Yuliandani Yuliandani
Departemen Pendidikan Seni Musik, Fakultas Pendidikan Seni Dan Desain, Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

STRATEGI PELATIHAN PADUAN SUARA MAHASISWA UNIVERSITAS PADJADJARAN DIMASA PANDEMI COVID-19 Irvan Damara; Rita Milyartini; Yuliandani Yuliandani
SWARA - Jurnal Antologi Pendidikan Musik Vol 1, No 2 (2021): ANTOLOGI PENDIDIKAN MUSIK
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Musik UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Paduan Suara Mahasiswa Universitas Padjadjaran telah memiliki banyak prestasi baik Nasional maupun Internasional. Akibat pandemi Covid-19 latihan paduan suara harus dilaksanakan dengan strategi khusus. Maka dari itu hal tersebut menarik untuk diteliti. Penelitian ini meliputi kajian persiapan, proses, dan hasil akhir. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Data diperoleh dengan cara observasi latihan daring, wawancara melalui call Whatsapp, dan studi dokumen. Berdasarkan hasil penelitian, paduan suara mahasiswa Universitas Padjajaran melaksanakan latihan secara daring dan dengan model blended learning. Pada pembelajaran daring, tim teknis membagikan video pelatihan kepada anggota, setelah video pelatihan dipelajari secara mandiri, lalu dilanjutkan dengan latihan perkelompok suara di setiap minggunya secara daring. Selain itu juga diterapkan pelatihan dengan model blended learning yakni kombinasi latihan luring dengan daring. Maksimal anggota yang hadir luring 30 orang, sisanya mengikuti secara simultan secara daring. Lalu setelah itu ketika pemerintah menerapkan kebijakan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) maka latihan menjadi daring kembali dengan pola yang berbeda yaitu ada kelompok kecil dan kelompok gabungan. Di masa pandemi covid-19 ternyata pelatih, pengurus dan anggota berupaya untuk tetap menyelenggarakan latihan dengan strategi pelatihan yang bervariatif menggunakan teknologi.Kata Kunci : Strategi pelatihan, paduan suara, luring, daring
STRATEGI LATIHAN MAHASISWA DALAM MATA KULIAH GITAR IRINGAN DI DEPARTEMEN PENDIDIKAN MUSIK UPI Dimas Setyo Negoro; Dody Mohamad Kholid; Yuliandani Yuliandani
SWARA - Jurnal Antologi Pendidikan Musik Vol 1, No 1 (2021): ANTOLOGI PENDIDIKAN MUSIK
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Musik UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “Strategi Latihan Mahasiswa dalam Mata kuliah Gitar Iringan di Departemen Pendidikan Musik UPI”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang strategi latihan mencakup aspek waktu dan materi latihan pada mahasiswa yang terjadi di luar perkuliahan gitar iringan. Penelitian ini merumuskan dua permasalahan penelitian, yaitu bagaimana strategi mengatur waktu latihan dalam mata kuliah gitar iringan dan bagaimana strategi menyusun materi latihan dalam mata kuliah gitar iringan. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, dimana apa yang peneliti temukan dilaporkan secara deskriptif. Temuan pada penelitian ini diperoleh dengan cara kegiatan observasi dan kegiatan wawancara, sehingga peneliti mendapatkan temuan bahwa strategi latihan ditemukan pada saat mahasiswa berlatih alat musik gitar di luar perkuliahan gitar iringan. Strategi latihan dalam pelaksanaannya tidak ada patokan benar atau salah, karena setiap mahasiswa memiliki strategi latihannya masing-masing, dan pada akhirnya strategi latihan tersebut harus bisa mencapai tujuan pembelajaran khususnya pada perkuliahan gitar iringan. Strategi latihan dalam penelitian ini dibagi menjadi dua jenis, yaitu strategi meyusun materi dan strategi mengatur waktu. Pertama menyusun materi latihan harus disesuiakan dengan kebutuhan pribadi atau dengan kebutuhan dari kurikulum mata kuliah gitar iringan, sedangkan yang kedua untuk mengatur waktu latihan hanya bisa ditentukan oleh masing-masing pribadi walaupun pada saat diperkuliahan dosen memberikan waktu latihan yang sama kepada mahasiswa yaitu satu minggu. Dengan begitu strategi latihan seharusnya bisa memudahkan mahasiswa untuk mempelajari instrumen gitar iringan.Kata Kunci : Strategi latihan dan Mata kuliah gitar iringan
APLIKASI EXPERIENCE LEARNING DALAM PEMBELAJARAN PIANO IRINGAN DI DEPARTEMEN PENDIDIKAN MUSIK UPI Tryiis Arr; Sandie Gunara; Yuliandani Yuliandani
SWARA - Jurnal Antologi Pendidikan Musik Vol 1, No 3 (2021): ANTOLOGI PENDIDIKAN MUSIK
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Musik UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “Aplikasi Experience Learning dalam Pembelajaran Piano Iringan di Departemen Pendidikan Musik UPI”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang experience learning yang terjadi pada pembelajaran piano iringan. Manfaat penelitian ini antara lain dapat dijadikan referensi pengetahuan ilmiah dalam penggunaan experience learning pada pembelajaran piano iringan dan juga dapat memberi pengetahuan serta wawasan tentang experience learning yang terjadi pada pembelajaran pada piano iringan bagi pembaca. Penelitian ini merumuskan tiga masalah, rumusan tersebut antara lain peran pendidik ketika menerapkan experience leraning dalam pembelajaran piano iringan, keterlibatan peserta didik pada proses experience learning dan pengetahuan peserta didik yang di ciptakan melalui experience learning. Sebagai penunjang keberhasilan skripsi ini, peneliti menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, dimana apa yang peneliti temukan dilaporkan atau dituliskan secara deskriptif. Temuan pada penelitian ini diperoleh melalui wawancara dan observasi, sehingga peneliti mendapatkan temuan bahwa experience learning terjadi saat pembelajaran piano berlangsung. Experience learning dilakukan dari awal kelas berlangsung hingga selesai, kegiatannya dimulai saat dosen memberikan materi kepada mahasiswa , lalu dilanjutkan saat mahasiswa praktek bermain piano iringan secara individu. Dalam pembelajarannya pendidik memiliki peran yang sangat penting yaitu sebagai motivator, fasilitator dan mediator. Pengetahuan peserta didik yang dihasilkan melalui experience learning mengalami peningkatan yang lebih baik dikarenakan pembelajarannya yang didasarkan pada pengalaman membuat peserta didik belajar dengan lebih mudah karena telah mengalami bahan ajaran sebelumnya yang dapat digunakan pada pembelajaran yang diberikan selanjutnya.Kata kunci : Experience learning, pembelajaran piano iringan