Naili Rahmawati
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada Bandung

Published : 10 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Sehat Masada

Gambaran Perilaku Ibu Hamil Berdasarkan Karakteristik Ibu Dalam Mengatasi Emesis Gravidarum Di BPM Bidan A Kecamatan Warung Kondang Kabupaten Cianjur Naili Rahmawati; Ira Kartika; Evie Meliyana
Sehat MasadaJurnal Vol 13 No 1 (2019): Sehat Masada Journal
Publisher : stikes dharma husada bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38037/jsm.v13i1.70

Abstract

Latar Belakang Emesis gravidarum ringan merupakan keluhan umum (fisiologis) yang di sampaikan pada kehamilan muda, Emesis gravidarum ringan lebih sering terjadi pada usia kehamilan 6-12 minggu. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Gambaran perilaku ibu hamil berdasarkan karakteristik ibu dalam mengatasi emesis gravidarum di BPM A kecamatan Warung Kondang Kabupaten Cianjur Tahun 2018. Metode penelitian adalah jenis penelitian ini menggunakan deskriptif.Populasi dalam penelitian ini ibu yang mengalami emesis gravidarum trimester 1 dengan teknik total sampling berjumlah 30 responden Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil perilaku ibu hamil dalam mengatasi emesis gravidarum lebih banyak ada pada kriteria prilaku positif dengan 16 responden (53,3%), berdasarkan umur lebih banyak ada pada umur 26-30 tahun sebanyak 13 responden (43,3%),berdasarkan pendidikan lebih banyak berpendidikan SMA sebanyak 19 responden (63,3%), berdasarkan pekerjaan lebih banyak yang tidak bekerja sebanyak 20 responden (66,7%).
Pengetahuan Dan Sikap Ibu Hamil Dalam Mengkonsumsi Tablet Zat Besi Di Praktik Mandiri Bidan ā€˜I’ Kabupaten Bandung Tahun 2019 Naili Rahmawati
Sehat MasadaJurnal Vol 15 No 1 (2021): Sehat Masada Journal
Publisher : stikes dharma husada bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38037/jsm.v15i1.173

Abstract

Angka anemia kehamilan di Indonesia menunjukkan nilai yang cukup tinggi. Angka anemia kehamilan trimester I (3,8%), trimester II (13,6%) dan trimester III (24,8%). Anemia defisiensi zat besi adalah anemia yang terjadi akibat kekurangan zat besi dalam darah. Salah satu penyebab anemia pada kehamilan adalah kurangnya pengetahuan dan sikap negatif dalam mengkonsumsi tablet zat besi (Fe). Tujuan penelitian untuk mengetahui pengetahuan dengan sikap ibu hamil dalam mengkonsumsi Fe di Praktik Mandiri Bidan ā€˜I’ Kabupaten Bandung Tahun 2019. Penelitian menggunakan prosedur penelitian deskriptif, dilaksanakan bulan Agustus sampai September 2019 . Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil yang melakukan pemeriksaan pada bulan Agustus sampai September 2019 dibidan I. Jumlah sampel 30 orang, diambil menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian, ibu hamil memiliki pengetahuan cukup (60%), ibu hasil dengan pengetahuan baik (37%), ibu hamil dengan pengetahuan kurang (3%), ibu hamil dengan sikap positif dalam mengkonsumsi Fe (100%). Kesimpulan penelitian adalah sebagian besar ibu hamil memiliki pengetahuan cukup dan semua ibu hamil memiliki sikap positif dalam mengkonsumsi Fe. Untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu hamil dalam mengkonsumsi Fe perlu dilakukan penyuluhan secara rutin dan peningkatan distribusi Fe oleh bidan dengan kerjasama dengan kader dan puskesmas.
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU NIFAS MENGENAI BABY BLUES DI RUANGAN RAWAT INAP NIFAS RSUD KOTA BANDUNG Naili Rahmawati; Astriani Astriani
Sehat MasadaJurnal Vol 16 No 2 (2022): Sehat Masada Journal
Publisher : stikes dharma husada bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Baby blues merupakan perasaan hipersensitif yang wajar terjadi pada ibu setelah melahirkan, tetapi yang perlu diwaspadai, hal ini dapat bertambah serius dan bertahan lama yang biasanya disebut dengan postpartum depression. Pengetahuan seseorang dapat diinterpretasikan dengan skala yang bersifat kualitatif, yaitu pengetahuan baik : 76 % - 100 , pengetahuan cukup : 60 % - 75 %, pengetahuan kurang : < 60 %. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu nifas mengenai baby blues meliputi pengetahuan baby blues secara umum, pengertian baby blues, tanda gejala baby blues, penyebab baby blues, dan pencegahan baby blues. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan populasi 30 orang ibu nifas Instrument penelitian yang digunakan berupa kuesioner yang disebarkan kepada responden ibu nifas yang dirawat di ruang rawat inap RSUD Kota Bandung. Hasil penelitian menunjukan pengetahuan ibu nifas secara umum mengenai baby blues sudah baik 63%, pengetahuan ibu nifas mengenai pengertian baby blues sudah baik 73%, pengetahuan ibu nifas mengenai tanda gejala baby blues sudah baik 63%, pengetahuan ibu nifas mengenai penyebab baby blues sudah baik 83%, pengetahuan ibu nifas mengenai pencegahan baby blues sudah baik 53%.
Pengetahuan Ibu Nifas Mengenai Baby Blues di Ruangan Rawat Inap Nifas RSUD Kota Bandung Maya Indriati; Naili Rahmawati; Astriani Astriani
Sehat MasadaJurnal Vol 17 No 1 (2023): Sehat Masada Journal
Publisher : stikes dharma husada bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38037/jsm.v17i1.407

Abstract

Baby blues merupakan perasaan hipersensitif yang wajar terjadi pada ibu setelah melahirkan, tetapi yang perlu diwaspadai, hal ini dapat bertambah serius dan bertahan lama yang biasanya disebut dengan postpartum depression. Pengetahuan seseorang dapat diinterpretasikan dengan skala yang bersifat kualitatif, yaitu pengetahuan baik : 76 % - 100 , pengetahuan cukup : 60 % - 75 %, pengetahuan kurang : < 60 %. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu nifas mengenai baby blues meliputi pengetahuan baby blues secara umum, pengertian baby blues, tanda gejala baby blues, penyebab baby blues, dan pencegahan baby blues. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan populasi 30 orang ibu nifas Instrument penelitian yang digunakan berupa kuesioner yang disebarkan kepada responden ibu nifas yang dirawat di ruang rawat inap RSUD Kota Bandung. Hasil penelitian menunjukan pengetahuan ibu nifas secara umum mengenai baby blues sudah baik 63%, pengetahuan ibu nifas mengenai pengertian baby blues sudah baik 73%, pengetahuan ibu nifas mengenai tanda gejala baby blues sudah baik 63%, pengetahuan ibu nifas mengenai penyebab baby blues sudah baik 83%, pengetahuan ibu nifas mengenai pencegahan baby blues sudah baik 53%.