Darmawati Darwis
Center Of Organic Electronics, Universitas Tadulako, Palu 94118, Indonesia

Published : 16 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : Gravitasi

Pengawetan Klorofil Daun Katuk Sebagai Zat Pewarna Untuk Bahan DSSC (Dye Sensitized Solar Cell) dengan Menggunakan Freeze Drying Darwis, Darmawati; Basri, Sri Ayuni; Mustamin, Muhammad Iqbal
Gravitasi Vol. 15 No. 1 (2016)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.398 KB) | DOI: 10.22487/gravitasi.v15i1.7884

Abstract

Pengawetan klorofil daun katuk sebagai zat pewarna untuk bahan DSSC dengan menggunakan freeze drying telah dilakukan untuk mengetahui pengaruhnya terhadap kualitas klorofil untuk dijadikan zat pewarna pada bahan DSSC. Larutan klorofil yang diujikan diencerkan menggunakan etanol (96%) dengan kosentrasi 20 %. Klorofil hasil pengenceran diuji serapan cahaya dan konduktivitas listriknya pada kondisi gelap dan terang. Hasil pengujian menunjukkan serapan cahaya larutan klorofil memiliki puncak spektrum serapan dengan nilai tertinggi sebesar 2,508 au sebelum diawetkan dan 2,710 au setelah diawetkan. Konduktivitas lisriknya sebelum diawetkan sebesar 42,5 µS/m pada kondisi terang dan 38,6 µS/m pada kondisi gelap, untuk konduktivitas listrik setelah diawetkan sebesar 42,5 µS/m pada kondisi terang dan 38,6 µS/m pada kondisi gelap. Hasil pengukuran sifat optik dan listrik menunjukkan bahwa pengawetan klorofil dapat mempertahankan kualitas klorofil dari daun katuk. Kata Kunci: Klorofil, DSSC, daya serap, konduktivitas.
Pemanfaatan Limbah Serat Batang Sagu Untuk Pembuatan Batako Darwis, Darmawati; Astriana, Astriana; Ulum, M. Syahrul
Gravitasi Vol. 15 No. 1 (2016)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (605.298 KB) | DOI: 10.22487/gravitasi.v15i1.7897

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pemanfaatan limbah serat batang sagu untuk pembuatan batako. Produk batako yang dihasilkan dapat digunakan sebagai bahan konstruksi bangunan seperti dinding rumah. Bahan dasar pembuatan batako ini adalah semen dan pasir dengan komposisi campuran 1 : 7 dan serat batang sagu dengan panjang tetap yaitu 5 mm. Dimana dalam hal ini serat batang sagu ditambahkan dalam jumlah tertentu, yaitu 0% (tanpa penambahan serat batang sagu), 5%, 10% dan 15%. Sampel batako yang telah dibuat dikeringkan selama 1 bulan. Dari hasil pengujian yang telah dilakukan, diperoleh nilai kuat tekan optimal pada penambahan serat batang sagu dengan komposisi 10% dengan nilai kuat tekan 2,03 N/mm2. Pada komposisi ini, nilai maksimum kuat lentur yang diperoleh yaitu sebesar 3,02 N/mm2. Nilai kuat tekan ini memenuhi SNI-3-0349-1989 dengan kelas batako mutu IV. Kata Kunci : Serat batang sagu, kuat tekan, kuat lentur
Studi Awal Buah Kaktus Pir (Opuntia Ficus Indica) Sebagai Zat Pewarna untuk Bahan Aktif Dye Sensitized Solar Cell (DSSC) Niska, Ayu; Darwis, Darmawati; Ulum, Syahrul
Gravitasi Vol. 15 No. 2 (2016)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/gravitasi.v15i2.9428

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui potensi buah kaktus pir (Opuntia Ficus Indica) sebagai bahan aktif dalam pembuatan sel surya tersensitisasi zat pewarna. Potensi yang dimaksud adalah sifat optik, sifat listrik dan kandungan antosianin. Buah kaktus diekstraksi menggunakan metode maserasi. Pengukuran sifat optik menggunakan spektrofotometer dan sifat listrik diukur menggunakan multimeter. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada setiap penambahan 1 gr/ml buah kaktus mengandung antosianin sebesar 2,2 mg, konduktivitas listrik sebesar 2,79 S/cm (pada kondisi terang) dan 2,26 S/cm (pada kondisi gelap) dan daya serap sebesar 14,905 a.u pada panjang gelombang disekitar 500 nm. Kata kunci : Sel surya tersensitisasi zat pewarna, kaktus, spektrofotometer UV-vis, Konduktivitas listrik, daya serap.
Penentuan Ukuran Butiran Kulit Pisang Hasil Variasi Suhu Menggunakan Analisa XRD Melalui Persamaan Scherrer Karel, Inggriet Sintha; Sesa, Elisa; Darwis, Darmawati
Gravitasi Vol. 15 No. 2 (2016)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/gravitasi.v15i2.9433

Abstract

Telah dilakukan penelitian dengan metode variasi suhu terhadap kulit pisang raja dengan menggunakan XRD dan persamaan Schrrer. Tujuan riset ini untuk mengetahui pengaruh suhu pemanasan terhadap ukuran butir kulit pisang raja. Analisis XRD menunjukkan bahwa peningkatan suhu pemanasan menyebabkan pelebaran puncak difraksi. Hal ini menyebabkan ukuran butir mengalami perubahaan. Ukuran butir yang diperoleh dengan persamaan Schrrer untuk tanpa pemanasan dan dengan pemanasan pada suhu 100˚C, 150˚C, 200˚C, 250˚C, dan 300˚C berturut-turut adalah 0,66 x 10-4 µm, 3,11 x 10-4 µm, 0,80 x 10-4 µm, 0,74 x 10-4 µm, 1,32 x 10-4 µm, dan 1,60 x 10-4 µm. Kata Kunci: Variasi Suhu, XRD, Ukuran Butiran
Penentuan Waktu Kontak Optimum dan Massa Optimum Arang Aktif Kulit Kakao Sebagai Adsorben Ion Timbal (Pb) Tolumeko, Citra Lestari; Sesa, Elisa; Darwis, Darmawati
Gravitasi Vol. 16 No. 1 (2017)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.931 KB) | DOI: 10.22487/gravitasi.v16i1.9466

Abstract

Penelitian untuk menentukan waktu kontak optimum, massa optimum dan isoterm adsorpsi telah dilakukan terhadap limbah kulit buah kakao yang digunakan sebagai adsorben larutan Pb dengan menggunakan Spektrofotometri Ultra Violet-Visible (UV-Vis). Preparasi arang kulit buah kakao dilakukan dengan cara karbonisasi secara tradisional. Aktivasi arang dilakukan dengan menggunakan furnace pada temperatur 600°C selama 15 menit. Nilai persentase adsorpsi larutan Pb dengan variasi waktu kontak 1800, 2400, 3000 dan 3600 sekon berturut-turut adalah 98,355%, 98,547%, 98,474% dan 98,462%. Nilai persentase adsorpsi larutan Pb dengan variasi massa arang aktif 0 gram, 0,5 gram, 1 gram dan 1,5 gram berturut-turut adalah 0,111%, 98,715%, 98,547% dan 98,047%. Kata Kunci: Kulit Kakao, Larutan Pb, Adsorpsi, Furnace, Spektrofotometri UV-Vis.
Pemurniaan dan Karakterisasi Senyawa SiO2 Berbasis Pasir Kuarsa dari Desa Pendolo Kecamatan Pamona Selatan Kabupaten Poso Metungku, Nofrita Angelina; Darwis, Darmawati; Sesa, Elisa
Gravitasi Vol. 16 No. 1 (2017)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.513 KB) | DOI: 10.22487/gravitasi.v16i1.9468

Abstract

Pemurnian pasir kuarsa Desa Pendolo Kecamatan Pamona Selatan Kabupaten Poso telah dilakukan pada penelitian ini. Proses pemurnian bahan menggunakan metode kopresipitasi. Larutan silika dititrasi dengan HCl 2 M hingga pH 7 (netral). Hasil pemurnian dikalsinasi pada suhu 900°C dan 1000°C selama 1 jam. Selanjutnya, sampel dikarakterisasi dengan menggunakan XRF dan XRD. Kandungan unsur Si (Silika) berdasarkan hasil analisis XRF setelah pemurniaan yaitu 97.69%. Pencocokan hasil analisis XRD dengan software Search Match memperlihatkan bahwa sampel pemurniaan SiO2 memiliki sistem kristal trigonal (heksagonal axes) dengan nilain konsatanta kisi a=b=4.9134 Å dan c=5.405 Å. Konstanta kisi untuk sampel yang dikalsinasi pada suhu 900°C yaitu a=b=4.9134 Å dan c=5.4038 Å. Untuk sampel yang dikalsinasi pada suhu 1000°C diperoleh a=b=4.9000 Å dan c=5.4000 Å. Grup ruang pada sampel setelah pemurnian dan dikalsinasi pada suhu 900°C yaitu P 32 21 (154) dan dikalsinasi pada suhu 1000°C yaitu P 32 2 S (-1) dan bidang difraksi [011]. Katakunci: Metode kopresipitasi, SiO2, XRF, XRD, software Search Match, sistem kristal heksagonal, konstanta kisi, grup ruang dan bidang difraksi.
ANALISIS SIFAT-SIFAT FISIK KERAMIK BERBAHAN LEMPUNG DAN ABU JERAMI PADI Dawi, Novita Dewi; Darwis, Darmawati; Ulum, Syahrul
G r a v i t a s i Vol. 16 No. 1 (2017)
Publisher : Faculty of Mathematical and Natural Sciences, Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.973 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui sifat-sifat fisik keramik yang terbentuk dari variasi campuran lempung dan abu jerami padi. Persentase abu jerami padi terhadap lempung adalah 0%, 5%, 10%, dan 15%. Dalam penelitian ini, suhu dan lama pembakaran berturut-turut adalah 600°C dan 2 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi terbaik adalah 5% yang memiliki karakteristik kuat tekan, susut kering, susut bakar dan daya serap air adalah berturut-turut 11,83 Mpa, 0,6%, 1,3%, dan 11,7%. Kata kunci: Tanah lempung, abu jerami padi, sifat-sifat fisik.
Fabrikasi dan Karakterisasi Briket Limbah Buah Pinus dengan Perekat Limbah Kulit Pohon Pinus Linggi, Murni; Ulum, Syahrul; Darwis, Darmawati
Gravitasi Vol. 18 No. 2 (2019)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (924.702 KB) | DOI: 10.22487/gravitasi.v18i2.15076

Abstract

Penelitian tentang fabrikasi dan karakterisasi briket limbah buah pinus dengan perekat limbah kulit pohon pinus telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi limbah kulit pohon pinus sebagai perekat terhadap karakter briket tersebut. Proses pembuatan dimulai dengan melakukan karbonisasi limbah buah pinus dan penghalusan limbah kulit pohon pinus. Kedua bahan tersebut kemudian dicampur dan dicetak dengan metode cetak panas. Sampel briket yang dihasilkan dikarakterisasi untuk mengetahui kadar air, kadar abu, volatil matter, fixed carbon, nilai kalor, kuat tekan, lama penyalaan dan laju pembakaran. Hasil penelitian menunjukan sampel briket terbaik yaitu yang memiliki presentase campuran limbah kulit pohon pinus sebesar 37,5% dengan hasil pengujian kadar air 6,85%, kadar abu 3,99%, volatil matter 38,55%, fixed carbon 50,6%, nilai kalor 6.138 cal/gr, laju pembakaran 0,14 gr/detik,dan kuat tekan 526,1 kgf/ . Penambahan persentase perekat cenderung menambah kadar abu, fixed carbon, nilai kalor, kuat tekan, laju pembakaran dan cenderung menurunkan nilai kadar air, volatil matter, dan lama penyalaan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa limbah buah pinus dengan perekat limbah kulit pohon pinus layak digunakan sebagai bahan dalam karakterisasi biobriket Kata Kunci: Limbah, Buah Pinus, Kulit Pohon Pinus, Briket
Stabilisasi Suspensi Surfactant-Free Nanopartikel P3HT:PCBM: (Stabilization of Surfactant Free P3HT:PCBM Nanoparticle Suspension) Darwis, Darmawati; Peluru, Mekar
Gravitasi Vol. 19 No. 2 (2020)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/gravitasi.v19i2.15363

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginfestigasi tentang tingkat kestabilan suspensi Surfactant-Free nanopartikel P3HT:PCBM yang disintesis dengan metode presipresipitasi. Selanjutnya dilakukan karakterisasi absoransi menggunakan UV-Vis spektroskopi untuk suspensi nanopartikel P3HT:PCBM tanpa proses penguapan CHCl3 dan suspensi yang telah mengalami proses penguapan CHCl3. Tahap berikunya adalah deposisi lapisan tipis nanopartikel P3HT:PCBM menggunakan spin coater. Tahap akhir adalah karakterisasi SEM untuk mengetahui morfologi permukaan lapisan tipis nanopartikel. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa proses pemanasan terhadap suspensi nanopartikel organik P3HT:PCBM pada suhu 60oC selama 6 jam menghasilkan nanopartikel yang stabil hingga 5 hari. Hasil SEM menunjukkan bahwa proses annealing pada suhu 140oC selama 4 menit mengasilakan morfologi permukaan film yang lebih homogen.