Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI TRADISI MAWAH (STUDI KASUS PEMELIHARAAN TERNAK SAPI DI DESA MIBO KECAMATAN BANDA RAYA BANDA ACEH) Furqan Furqan
Al-Idarah: Jurnal Manajemen dan Administrasi Islam Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/al-idarah.v2i1.3392

Abstract

Pemberdayaan merupakan upaya untuk mendorong, memotivasi, dan membangkitkan kesadaran masyarakat akan potensi yang dimiliki dan berupaya untuk mengembangkan potensi itu. Pemberdayaan masyarakat adalah upaya untuk membantu masyarakat yang kurang mampu menjadi masyarakat yang berdaya secara fisik, ekonomi maupun sosial. Mudharabah (Mawah) adalah suatu usaha di mana pihak yang memiliki modal namun tidak mampu berbisnis dan pihak yang mampu berbisnis namun tidak memiliki modal saling bekerja sama untuk mencari keuntungan. Pemberdayaan masyarakat melalui tradisi Mawah adalah sebuah upaya untuk membantu masyarakat yang kurang mampu menjadi terberdaya (berkemampuan) dengan cara melakukan kegiatan bagi hasil (Mawah) sehingga masyarakat yang melakukan pemberdayaan melalui tradisi Mawah ini mampu menjalankan kehidupan ekonomi dan sosialnya secara baik. Pola yang diterapkan dalam sistem bagi hasil (Mawah) telah dilakukan sejak dahulu dan berlaku hingga sekarang. Hingga saat ini mereka telah bertahun-tahun menjadi peternak sapi dan masih menjalankannya hingga sekarang. Dampak dari pemberdayaan melalui Mawah sapi ini dapat membantu mereka untuk menjadi keluarga yang dapat dikategorikan sebagai keluarga yang sejahtera. Keuntungan yang didapat dari tradisi Mawah ini mereka gunakan untuk kebutuhan hidup mereka sehari-hari, membiayai pendidikan anak, membeli kendaraan, serta kebutuhan akan tempat tinggal.
SOSIALISASI DAN KONSOLIDASI PROGRAM REMAJA MASJID /REMAS TERHADAP TRANSFORMASI AKHLAK REMAJA Andri Nirwana; Syamsul Hidayat; Hayati Hayati; Furqan Furqan; Fahmi Arfan; Susi Fitria
MONSU'ANI TANO Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32529/tano.v3i1.480

Abstract

Masjid berfungsi sebagai lembaga dakwah yang perannya sangat penting di masyarakat. Salah satunya yaitu membina serta mengarahkanremaja selaku generasi muda untuk selalu berbuat kebaikan dan menjunjung tinggi nilai-nilaiIslam sesuai dengan tuntutan agama. Kegiatan ini bertujuan 1) untuk mengetahui pengaruh aktivitas remaja mesjid terhadap akhlakul karimah dalam kehidupan masyarakat, dan 2) untuk mengetahui hambatan remaja mesjid dalam melakukan aktifitas keagamaan dalam rangka menumbuhkan sifat akhlakul karimah terhadap kehidupan masyarakat. Adapun metode pelaksanaan dengan menggunakan teknik Participatory Action Research, Hasil kegiatan menunjukkan 1) Aktivitas Remaja Mesjid Nurul Huda berpengaruh terhadap akhlakul karimah dalam kehidupan masyarakat di Desa Ladang Tuha Kecamatan Meukek Kabupaten Aceh Selatan. 2) Remaja Mesjid Nurul Huda dalam melakukan aktifitas keagamaan dalam rangka menumbuhkan sifat akhlakul karimah dalam kehidupan masyarakat di Desa Ladang Tuha Kecamatan Meukek Kabupaten Aceh Selatan banyak mendapat dukungan dan hambatan.
Persepsi Masyarakat Terhadap Kemiskinan Studi di Gampong Bueng Simek Kecamatan Kuta Cot Glie Kabupaten Aceh Besar Furqan Furqan; Rahmi Suryana
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol 3, No 2 (2020): Jurnal At-Taujih
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/taujih.v3i2.8482

Abstract

Kemiskinan merupakan masalah yang dihadapi dan menjadi perhatian banyak orang di dunia ini. Seseorang atau keluarga miskin bisa disebabkan oleh beberapa faktor yang saling terkait satu sama lain. Adapun fokus pembahasan pada penelitian ini adalah: Pemahaman masyarakat terhadap kemiskinan, faktor apa saja yang menyebabkan masyarakat Bueng Simek berada di garis kemiskinan serta peran pemerintah dalam menanggulangi kemiskinan di Gampong Bueng Simek. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif  dengan pendekatan kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik pengambilan sampel menggnakan purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat terhadap kemiskinan yang ada di Bueng Simek yaitu keterbatasan untuk memenuhi kebutuhan dasar, keadaan dimana masyarakat tidak memiliki rumah yang layak dihuni, kurangnya penghasilan, minimnya lapangan pekerjaan dan kurangnya pendidikan. Faktor penyebab kemiskinan dikarenakan rendahnya pendidikan, faktor keturunan dan harga jual kebutuhan yang mahal. Peran pemerintah menanggulangi kemiskinan berupa memberikan dana desa, dana PKH, Raskin, dan juga memberikan sumur dan Wc umum untuk masyarakat yang tidak memilikinya. Kondisi keadaan rumah masyarakat Bueng Simek masih sangat memprihatikan dimana rumahnya yang terbuat dinding dari papan, alas rumahnya terbuat dari bambu atupun papan, atap dari rumbia dan ada juga rumah-rumah yang atapnya sudah bocor dan layak untuk direhab. 
PENERIMAAN BERITA HOAKS MELALUI MEDIA SOSIAL SEBAGAI LITERASI INFORMASI DIKALANGAN REMAJA DI KOTA BANDA ACEH Furqan Furqan; Muhammad Syarif; Syukur Kholil
Jurnal Dedikasi Pendidikan Vol 7, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/dedikasi.v7i2.3983

Abstract

Based on observations, almost the average student uses a cell phone so that teenagers make social media a trend among these teenagers. Most of them know social media through other peers who attend other schools. The purpose of this research is to encourage youth literacy in the city of Banda Aceh in responding to information on social media, using social media to view information, and teenagers in the city of Banda Aceh in understanding the spread of hoax information on social media. The theory used in this study is the theory of media literacy. This research method uses a qualitative descriptive approach. Research informants consisted of Community Leaders, Academics, Students. Data collection techniques were carried out through observation, interviews and documentation. Based on the research results, it is known that teenagers literacy in the city of Banda Aceh in responding to information on social media can be grouped into two responses. First, students who respond well to news information by observing and understanding and looking for the truth so that they are not mistaken in conveying greetings to other parties. Second, there are students who have unfavorable responses, because they do not pay close attention and understand well, so that they convey news that sometimes is not true to other parties. The understanding of most adolescents in Banda Aceh City regarding the dissemination of information on social media is good, marked by a critical attitude towards understanding it, such as seeking the truth of the same information in other media, so that they are not mistaken in understanding information on social media. However, some students are also not careful in understanding information messages on Social Media, because they are considered to have no benefits for their lives. The understanding of adolescents in Banda Aceh City in spreading hoax information on social media is always careful and not easily provoked by news circulating