Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

MEMBANGUN PRESTASI SEKOLAH MELALUI BENCHMARKING TEKNOLOGI TEPAT GUNA: STUDY KASUS SMK PGRI SUBANG Abdullah Abdullah; Nurudin Nurudin; Syaefuddin Syaefuddin
Edulead : Journal of Education Management Vol 3 No 2 (2021): Edulead : Journal of Education Management
Publisher : LPPM Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/edulead.v3i2.514

Abstract

This best practice is motivated by complex issues, among others, SMK PGRI Subang is the only SMK PGRI Subang in Subang Regency that has an ISO certificate. In addition, the education unit level curriculum document as a reference in the implementation of learning and education is fully structured. This can be seen from the learning evaluation documents and assessments that are completely administered. Likewise with the conditions and characteristics of students, most of whom have UN scores according to school quality standards. To form a school that excels, the school is improving in every way. One of the efforts made is to apply the "Appropriate Technology" strategy (Problem Response, Motivation, Communication and Spirituality) which aims to improve school achievement. This research was carried out in four steps, namely problem response, motivation, communication and spirituality. The impact of the Appropriate Technology strategy is (1) students are enthusiastic in learning, (2) are able to move teachers to implement innovative learning, (3) for schools are public interest, are trusted by stakeholders, refer to other schools and receive assistance from stakeholders. Abstrak Best Practice ini dilatarbelakangi oleh persoalan yang kompleks, antara lain SMK PGRI Subang merupakan satu-satunya SMK PGRI Subang di Kabupaten Subang yang memiliki sertifikat ISO. Selain itu, dokumen kurikulum tingkat satuan pendidikan sebagai acuan dalam penyelenggaraan pembelajaran dan pendidikan tersusun secara lengkap. Hal itu terlihat dari dokumen evaluasi belajar dan penilaian yang diadministrasikan dengan lengkap. Begitu pula dengan kondisi dan karakteristik siswa yang sebagian besar memiliki nilai UN sesuai standar mutu sekolah. Untuk membentuk sekolah yang berprestasi, sekolah berbenah dalam segala hal. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menerapkan strategi “Teknologi Tepat Guna” (Tanggap Masalah, Motivasi, Komunikasi dan Spiritual) yang bertujuan untuk meningkatkan prestasi sekolah. Penelitian ini dilaksanakan dalam empat langkah, yaitu tanggap masalah, motivasi, komunikasi dan spiritualitas. Adapun dampak dari strategi Teknologi Tepat Guna adalah (1) siswa antusias dalam belajar, (2) mampu menggerakkan guru untuk menerapkan pembelajaran inovatif, (3) bagi sekolah adalah diminati masyarakat, dipercaya stakeholder, rujukan sekolah lain dan mendapat bantuan dari pemangku kepentingan.
MEMBANGUN PRESTASI SEKOLAH MELALUI BENCHMARKING TEKNOLOGI TEPAT GUNA: STUDY KASUS SMK PGRI SUBANG Abdullah Abdullah; Nurudin Nurudin; Syaefuddin Syaefuddin
Edulead : Journal of Education Management Vol 3 No 2 (2021): Edulead : Journal of Education Management
Publisher : LPPM Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/edulead.v3i2.514

Abstract

This best practice is motivated by complex issues, among others, SMK PGRI Subang is the only SMK PGRI Subang in Subang Regency that has an ISO certificate. In addition, the education unit level curriculum document as a reference in the implementation of learning and education is fully structured. This can be seen from the learning evaluation documents and assessments that are completely administered. Likewise with the conditions and characteristics of students, most of whom have UN scores according to school quality standards. To form a school that excels, the school is improving in every way. One of the efforts made is to apply the "Appropriate Technology" strategy (Problem Response, Motivation, Communication and Spirituality) which aims to improve school achievement. This research was carried out in four steps, namely problem response, motivation, communication and spirituality. The impact of the Appropriate Technology strategy is (1) students are enthusiastic in learning, (2) are able to move teachers to implement innovative learning, (3) for schools are public interest, are trusted by stakeholders, refer to other schools and receive assistance from stakeholders. Abstrak Best Practice ini dilatarbelakangi oleh persoalan yang kompleks, antara lain SMK PGRI Subang merupakan satu-satunya SMK PGRI Subang di Kabupaten Subang yang memiliki sertifikat ISO. Selain itu, dokumen kurikulum tingkat satuan pendidikan sebagai acuan dalam penyelenggaraan pembelajaran dan pendidikan tersusun secara lengkap. Hal itu terlihat dari dokumen evaluasi belajar dan penilaian yang diadministrasikan dengan lengkap. Begitu pula dengan kondisi dan karakteristik siswa yang sebagian besar memiliki nilai UN sesuai standar mutu sekolah. Untuk membentuk sekolah yang berprestasi, sekolah berbenah dalam segala hal. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menerapkan strategi “Teknologi Tepat Guna” (Tanggap Masalah, Motivasi, Komunikasi dan Spiritual) yang bertujuan untuk meningkatkan prestasi sekolah. Penelitian ini dilaksanakan dalam empat langkah, yaitu tanggap masalah, motivasi, komunikasi dan spiritualitas. Adapun dampak dari strategi Teknologi Tepat Guna adalah (1) siswa antusias dalam belajar, (2) mampu menggerakkan guru untuk menerapkan pembelajaran inovatif, (3) bagi sekolah adalah diminati masyarakat, dipercaya stakeholder, rujukan sekolah lain dan mendapat bantuan dari pemangku kepentingan.
ITGbM PELATIHAN PENERAPAN METODE BEYOND CENTERS AND CIRCLE TIME BERBASIS PESANTREN BAGI TUTOR PAUD DI KECAMATAN TAWANG KOTA TASIKMALAYA Lesi Oktiwanti; Syaefuddin Syaefuddin; Lilis Karwati
Jurnal Pengabdian Siliwangi Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : LPPM Univeristas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jsppm.v2i2.110

Abstract

Tujuan dari pelatihan penerapan metode BCCT (Beyond Centres and Circle Time) berbasis pesantren dalam pembelajaran PAUD bagi tutor di Kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya ini adalah untuk meningkatkan kompetensi tutor melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam menerapkan metode pembelajaran inovatif yang optimal meningkatkan kualitas pembelajaran dan membentuk karakter anak. Target yang ditetapkan dalam ipteks bagi masyarakat ini adalah tutor diharapkan memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam menerapkan metode pembelajaran BCCT berbasis pesantren untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan pembentukkan karakter anak.Kata Kunci: BCCT Berbasis Pesantren, Metode Pembelajaran, PAUD