan, permasalahan ini dapat diselesaikan dengan melakukan pengembangan pada Rak dengan menggunakan Reverse Rngineering dan Redesign Methodelogy, dan menggunakan Antropometri dalam menentukan dimensi rak yang akan desain. Rak dikembangkan dengan melakukan perubahan dari bentuk rak, perubahan dilakukan pada tinggi rak dan jarak dari tingkatan rak berdasarkan ukuran tinggi tubuh, tinggi siku dan tinggi bahu laki-laki Indonesia dari tabel antropometri dan berat sparepart, mengganti sekat kayu menjadi sekat besi, memberikan penomoran rak yang lebih mudah untuk dilihat, mengganti cara penamaan sparepart sehingga untuk menemukan sparepart akan lebih mudah. Hasil dari penelitian, Rancangan rak bahan baku sparepart yang dapat mengurangi risiko Musculoskeletal Disorders, yang awalnya bernilai 7 menurut perhitungan RULA menjadi 4. Dan rancangan rak yang dapat mempercepat proses pengambilan dan penyimpanan, dapat dilihat berdasarkan ukuran rak yang diusulkan yaitu tinggi rak 169cm, panjang rak 40 cm, lebar rak 400cm, jarak antar tingkatan 36cm untuk tingkatan 1 dan 2 , 26 cm untuk tingkatan 3 dan 4. Sedangkan desain rak yang diusulkan, penamaan rak sudah terlihat lebih jelas dan penamaan sparepart sudah tidak mudah terlepas dan rusak. Kata Kunci : Reverse Rngineering dan Redesign Methodelogy, Musculoskeletal Disorders, Proses Pengambilan dan Penyimpanan, Antropometri Abstract A problem was found in XYZ company that there is a Muscoloskeletal Disorders risk in taking and storage of raw materials, which apply because the operator is doing bad movements when working such as bending down, which scored 7 in RULA, that makes this movements should be repaired immediately. Besides that, operator needs too much time during the taking and storage process, because the operator is having a difficulties with finding and locating the sparepart shelves. Improvements are needed to reducing Mulculoskeletal Disorders risk and time needed in taking and storage process, which can be solved with developing the shelves by using the Reverse Engineering and Methodology Redesign, also by using Antropometry to choose shelves dimension which will be designed. Shelves are developed by changing the shapes of the shelves, in the heights and distance of the shelves' level based on male body, elbow, and shoulder heights from the Antropometry table and sparepart's weight; changing the wood partition with iron partition; numbering the shelves and changing the naming of sparepart so it will be easier to recognized. Research proves that the construction of raw materials sparepart's shelves can reduce the Musculoskeletal Disorders risk, which was originally scored 7 in RULA has been lowered to 4. The shelves' construction which can accelerate taking and storage process is based on the proposed shelves' measurement: the shelves have 169 cm in height, 40 cm in length, 400 cm in width, 36 cm distance between first and second shelves' level and 26 cm between third and fourth level. Whereas in the proposed shelves' design, the shelves' naming is clearly seen, not easily detached and broken. Keywords: Reverse Engineering and Redesign Methodelogy, Musculoskeletal Disorders, taking and storage process, Antropometri
Perancangan Rute Armada Di Pt Xyz Menggunakan Algoritma Tabu Search Pada Vehicle Routing Problem Heterogeneous Fleet With Time Window Untuk Meminimasi Biaya Transportasi Ludfenia Rahmadhini; Sri Martini
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT. XYZ adalah sebuah perusahaan yang mengkhususkan diri dalam pembuatan suku cadang dan ko mponen motor. Perusahaan terletak di daerah Cimahi, Jawa Barat dan mulai beroperasi pada tahun 1969. Perusahaan ini memiliki gudang sebagai tempat penyimpanan bahan baku dan finish good. Finish good tersebut akan didistribusikan ke luar kota Bandung.PT. XYZ sering mengalami keterlambatan pengiriman sehingga menyebabkan biaya yang harus dikeluarkan oleh perusahaan lebih besar. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan rute yang dapat meminimasi total biaya transportasi yang harus dikeluarkan oleh perusahaan. Permasalahan yang terjadi pada PT. XYZ merupakan permasalahan umum pada bidang transportasi yang pada umumnya diselesaikan dengan pendekatan Vehicle Routing Problem. VRP yang terjadi pada PT. XYZ termasuk kedalam karakteristik VRP with Heterogeneous Fleet dan VRP with Time Windows. Permasalahan ini diselesaikan menggunakan Algoritma Tabu Search dan Algoritma Nearest Neighbour sebagai solusi awal yang digunakan untuk masukkan dalam algoritma Tabu Search. Pendekatan VRP menggunakan algoritma Tabu Search mampu menghasilkan rute yang dapat meminimasi total biaya transportasi secara keseluruhan sebesar 33% dari kondisi eksisting. Kata Kunci : Vehicle Routing Problem, Heterogeneous Fleet, Time Windows, Split Delivery, Algoritma Nearest Neighbour, Algoritma Tabu Search. Abstract PT. XYZ is a company who specialize in manufacturing of spare parts and motorcycle component. This company is located in Cimahi, Jawa Barat and started to operate in 1969. They have inventories room for saving raw materials and finish good to be distributed to out of Bandung. PT. XYZ run into delays of delivery frequently until causing the increase of delivery costs that must be issued by the company. This research aims to make route which can minimize the total of transportation costs. The problems that occur in this company is general problem in transportation sector who can be completed with Vehicle Routing Problem. In PT. XYZ, the category of VRP that can be used are VRP with Heterogeneous Fleet, VRP with Time Windows and VRP with Split Delivery. This problem will be finished by using Tabu Search Algorithm and Nearest Neighbour Algorithm as first solution to be included into the Tabu Search Algorithm. The VRP that use Tabu Searh Algorithm is capable to make route which can minimize the total of transportation cost 33% from existing condition relatively. Keywords: Vehicle Routing Problem, Heterogeneous Fleet, Time Windows, Split Delivery, Nearest Neighbour Algorithm, Tabu Search Algorithm
Optimasi Pada Sistem Distribusi Air Bersih Di Wilayah Iii Telkom University Dengan Metode Cfd (computational Fluid Dynamics) Syadzwina Sendra Sari; Agus Kusnayat; Sri Martini
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Air bersih merupakan kebutuhan penting yang sering dimanfaatkan oleh manusia. Seiring dengan pertumbuhan penduduk, terjadi peningkatan kebutuhan sistem distribusi air yang efisien. Masalah yang terjadi pada sistem jaringan pipa dan pompa air seringkali menyebabkan penurunan efisiensi sistem distribusi air terlebih pada tempat umum seperti kantor, rumah susun, atau kompleks universitas. Telkom University merupakan institusi dengan angka kebutuhan air yang besar untuk mendukung aktivitas civitas Telkom University. Sehingga, dibutuhkan sistem distribusi air dengan tingkat kekurangan yang rendah. Untuk memperoleh rancangan sistem distribusi air yang diinginakan, simulasi dilakukan pada penelitian ini untuk menganalisis masalah yang ada pada pipa dan pompa seperti head loss atau kehilangan energi. Studi simulasi merupakan metode yang umum digunakan untuk menganalisis masalah terkait bidang mekanika. Salah satu metode simulasi yang digunakan untuk menganalisis permasalahan pada aliran jaringa pipa air adalah CFD (Computational Fluid Dynamics). Penelitian dilakukan dengan membuat model jaringan distribusi air pada software WaterCAD. Hasil dari simulasi dan kalkulasi analisis hidrolik perubahan pipa 65 mm (2,5 inch) menjadi 100 mm (4 inch) dan pipa 50 mm (2 inch) menjadi 75 mm (3 inch) dapat meningkatkan rata-rata debit air yang masuk ke rooftank dan menurunnya rata-rata headloss pipa. Kata kunci --- Air, distribusi air, pipa, pompa, headloss, WaterCAD. Abstract Water is an important need that is utilized by humans. Along with population growth, the need of efficient water distribution plat is increasing. The problem that arise in pipe and pump network often affecting the efficiency of water distribution plant. Especially at public service building such as office building, apartement, or university complex. Telkom University is an institution with large number of water needs to support the civitas of Telkom University. Thus, the design of water distribution plant with minor fault is needed. In order to achieving the desired design of water distribution plant, simulation study are undergoing in this study to analyze the problem on pipe and pump network such as head loss. Simulation study have been a great method to analyze the mechanical problem, and the CFD method can solved the problem related to water flow on pipe network. The research was done by modeling the water distribution network with WaterCAD software. Result from the simulation and calculation of hydraulic analysis is changing the 2.5 inch pipe to 4 inch pipe and 2 inch pipe to 3 inch pipe can increasing the average value of flow rate to rooftank and decreasing the headloss in pipe. Key words --- Water, water distribution, pipe, pump, headloss, WaterCAD
Perancangan Desain Troli Supermarket Menggunakan Implementasi Metode Kansei Engineering Gasha Sarwono Putra; Sri Martini; Muhammad Iqbal
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian mengenai Kansei Engineering sudah termasuk banyak dilakukan oleh berbagai peneliti, yaitu membuat sebuah konsep produk dengan mempertimbangkan perasaan dan keinginan pengguna. Penelitian ini menggunakan implementasi Kansei Engineering sebagai metode untuk membuat sebuah konsep produk troli supermarket. Troli supermarket yang sudah ada sekarang dirasa masih membuat keluhan-keluhan dari para pengguna, untuk itu perlu adanya desain yang dapat membuat keluhan tersebut berkurang hingga menghilang. Pertama, penelitian dilakukan dengan mencari Kansei Word yang sesuai dengan keinginan pengguna dan didapatlah 20 Kansei Word. Kansei Word tersebut kemudian diberikan kepada pengguna melalui kuisioner untuk menguji kesesuaian Kansei Word dengan keinginan pengguna. Uji validitas dan reliabilitas dilakukan pada kuisioner untuk menguji konsistensi pertanyaan pada kuisioner. Semantic differential dilakukan juga untuk mengetahui kesan yang akan diberikan pada pengguna ketika menggunakan produk troli dengan mencari lawan kata dari setiap Kansei Word. Analisis faktor juga dilakukan untuk memudahkan pembuatan konsep dengan mengelompokan Kansei Word ke beberapa bagian. Hasil visualisasi ditampilkan dengan menggunakan 3D CAD. Setelah analisis faktor dilakukan selanjutnya yaitu menggunakan struktur pohon seperti yang dilakukan pada Kansei Engineering Tipe 1 untuk mengetahui spesifikasi seperti ukuran, fitur, material, struktur dan mekanisme. Setelah spesifikasi dibuat, maka hasil desain konsep troli dibuat dengan menggunakan CAD. Hal ini membuktikan bahwa Kansei Engineering dapat digunakan untuk pada perancangan desain troli supermarket. Kata kunci : Kansei Engineering, Kansei Word, Troli Supermarket
Perancangan Wadah Pemisah Kulit Ari Kedelai Menggunakan Metode Reverse Engineering Guna Mengurangi Waktu Siklus Fikri Abdulhakim; Agus Kusnayat; Sri Martini
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Ada tujuh tahap inti dalam proses pembuatan tempe yang dibagi menjadi 2 area; area basah dan area kering. Area basah adalah area produksi dengan menggunakan air dalam setiap proses dan itu membutuhkan banyak waktu siklus daripada area kering. Waktu siklus dari area basah adalah 115 menit dan menghabiskan 1085 liter air untuk menghasilkan 60 kg tempe. Salah satu proses dari area basah adalah pemisahan kulit kedelai menggunakan media air dengan waktu siklus adalah 45,59 menit. Objek penelitian ini adalah area basah pada produksi tempe di Rumah Tempe Indonesia, Bogor untuk mengurangi waktu siklus dengan merancang mesin pemisah kulit kacang kedelai. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode reverse engineering dengan melakukan analisis mendalam terhadap alat-alat yang digunakan dan mengembangkan alat pemisah kulit yang ada berdasarkan kebutuhan pengguna. Concept screening dan concept scoring dilakukan untuk memilih salah satu konsep terbaik dari 48 konsep yang mungkin di terapkan. Hasil dari konsep yang dipilih dari pemisah kulit kacang kedelai adalah kebutuhan akan motor penggerak sebagai sumber energi pengganti untuk kekuatan operator dan mekanisme untuk memisahkan kulit dan kedelai menggunakan kekuatan air dari bagian bawah wadah. Setelah itu, konsep akan dilakukan dengan membuat prototipe dan pengujian di Rumah Tempe Indonesia dengan hasil waktu siklus setelah menggunakan konsep usulan adalah 70,77 menit untuk semua proses di area basah, yang berarti waktu siklus menurun 39%. Kata kunci : waktu siklus, tempe, pemisah kulit kacang kedelai, reverse engineering Abstract There are seven core stages in the process of making tempe which are divided by 2 area; wet area and dry area. Wet area is the production area by using water in each process and it’s need much cycle time than dry area. The cycle time of wet area is 115 minutes and it spend 1085 liter of water to produce 60 kg of tempe. One of the process of wet area is separation of soybean’s skin using water as its media, with the cycle time is 45.59 minutes. The object of this research is the wet area on tempe production in Rumah Tempe Indonesia, Bogor to reducing the cycle time by designing soybean peel separator machine. This research was conducted using reverse engineering method by performing in-depth analysis of the tools used and developing the existing peel separator equipments based on user needs. Concept screening and concept scoring are done to select one of the best concepts from 48 possible concepts. The result of the selected concept of the soybean peel separator is the need for a propulsion motor as a replacement energy source for the operator's power and the mechanisms for separating skin and soybeans using water force from bottom of the container. After that, the concept will be done by make a prototype and testing it in Rumah Tempe Indonesia with the result of cycle time is 70.77 minutes for all processes in wet area, which means the cycle time is decreasing 39%. Keywords: cycle time, tempe, soybean peel separator, reverse engineering
Optimasi Pada Sistem Distribusi Air Bersih Di Wilayah Ii Universitas Telkom Dengan Metode Cfd (computational Fluid Dynamics) Muhammad Auzan Fathulloh; Agus Kusnayat; Sri Martini
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tersedianya air bersih merupakan salah satu hal yang penting bagi kelangsungan hidup manusia. Dalam skala global, permintaan air diperkirakan akan terus meningkat secara signifikan. Universitas Telkom merupakan salah satu instansi yang menggunakan air bersih dalam memenuhi kegiatan sehari-hari. Dalam hal ini Universitas Telkom membutuhkan proses pendistribusian air yang baik. Penggunaan pipa sebagai sarana penghantar aliran pada sistem distribusi dan pengolahan air dapat menyebabkan terjadinya kehilangan energi (Head Loss). Salah satu perubahan yang dapat mempengaruhi debit air dan headloss pada pipa yaitu memperbesar atau memperkecil diameter pipa berdasarkan kondisi lapangan yang sesuai. Metode CFD memungkinkan pengguna untuk menganalisis kecepatan hidrolik, mengevaluasi kinerja hidrolik, menghitung local losses pada sistem perpipaan, dan memprediksi variasi debit pada aliran. EPANET 2.0 merupakan salah satu software CFD yang menggambarkan simulasi hidrolis yang mengalir dalam suatu jaringan pipa. Pada penelitian kali ini perubahan terjadi pada diameter pipa eksisting, dengan keadaan awal berukuran 40 mm / 1,5inch diubah menjadi 65mm/2,5inch dan juga pipa awal yang berukuran 50 mm / 2inch diubah menjadi 65mm/2,5inch. Hal ini berpengaruh terhadap debit air dan headloss pada pipa. Salah satu contohnya adalah debit air eksisting yang berukuran 8,14 liter/detik berubah menjadi 9,18 liter/detik dan juga dengan pipa yang sama memiliki headloss existing sebesar 1,2 m menjadi ukuran 0,4 m untuk usulan. Hal ini dapat mempengaruhi efesiensi pada keseluruhan jaringan pipa air wilayah II Universitas Telkom. Kata kunci --- Kata Kunci: Distribusi Air, headloss, debit air, CFD, EPANET 2.0 Abstract The availability of clean water is one of the important things for human survival. On a global scale, water demand is expected to increase significantly. Telkom University is one of the institutions that use clean water in fulfilling daily activities. In this case Telkom University needs a good water distribution process. The use of pipes as a means of conducting flow in the distribution system and water treatment can lead to loss of energy (Head Loss). One of the changes that can affect the water flow and headloss on the pipe is to increase or decrease the diameter of the pipe based on appropriate field conditions. The CFD method allows users to analyze hydraulic speeds, evaluate hydraulic performance, calculate local losses on piping systems, and predict variations of flow discharge. EPANET 2.0 is one of the CFD software that describes hydraulic simulations flowing in a pipeline. In the present study changes occurred in the diameter of the existing pipe, with the initial state measuring 40 mm / 1.5inch became 65mm / 2.5inch and also the initial pipe size 50 mm / 2inch became 65mm / 2.5inch. This affects the water debit and headloss on the pipe. One example is the existing water flow measuring 8.14 liters / second became 9.18 liters / sec and also with the same pipe having an existing headloss of 1.2 m to 0.4 m size for the proposal design. This can affect the efficiency of the entire pipeline network II in Telkom University. Key words --- Water distribution, headloss, water discharge, CFD, EPANET 2.0