Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementasi Pembentukan Karakter Religius Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Kegiatan Pembiasaan di PAUD Harapan Mandiri Kecamatan Medan Deli Kota Medan Rahayu Dwi Utami; Bahtiar Siregar; Noni Pratiwi
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9783

Abstract

Tulisan ini menjelaskan menanamkan karakter pada anak sejak dini adalah suatu yang strategis. Karakter anak akan dibentuk dengan baik jika proses tumbuh kembang anak mendapatkan ruang untuk mengungkapkan diri secara luas. Pembentukan karakter diibaratkan mengukir. Sifat ukiran adalah melekat kuat di atas benda yang diukir, tidak pula mudah tertelan waktu karena gesekan. Menghilangkan ukiran sama saja dengan menghilangkan benda yang di ukir, karena ukiran melekat dan menyatu dengan bendanya. Demikian pula dengan karakter yang merupakan sebuah pola, baik itu pikiran, sikap, maupun tindakan, yang melekat pada diri seseorang dengan sangat kuat dan sulit dihilangkan. Proses pembentukan karakter anak juga ibarat mengukir sedemikian rupa, sehingga akan unik, menarik, dan berbeda antara satu dan lainnya.
STRATEGI GURU DALAM MENGEMBANGKAN KECERDASAN SOSIAL ANAK USIA DINI DI TK IT DARUL QUR’AN BATUBARA Zuraidah Zuraidah; Bahtiar Siregar
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.20348

Abstract

Kecerdasan sosial sangat dibutuhkan oleh setiap manusia, kecerdasan ini perlu dilatih sejak usia dini. Setiap anak adalah makhluk sosial yang akan membutuhkan manusia lain. Untuk mengembangkan kecerdasan sosial pada anak usia dini dibutuhkan pendekatan dan strategi yang sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi dan kendala apa saja yang ditemukan dalam mengembangkan kecerdasan sosial anak di TK IT Darul Qur’an Batubara. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi partispatif, wawancara mendalam dan dokumentasi. Selanjutnya data dianalisis dengan tahapan kondensasi data, display data dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru dalam mengembangkan kecerdasan sosial anak di TK IT Darul Qur’an yaitu dengan keteladanan dan pembiasaan dalam menanamkan tanggung jawab dalam melakukan kegiatan, disiplin dalam bermain dan belajar, kerjasama antar anak didik, saling menghargai dan kegiatan spontan pada setiap kegiatan dalam pembelajaran. Mengembangkan kecerdasan sosial pada anak juga dilakukan dengan pemberian motivasi berkelanjutan dalam aktivitas yang menyenangkan. Pemberian motivasi tidak hanya pada ranah kata-kata atau frasa motivasi, namun lebih menekankan pada perilaku nyata yang dilaksanakan sehari-hari. Kendala yang ditemukan dalam mengembangkan kecerdasan sosial anak adalah kurangnya kemampuan bersosialisasi dan bekerjasama, serta menurunnya aspek kemurahan hati dan empati pada anak didik.
Implementation of Tolerance Values in Islamic Religious Education Learning at UPT SD Negeri No. 03 Lubuk Cuik Batubara Ade Synta; Bahtiar Siregar
Edusoshum : Journal of Islamic Education and Social Humanities Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Ikatan Cendikiawan Ilmu Pendidikan Islam (ICIPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52366/edusoshum.v5i2.177

Abstract

This study aims to analyze the implementation of tolerance values ​​in Islamic Religious Education learning at UPT SD Negeri 03 Lubuk Cuik. The research method used is descriptive qualitative with a phenomenological approach. Data collection techniques use observation, interviews, and documentation. Data analysis techniques through the stages: data condensation, data presentation, and drawing conclusions and verification. The results of the study indicate that the implementation of religious tolerance values ​​is carried out in an integrated manner in the planning, implementation, and evaluation of learning. Islamic Religious Education teachers use a contextual approach and discussion methods, case studies, and value reflections to internalize attitudes of respecting differences, empathy, and peaceful coexistence. Material on commendable morals, stories of the prophets, and students' social experiences are used as a means to develop understanding and awareness of the importance of tolerance. The main supporting factors in this implementation are teacher commitment, principal support, and a school environment that is open to diversity. Meanwhile, the inhibiting factors include time constraints, lack of teacher training on multicultural education, and parents' perceptions that are still less open to differences. The implications of the results of this study indicate that Islamic Religious Education teachers need to continue to be encouraged to use active and contextual learning methods so that the values ​​of tolerance are easier for students to understand and internalize.