Qabilah Cita Kurnia Nastiti Soemarsono
3 Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Islam Lamongan Jl. Veteran No. 53 Lamongan

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

The Prevalence and Identification of Gastrointestinal Helminthiasis in Beef Cattle in Lamongan District Qabilah Cita Kurnia Nastiti Soemarsono; Muridi Qomaruddin
Jurnal Ternak : Jurnal Ilmiah Fakultas Peternakan Universitas Islam Lamongan Vol 12 No 1 (2021): Jurnal Ternak
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM LAMONGAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jt.v12i1.95

Abstract

This study aimed to determine the prevalence and identification of gastrointestinal helminthiasis in beef cattle in Lamongan Regency. The subjects in this study were 100 cow feces divided per district as many as 20 cow feces, saturated sugar solution, PAM water, Aquadest, and 10% formalin. The stool examination was carried out using three methods as native, sedimentation, and floatation techniques. The result was positive if the analysis on the microscope shows worm eggs in beef cattle feces. The data in this study was presented in quantitative descriptive by calculating the numbers of prevalence. The results showed that the prevalence of gastrointestinal helminthiasis in beef cattle in Lamongan Regency was 24%. In Kedungpring District, it was 25%, and Paciran District was 15%, Sukodadi District was 20%, Mantup District by 20%, and Tikung District by 40%. This study concluded that the prevalence rate in Lamongan Regency was 24%. This figure tended to be high because taking the feces was done in the rainy season with high humidity, which was a factor in the high incidence of helminthiasis. Treatment of worms has not been carried out routinely by breeders, and the drums' hygiene was still not right; it was still traditional. 
Pengaruh Tepung Daun Kelor pada Ransum Ayam Jawa Super terhadap Pertambahan Bobot Badan serta Konsumsi Pakan Supriyo Supriyo; Qabilah Cita Kurnia Nastiti Soemarsono; Edy Susanto
International Journal of Animal Science Vol. 3 No. 01 (2020): International Journal of Animal Science
Publisher : Litbang PEMAS Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/ijasc.v3i01.6

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan 1 April hingga 1 Mei 2019 di desa Kedungdadi kecamatan Sugio kabupaten Lamongan Tujuan pada penelitian ini untuk melihat pengaruh tepung daun kelor dalam ransum terhadap Pertambahan Bobot Badan serta kosumsi pakan ayam jawa super. Materi yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah ayam jawa super umur 30 hari dengan bobot rata-rata 286 gram. Kandang dengan ukuran 40x50x50 cm. Riset ini memakai rancangan acak lengkap( RAL) yang terdiri atas 4 perlakuan dengan tiap- tiap 3 ulangan, memakai 3 ekor ayam jawa super pada tiap kelompok. Perlakuan P0( tanpa akumulasi tepung daun kelor), P1( 15% tepung daun kelor), P2( 20% tepung daun kelor) serta P3( 25% tepung daun kelor). Pengambilan ilustrasi secara acak masing- masing ekor dari tiap kelompok dicoba di akhir pemeliharaan usia 60 hari dengan parameter yang meliputi: mengkonsumsi pakan, dan pertambahan berat tubuh. Bersumber pada riset yang dicoba diperoleh hasil kalau akumulasi tepung daun kelor( Moringa oleifera) dalam ransum ayam jawa super mempengaruhi nyata terhadap pertambahan berat tubuh ayam jawa super. Pemakaian tepung daun kelor 25% menampilkan cenderung lebih besar pada pertambahan berat tubuh.
Pengaruh Kepadatan Kandang Terhadap Pertambahan Bobot Badan dan Mortalitas Ayam Broiler Fase Starter Sa’umul Aziz; Qabilah Cita Kurnia Nastiti Soemarsono; Wahyuni Wahyuni
International Journal of Animal Science Vol. 3 No. 02 (2020): International Journal of Animal Science
Publisher : Litbang PEMAS Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/ijasc.v3i02.13

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada Mei 2019, di Dusun Peresan, Desa Garung, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh kepadatan kandang terhadap pertambahan bobot badan dan mortalitas ayam broiler fase starter. Hasil studi ini diharapkan dapat memberi informasi kepada peternak ayam broiler mengenai kepadatan kandang yang ideal untuk mencapai tingkat pertambahan bobot badan dan mortalitas pada fase starter yang maksimal. Materi penelitian menggunakan DOC Strain Malindo super sejumlah 200 ekor dengan bobot awal 40 g/ekor. Kandang yang dipergunakan ialah kandang litter sejumlah 8 petak, setiap petaknya berukuran 100x100cm2, dan setiap perlakuan kandang dilebarkan 100 cm2 seminggu sekali. Alat-alat yang dipergunakan meliputi 8 buah tempat minum, 8 buah tempat makan, 1 kompor pemanas, 4 buah lampu, timbangan digital dengan kapasitas 5kg, serta alat tulis. Rancangan Acak Lengkap yang terdiri atas 4 perlakuan dan 2 ulangan digunakan dalam penelitian ini. Adapun 4 perlakuan tersebut terdiri atas P1: 10 ekor/1m2, P2: 20 ekor/1m2, P3: 30 ekor/1m2, P4: 40 ekor/1m2, Selama satu minggu setiap minggunya kandang dilebarkan 1m2 selama 3 minggu. Variabel pengamatan ialah Pertambahan Bobot Badan dan Mortalitas Ayam broiler fase starter. Data dianalisis dengan metode statistik Rancangan Acak Lengkap. Penimbangan bobot badan dilaksanakan tiap satu minggu sekali. Hasil sidik ragam memperlihatkan bahwa pengaruh kepadatan kandang terhadap pertambahan bobot badan dan mortalitas tidak berpengaruh signifikan (P<0,05) terhadap rataan pertambahan bobot badan dan mortalitas pada Ayam Broiler Fase Starter.
Pengaruh Pemberian Tepung Kedelai pada Pakan terhadap Pertambahan Bobot Badan Mencit Muhammad Arifudin; Wahyuni Wahyuni; Qabilah Cita Kurnia Nastiti Soemarsono
International Journal of Animal Science Vol. 3 No. 02 (2020): International Journal of Animal Science
Publisher : Litbang PEMAS Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/ijasc.v3i02.16

Abstract

Penelitian dilaksanakan pada tanggal 1 Juli sampai 21 Juli 2019. Penelitian dilaksanakan dikandang milik pribadi, berlokasi di Jl. Laras-Liris No.18 Lamongan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian tepung kedelai (Glycine max) pada pakan terhadap pertumbuhan bobot badan mencit (Mus musculus). Kegunaan dari penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi para pengusaha peternakan mencit dapat meningkatkan produktifitas mencit dan menambah pemasukan. Materi yang dipakai pada penelitian ini yakni ternak Mencit (Mus musculus) sebanyak 60 ekor umur 28 hari. Penelitian memakai metode Rancangan Acak Lengkap, yang terdiri atas 4 perlakuan dan 3 pengulangan. Adapun 4 perlakuan tersebut terdiri dari P0: pakan komersial 100% tanpa penambahan tepung kedelai, P1: Pakan komersial 95% + 5% tepung kedelai, P2: Pakan komersial 90% + 10% tepung kedelai, P3: Pakan komersial 85% + 15% tepung kedelai. Setiap taraf perlakuan mendapat 3 ulangan dengan setiap ulangan terdiri dari 5 ekor mencit. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah pertambahan bobot badan pada mencit. Analisis data menggunakan metode statistik Rancangan Acak Lengkap. Penimbangan mencit dilakukan 1 minggu sekali setiap sore. Berdasarkan hasil analisis ragam dapat diketahui bahwa pemberian tepung kedelai dalam pakan tidak berpengaruh nyata (P>0.05) pada pertambahan bobot badan mencit. Ini memperlihatkan bahwa pemberian tepung kedelai dalam pakan tidak memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan pakan kontrol. Hal ini dikarenakan komposisi nutrisi pakan perlakuan tidak berbeda jauh dengan pakan kontrol, sehingga tidak berpengaruh nyata (P>0.05) terhadap pertambahan bobot badan dan konsumsi mencit.
Efisiensi Reproduksi Sapi Peranakan Limousin di Kecamatan Merakurak Kabupaten Tuban Tahun 2017 Kurniawan Bagus Febriyanto; Qabilah Cita Kurnia Nastiti Semarsono; Edy Susanto Susanto
International Journal of Animal Science Vol. 3 No. 03 (2020): International Journal of Animal Science
Publisher : Litbang PEMAS Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/ijasc.v3i03.23

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Merakurak, Kabupaten Tuban pada bulan April sampai Mei 2018. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sapi peranakan Limousin di Kabupaten Merakurak Kabupaten Tuban yang telah dilakukan Inseminasi Buatan pada bulan Juni dan Juli 2017 dan sapi yang melahirkan pada bulan Maret hingga April 2018. Penelitian ini dilakukan dengan metode survei, pengambilan sampel didasarkan pada purposive sampling. Purposive sampling adalah metode pengambilan sampel tidak berdasarkan random, regional, atau strata, tetapi berdasarkan pertimbangan yang berfokus pada tujuan tertentu (Arikunto, 2006). Kriteria pemuliaan yang memiliki sapi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Limousin Peranakan Cattle, data yang diambil adalah sapi betina baru yang melahirka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja reproduksi sapi potong Filial Limousin dan Crossbreed Filial Ongole yang meliputi Pelayanan per Konsepsi, Day Open. Calving Interval, Tingkat Konsepsi dan. Pada penelitian ini, bahan yang digunakan adalah Filial Limousin dengan jumlah 150 objek. Metode yang digunakan adalah pengumpulan data primer dan sekunder. Variabel yang diamati meliputi S / C, DO, CI, CR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa S / C, CR, DO, CI dari Filial Limousin adalah 1,44; 68%; 116,9 hari; 396,9 hari Filial Limousin
Pengaruh Pemberian Tepung Daun Mengkudu (Morinda citrifolia) terhadap Pertambahan Bobot Badan Ayam Kampung di Desa Ngayung Kecamatan Maduran Kabupaten Lamongan Andi Saputro; Nuril Badriyah; Qabilah Cita Kurnia Nastiti Sumarsono
International Journal of Animal Science Vol. 4 No. 04 (2021): International Journal of Animal Science
Publisher : Litbang PEMAS Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/asj.v4i04.73

Abstract

Tanaman obat yang dimanfaatkan sebagai bahan campuran pada ransum unggas belum banyak dilakukan meskipun telah banyak digunakan oleh manusia, perlu dilakukan pengujian mengingat permintaan serta preferensi konsumen yang semakin kritis pada bahan makanan yang dikonsumsi. Pengumpulan data penelitian dilakukan mulai 1 maret sampai 30 maret 2021 di kandang bapak Mukarap Desa Ngayung kecamatan Maduran Kabupatan Lamongan. Riset bertujuan guna mengetahui pengaruh pemberian tepung daun mengkudu pada ransum terhadap bobot badan ayam kampung. Hasil penelitian diharapkan mampu digunakan sebagai informasi mengenai penggunaan tepung daun mengkudu pada level berapa sehingga menambah nafsu makan yang memiliki guna meningkatkan bobot badan ayam kampung. Materi riset yakni ayam kampung yang berada di kandang bapak Mukarap Desa Ngayung Kecamatan Maduran Kabupatan Lamongan sebanyak 36 ekor ayam kampung yang berumur 3 bulan. Riset menggunakan metode percobaan dengan Rancangan acak lengkap yang terdiri dari 4 perlakuan serta 3 ulangan, adapun perlakuan tersebut yakni dengan pemberian tepung daun mengkudu 5%, 10%, 15% dari ransum. Selama penelitian variabel yang diamati yakni penambahan bobot badan ayam kampung dengan varian kemudian dilanjut dengan uji beda nyata terkecil. Hasil riset menunjukkan bahwa bobot badan ayam kampung berbeda sangat nyata pada taraf signifikan 5% (P<0,05 ) dan 1% (P<0,01). Sedangkan pada konsumsi pakan tidak berbeda nyata pada taraf signifikan 5% dimana F hitung 0,271 lebih kecil dari F tabel 1% (4,07) terhadap konsumsi pakan. Percobaan ini merekomendasikan bahwa tepung daun mengkudu dapat diberikan sebanyak 10% terhadap ransum ayam kampung agar mendapat performan dan produktifitas yang optimal.
Pengaruh Pemberian Tepung Daun Mengkudu (Morinda citrifolia) terhadap Pertambahan Bobot Badan Ayam Kampung di Desa Ngayung Kecamatan Maduran Kabupaten Lamongan Andi Saputro; Nuril Badriyah; Qabilah Cita Kurnia Nastiti Sumarsono
International Journal of Animal Science Vol. 4 No. 04 (2021): International Journal of Animal Science
Publisher : Litbang PEMAS Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/asj.v4i04.73

Abstract

Tanaman obat yang dimanfaatkan sebagai bahan campuran pada ransum unggas belum banyak dilakukan meskipun telah banyak digunakan oleh manusia, perlu dilakukan pengujian mengingat permintaan serta preferensi konsumen yang semakin kritis pada bahan makanan yang dikonsumsi. Pengumpulan data penelitian dilakukan mulai 1 maret sampai 30 maret 2021 di kandang bapak Mukarap Desa Ngayung kecamatan Maduran Kabupatan Lamongan. Riset bertujuan guna mengetahui pengaruh pemberian tepung daun mengkudu pada ransum terhadap bobot badan ayam kampung. Hasil penelitian diharapkan mampu digunakan sebagai informasi mengenai penggunaan tepung daun mengkudu pada level berapa sehingga menambah nafsu makan yang memiliki guna meningkatkan bobot badan ayam kampung. Materi riset yakni ayam kampung yang berada di kandang bapak Mukarap Desa Ngayung Kecamatan Maduran Kabupatan Lamongan sebanyak 36 ekor ayam kampung yang berumur 3 bulan. Riset menggunakan metode percobaan dengan Rancangan acak lengkap yang terdiri dari 4 perlakuan serta 3 ulangan, adapun perlakuan tersebut yakni dengan pemberian tepung daun mengkudu 5%, 10%, 15% dari ransum. Selama penelitian variabel yang diamati yakni penambahan bobot badan ayam kampung dengan varian kemudian dilanjut dengan uji beda nyata terkecil. Hasil riset menunjukkan bahwa bobot badan ayam kampung berbeda sangat nyata pada taraf signifikan 5% (P<0,05 ) dan 1% (P<0,01). Sedangkan pada konsumsi pakan tidak berbeda nyata pada taraf signifikan 5% dimana F hitung 0,271 lebih kecil dari F tabel 1% (4,07) terhadap konsumsi pakan. Percobaan ini merekomendasikan bahwa tepung daun mengkudu dapat diberikan sebanyak 10% terhadap ransum ayam kampung agar mendapat performan dan produktifitas yang optimal.