Hartati Yusminah
Pusat Penelitian dan Pengembangan Transportasi Udara

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Evaluasi Komoditi Ekspor di Bandara Soekarno Hatta Hartati Yusminah
WARTA ARDHIA Vol 36, No 4 (2010)
Publisher : Research and Development Agency of The Ministry of Transportation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4815.868 KB) | DOI: 10.25104/wa.v36i4.94.317-328

Abstract

Seeing of free trade in several continental markets such as of the establishment of the European Economic Community (EEC). The Asian Pacific Economy (Pasific Economy Community) NORTH America Free Trade Are (NAFTA), ASEAN Free Trade Area (AFTA), ASEAN free market with China is indirectly effect on determination of Indonesian strategy in exploting oppurtunities commodities what can penetrate the international market.With the opening of free markets Asean plus China which commenced in the year 2010 was the air transport sector has an important role in supporting efforts to increase exports, especially in the provision of adequate transport service.Soekarno Hatta airport is one of the airport that serves as the gates way of trade via air transport network, that plays an important role in supporting and smoth export and import of commodities.
Implementasi Sanksi Keterlambatan Pesawat Sesuai Dengan Peraturan Menteri Perhubungan KM.25 Tahun 2008 Hartati Yusminah
WARTA ARDHIA Vol 34, No 1 (2008)
Publisher : Research and Development Agency of The Ministry of Transportation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7939.034 KB) | DOI: 10.25104/wa.v34i1.56.91-107

Abstract

Deregulasi angkutan Udara dengan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 11 Tahun 2001 kemudian diubah menjadi Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 81 Tahun 2004 tentang Penyelenggaraan Angkutan Udara. memberikan dampak positif terhadap bisnis angkutan udara dengan peningkatan jumlah perusahaan penerbangan yang sangat signifikan terhadap pertumbuhan angkutan udara. Pertumbuhan angkutan udara tersebut, di satu sisi kurang diantisipasi oleh pengelola bandara dan maskapai penerbangan dalam menyediakan fasilitas yang mempengaruhi pelayanan perusahaan penerbangan yang tidak maksimal sehingga menimbulkan keterlambatan keberangkatan penerbangan.Keterlambatan keberangkatan penerbangan di bandara sangal variatif, hal ini disebabkan karena setiap bandara mempunyai karakteristik dan kemampuan fasilitas yang berbeda-beda serta tingkat kepadatan lalu lintas udara yang berbeda pula.Analisis kajian ini menggunakan metode fish bone secara umum yang menunjukkan bahaya masalah utama keterlambatan keberangkatan penerbangan di bandara adalah tidak adanya pesawat pengganti, sedangkan faktor penyebab keterlambatan keberangkatan penerbangan yang menonjol dari masing-masing unsur yakni unsur man adalah petugas check-in, unsur machine adalah tidak ada pesawat pengganti, unsur material adalah ground support equipment (GSE), unsur methode adalah pesawat terlambat datang, dan unsur lingkungan adalah terminal airport facility dan cuaca.
Evaluasi Pelayanan Penumpang di Bandara Mutiara Pada Rute Palu-Toli Toli Hartati Yusminah
WARTA ARDHIA Vol 35, No 4 (2009)
Publisher : Research and Development Agency of The Ministry of Transportation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6521.951 KB) | DOI: 10.25104/wa.v35i4.74.183-196

Abstract

Usaha pengembangan sistem keperintisan adalah bagian pengembangan sistem transportasi nasional yang memiliki fungsi strategis dalam mendukung upaya pengembangan dan pembangunan wilayah di daerah yang belum berkembang atau masih terisolir, dilakukan oleh pemerintah dalam rangka mewujudkan trilogi pembangunan yaitu pemerataan pembangunan menuju terciptanya keadilan sosial bagi seluruh rakyat, pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi, serta stabilitas nasional yang sehat dan dinamis. Dan bandar udara yang merupakan suatu komponen dari sistem perhubungan udara mempunyai peranan penting dalam medorong terselenggaranya transportasi udara dan fasilitas pelayanan yang prasarana tambahan bagi pengguna jasa/penumpang baik yang berangkat maupun yang datang. Kualitas pelayanan yang diberikan oleh pengelola bandar udara akan mempengaruhi terhadap kinerja bandar udara tersebut sekaligus akan menjadi penilaian bagi pengguna jasa/penumpang berkaitan dengan kepuasan dan harapannya.