Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PEMBUATAN DAN PENGUJIAN SIFAT MEKANIK PLASTIK BIODEGRADABLE BERBASIS TEPUNG BIJI DURIAN Arini, Dewi; Ulum, M.Syahrul; Kasman, Kasman
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 6, No 3 (2017): Volume 6 Number 3 (December 2017)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.195 KB)

Abstract

Pembuatan dan pengujian sifat mekanik plastik biodegradable berbasis tepung biji durian telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat mekanik plastik biodegradable yang meliputi uji kuat tarik, elongasi, dan modulus Young. Pengujian sifat mekanik kuat tarik dilakukan menggunakan alat Stress Analyzer 1000, dengan bentuk spesimen uji tarik yang merujuk pada standar ASTM-D638. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh nilai kuat tarik rata-rata 0,1158 MPa, elongasi 2,1875%, dan modulus Young 4,1515 MPa. Dibandingkan dengan golongan moderate properties plastik biodegradable, nilai tersebut masih jauh dari standar. Hal ini menunjukkan bahwa metode yang digunakan dalam pembuatan plastik biodegradable pada penelitian ini masih perlu dioptimalkan.
POTENSI DAUN BIDURI (CALOTROPIS GIGANTEA) SEBAGAI BAHAN AKTIF DYE-SENSITIZED SOLAR CELL (DSSC) Suprianto, Suprianto; Ulum, M. Syahrul; Iqbal, Iqbal
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 5, No 2 (2016): Volume 5 Number 2 (August 2016)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.942 KB)

Abstract

Penelitian tentang potensi daun biduri (Calotropis gigantea) sebagai bahan aktif Dye Sensitized Solar Cell (DSSC) telah dilakukan. Daun biduri diekstrak dengan menggunakan metode meserasi dengan pelarut aseton 80%. Absorbansi hasil ektrak (larutan) kemudian diukur dengan menggunakan spektrofotometri UV-Vis, dan kadar klorofilnya dihitung dengan metode Arnon. Adapun konduktivitasnya dihitung dengan metode two point probe. Dengan menggunakan Microsoft Excel diperoleh absorbansi maksimum berada pada konsentrasi 0,15 g/ml yaitu sebesar 3,352 a.u. Hasil perhitungan menunjukkan kadar klorofil daun biduri sebesar 1,4621 mg/g. Data hasil perhitungan konduktivitas yang diolah dengan Microsoft Excel menunjukkan kenaikan konduktivitas larutan klorofil sebesar 0,0555 (?m)-1 pada setiap penambahan konsentrasi 1 gr/ml. Berdasarkan data-data tersebut dapat disimpulkan bahwa daun biduri memiliki potensi untuk dijadikan bahan aktif Dye-Sensitized Solar Cell (DSSC)
PENENTU KECEPATAN DAN PERCEPATAN BENDA BERBASIS MIKROKONTROLER ARDUINO PADA PERCOBAAN BENDA MENGGELINDING PADA BIDANG MIRING Sesa, Elisa; Ulum, M. Syahrul; Farhamsa, Dedy; Samsul, Samsul
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 7, No 2 (2018): Volume 7 Number 2 (August 2018)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (610.468 KB)

Abstract

Pada penelitian ini telah dibuat suatu intrumen yang secara otomatis dapat mengukur kecepatan dan percepatan benda menggelinding pada bidang miring. Tahapan penelitian ini dimulai dari pembuatan sistem mekanik, rangkaian sensor optik, dan rangkaian LCD-Arduino Uno. Selanjutnya dilakukan pembuatan program uji dan program utama. Tahap akhir adalah pengujian alat dan pengambilan data. Alat ini telah beroperasi dengan baik namun belum memberikan hasil yang diharapkan sesuai perhitungan secara teori yakni nilai kecepatan memberikan nilai kesalahan relatif sebesar 21% - 50% terhadap nilai kecepatan teoritis. Di lain pihak nilai kesalahan relatif percepatan untuk sudut kemiringan bidang gelinding 5º, 10°, dan 15º berturut-turut adalah 9,67% - 35,48%, 8,87% - 20,16%, dan 19,20% - 25,54%. Penyebab tingginya kesalahan relatif ini sangat potensial disebabkan oleh gesekan udara, ketidakbulatan benda gelinding, dan ketidakrataan bidang gelinding serta untuk perhitungan teoritis masih menggunakan percepatan gravitasi bumi yang tidak riil pada tempat percobaan yakni sebesar 10 m/s2.
EKSTRAKSI PARAMETER ELEKTRONIK SEL SURYA ORGANIK DENGAN MODEL ELEKTRONIK DUA DIODA Sesa, Elisa; Ulum, Syahrul; Darwis, Darmawati
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 3, No 2 (2014): Volume 3 Number 2 (August 2014)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (702.468 KB)

Abstract

The organic photovoltaic cells (OPV) characteristics depend on several factors, i.e.: device structure, morphology of the active layer, and the active materials.These characteristic can be varied due to the applied treatment in the fabrication. The characteristic variations of OPV can be observed through the electrical parameters. These parameters can be extracted from the I-V curve. The purpose of this paper is to show that the two-diode model accurately extract the electrical parameters of several I-V curves comparing to the one-diode model. The model is built using the MATLAB program. The simulation results is given the average correlation value (R2) is 0.999 which shows that the extracted electrical parameters is valid to be used in the further analysis.
PENENTUAN KOMPOSISI SERTA SUHU KALSINASI OPTIMUM CAO DARI BATU KAPUR KECAMATAN BANAWA Suhardin, Akbar; Ulum, M. Syahrul; Darwis, Darmawati
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 7, No 1 (2018): Volume 7 Number 1 (March 2018)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.414 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang penentuan komposisi dan suhu kalsinasi optimum CaO dari batu kapur Kecamatan Banawa. Proses penentuan komposisi dilakukan dengan membuat batuan menjadi ukuran 80 mesh dan dikarakterisasi dengan menggunakan X-Ray Fluorescence (XRF). Dari hasil XRF, batu kapur Banawa termasuk jenis kalsium dengan kemurnian tinggi yang tersusun atas unsur Ca (96,38%), Si (1,47%), Sr (1,44%), Fe (0,595%), Ti (0,060%), Nb (0,0222%), Sn (0,0123%), Sb (0,0123%), dan In (0,0120%). Batu kapur yang telah diketahui komposisinya, dikalsinasi dengan variasi suhu 850°C, 900°C, 950°C dan 1000°C. Selanjutnya dikarakterisasi dengan menggunakan XRF dan XRD. Hasil XRF menujukan suhu kalsinasi optimum CaO dari batu kapur banawa terdapat pada suhu 950°C dengan persentase CaO 96,59%, sementara hasil XRD menunjukan batu kapur Banawa hasil kalsinasi memiliki struktur Kristal. Penelitian ini telah berhasil menentukan komposisi, suhu kalsinasi optimum CaO dan kristalinitas dari batu kapur Banawa
Karakterisasi Sifat Fisik Biobriket Campuran Batubara Buol, Arang Tempurung Kelapa dan Tongkol Jagung Kasman, Kasman; Sudirman, Iman; Ulum, Syahrul
Gravitasi Vol. 15 No. 1 (2016)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (728.403 KB) | DOI: 10.22487/gravitasi.v15i1.7883

Abstract

ABSTRAKKarakterisasi sifat fisik biobriket campuran batubara Buol, arang tempurung kelapa, tongkol jagung, dan tepung kanji telah dilakukan untuk menentukan rasio campuran optimum terhadap sampel biobriket yang dihasilkan. Pada pembuatan sampel biobriket, batubara Buol, arang tempurung kelapa, tongkol jagung, dan tepung kanji, masing-masing dimanfaatkan sebagai bahan utama, bahan pencampur dan bahan perekat. Dalam penelitian ini, batubara Buol terlebih dahulu dikarbonisasi pada suhu 550°C selama 45 menit. Dengan karbonisasi, nilai kalor batubara tersebut meningkat hingga 37%. Batubara yang terkarbonisasi kemudian dicampurkan dengan arang tempurung kelapa, tongkol jagung dan tepung kanji dengan komposisi (95:0:0:5), (50:5:40:5), (50:15:30:5), (50:30:15:5), (50:40:5: 5), (60:5:30:5), (60:10:25:5), (60:25:10:5), dan (60:30:5:5). Pada pengukuran sampel-sampel tersebut, sifat fisik yang dievaluasi adalah nilai kalor, waktu pembakaran, dan suhu pembakaran. Dari hasil pengujian nilai kalor dengan menggunakan kalorimeter bom dan sifat penyalaan menggunakan termometer dan stop watch diperoleh bahwa rasio campuran optimum adalah (60:30:5:5) dengan nilai kalor sebesar 6636 kal/gr, waktu pembakaran selama 85 menit, dan suhu pembakaran tertinggi adalah 178 °C. Hal ini menunjukkan bahwa rasio campuran mempengaruhi secara signifikan nilai kalor, waktu pembakaran dan suhu pembakaran pada biobriket yang dihasilkan. Kata kunci: karbonisasi, biobriket, nilai kalor, sifat penyalaan
Pemanfaatan Limbah Serat Batang Sagu Untuk Pembuatan Batako Darwis, Darmawati; Astriana, Astriana; Ulum, M. Syahrul
Gravitasi Vol. 15 No. 1 (2016)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (605.298 KB) | DOI: 10.22487/gravitasi.v15i1.7897

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pemanfaatan limbah serat batang sagu untuk pembuatan batako. Produk batako yang dihasilkan dapat digunakan sebagai bahan konstruksi bangunan seperti dinding rumah. Bahan dasar pembuatan batako ini adalah semen dan pasir dengan komposisi campuran 1 : 7 dan serat batang sagu dengan panjang tetap yaitu 5 mm. Dimana dalam hal ini serat batang sagu ditambahkan dalam jumlah tertentu, yaitu 0% (tanpa penambahan serat batang sagu), 5%, 10% dan 15%. Sampel batako yang telah dibuat dikeringkan selama 1 bulan. Dari hasil pengujian yang telah dilakukan, diperoleh nilai kuat tekan optimal pada penambahan serat batang sagu dengan komposisi 10% dengan nilai kuat tekan 2,03 N/mm2. Pada komposisi ini, nilai maksimum kuat lentur yang diperoleh yaitu sebesar 3,02 N/mm2. Nilai kuat tekan ini memenuhi SNI-3-0349-1989 dengan kelas batako mutu IV. Kata Kunci : Serat batang sagu, kuat tekan, kuat lentur
Studi Awal Buah Kaktus Pir (Opuntia Ficus Indica) Sebagai Zat Pewarna untuk Bahan Aktif Dye Sensitized Solar Cell (DSSC) Niska, Ayu; Darwis, Darmawati; Ulum, Syahrul
Gravitasi Vol. 15 No. 2 (2016)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/gravitasi.v15i2.9428

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui potensi buah kaktus pir (Opuntia Ficus Indica) sebagai bahan aktif dalam pembuatan sel surya tersensitisasi zat pewarna. Potensi yang dimaksud adalah sifat optik, sifat listrik dan kandungan antosianin. Buah kaktus diekstraksi menggunakan metode maserasi. Pengukuran sifat optik menggunakan spektrofotometer dan sifat listrik diukur menggunakan multimeter. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada setiap penambahan 1 gr/ml buah kaktus mengandung antosianin sebesar 2,2 mg, konduktivitas listrik sebesar 2,79 S/cm (pada kondisi terang) dan 2,26 S/cm (pada kondisi gelap) dan daya serap sebesar 14,905 a.u pada panjang gelombang disekitar 500 nm. Kata kunci : Sel surya tersensitisasi zat pewarna, kaktus, spektrofotometer UV-vis, Konduktivitas listrik, daya serap.
ANALISIS SIFAT-SIFAT FISIK KERAMIK BERBAHAN LEMPUNG DAN ABU JERAMI PADI Dawi, Novita Dewi; Darwis, Darmawati; Ulum, Syahrul
G r a v i t a s i Vol. 16 No. 1 (2017)
Publisher : Faculty of Mathematical and Natural Sciences, Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.973 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui sifat-sifat fisik keramik yang terbentuk dari variasi campuran lempung dan abu jerami padi. Persentase abu jerami padi terhadap lempung adalah 0%, 5%, 10%, dan 15%. Dalam penelitian ini, suhu dan lama pembakaran berturut-turut adalah 600°C dan 2 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi terbaik adalah 5% yang memiliki karakteristik kuat tekan, susut kering, susut bakar dan daya serap air adalah berturut-turut 11,83 Mpa, 0,6%, 1,3%, dan 11,7%. Kata kunci: Tanah lempung, abu jerami padi, sifat-sifat fisik.
Kecepatan Aliran Darah pada Arteri Abdominalis Berdasarkan Indeks Massa Tubuh Terhadap Pasien Hipertensi di Rumah Sakit Umum Anutapura Kota Palu Fadila, Nurul; Kasman, Kasman; Ulum, Syahrul
Gravitasi Vol. 18 No. 1 (2019)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.952 KB) | DOI: 10.22487/gravitasi.v18i1.13304

Abstract

Telah dilakukan penelitian penelitian tentang kecepatan aliran darah pada arteri abdominalis berdasarkan indeks massa tubuh (IMT) terhadap pasien hipertensi di RSU Anutapura Palu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara IMT terhadap kecepatan aliran darah pada pasien yang mengidap hipertensi. Data tinggi badan dan berat badan yang masing-masing diukur dengan stature meter dan alat timbangan berat badan untum perhitungan IMT sedang pengukuran kecepatan aliran darah menggunakan Ultrasonografi Doppler. Padapenelitian ini jumlah pasien hipertensi sebanyak 52 orang (29 – 58 tahun) dengan kategori IMT yaitu kurus, normal, gemuk dan obesitas. Berdasarkan uji statistic, tidak terdapat korelasi antara IMT dengan kecepatan aliran darah. Adapun distribusi pasien berdasarkan IMT dan kecepatan aliran darah didominasi oleh kategori kecepatan lambat dengan persentasi masing-masing untuk kurus 23,077%, normal 19,231%, gemuk 25,000% dan obesitas 23,077%.Kata kunci: Hipertensi, IMT, kecepatan aliran darah, dan ultrasonografi doppler