This Author published in this journals
All Journal PAX HUMANA
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

BUDAYA TOLERANSI DI BALIK INDONESIA MINI ; Dialog Interreligius Percik Martania - Hartika
PAX HUMANA Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Yayasan Bina Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Toleransi masih menjadi isu hangat hingga saat ini, bahkan berbagai kota terus berlomba untuk menciptakan kehidupan rukun bertoleransi. Salatiga merupakan kota dengan predikat Kota Toleran pringkat ke – 2 di Indonesia pada tahun 2018. Salah satu poin menarik dari Salatiga yaitu tingkat pluralisme yang tinggi dengan keberagaman suku, ras, dan agama sehingga sering disebut sebagai Indonesia Mini. Selain itu keberadaan Kampung Percik yang merupakan Lembaga Swadaya Masyarakat yang bergerak pada bidang kerukunan antar umat beragama juga menjadi salah satu bagian yang sudah melekat dengan Kota Salatiga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dan data utama diperoleh dari hasil wawancara mendalam dengan Aktifis Kampung Percik dan analisis melalui media sosial. Konsep dasar yang digunakan yaitu Komunikasi Organisasi, Budaya, dan Dialog Interreligius. Hasil penelitian menunnjukkan bahwa sikap toleransi merupakan warisan yang sudah dimiliki oleh masyarakat kota Salatiga dan telah menjadi budaya. Sedangakan dialog interreligius yang berjalan lancar dalam keberagaman dapat terwujud karena adanya1 | BUDAYA TOLERANSI DI BALIK INDONESIA MINI ; DIALOG INTERRELIGIUS PERCIKpengelolaan dan koordinasi yang tepat, serta tersedianya wadah untuk menampung keberagaman di Kota Salatiga yaitu Kampung Percik.