PAX HUMANA
Vol 7, No 2 (2020)

BUDAYA TOLERANSI DI BALIK INDONESIA MINI ; Dialog Interreligius Percik

Martania - Hartika (Universitas Sebelas Maret)



Article Info

Publish Date
28 Jun 2021

Abstract

Toleransi masih menjadi isu hangat hingga saat ini, bahkan berbagai kota terus berlomba untuk menciptakan kehidupan rukun bertoleransi. Salatiga merupakan kota dengan predikat Kota Toleran pringkat ke – 2 di Indonesia pada tahun 2018. Salah satu poin menarik dari Salatiga yaitu tingkat pluralisme yang tinggi dengan keberagaman suku, ras, dan agama sehingga sering disebut sebagai Indonesia Mini. Selain itu keberadaan Kampung Percik yang merupakan Lembaga Swadaya Masyarakat yang bergerak pada bidang kerukunan antar umat beragama juga menjadi salah satu bagian yang sudah melekat dengan Kota Salatiga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dan data utama diperoleh dari hasil wawancara mendalam dengan Aktifis Kampung Percik dan analisis melalui media sosial. Konsep dasar yang digunakan yaitu Komunikasi Organisasi, Budaya, dan Dialog Interreligius. Hasil penelitian menunnjukkan bahwa sikap toleransi merupakan warisan yang sudah dimiliki oleh masyarakat kota Salatiga dan telah menjadi budaya. Sedangakan dialog interreligius yang berjalan lancar dalam keberagaman dapat terwujud karena adanya1 | BUDAYA TOLERANSI DI BALIK INDONESIA MINI ; DIALOG INTERRELIGIUS PERCIKpengelolaan dan koordinasi yang tepat, serta tersedianya wadah untuk menampung keberagaman di Kota Salatiga yaitu Kampung Percik.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

ph

Publisher

Subject

Arts Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences Other

Description

Pax Humana adalah Jurnal Humaniora Yayasan Bina Darma yang terbit dua kali dalam satu tahun (Juni dan Desember). Jurnal ini hadir sebagai wadah pencerahan dan pemberdaya masyarakat atas dasar kasih dan ...