Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Aplication of Image Processing to Determine The Freshness of Tilapia Fish (Oreochromis niloticus) Ayu Kalista; Amin Redjo; Umi Rosidah
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 22 No 2 (2019): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia
Publisher : Department of Aquatic Product Technology IPB University in collaboration with Masyarakat Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia (MPHPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (641.665 KB) | DOI: 10.17844/jphpi.v22i2.27364

Abstract

The quality of fresh fish will decrease immediately after death. One of the indicators of fish quality is the changes of the gills color. The aim of this research was to determine the changes of red color in the gills of tilapia using image processing as an indicator of fish freshness. The research method used is the Explanatory Research where the independent variable (x) is tilapia which stored at room temperature for 12 hours. The dependent variable (y) was the intensity value of red. The quality of fish could be grouped into several categories, such as high quality, good quality, limit of acceptability and spoilt. The Observation was carried out with a time of 0 hours to 12 hours (4 hour interval). The results showed that storage time affected the deterioration of fresh quality. The high quality category has a red percentage value of 82.18%. Fresh category has a red percentage value of 67.10%. The limit of acceptability category has a value of 38.52% and the spoiltcategory has a red percentage value of 9.92%.
Pengaruh Penambahan Jamur Tiram Putih dan MOCAF Terhadap Karakteristik Kerupuk Udang Microwaveable Agung Praja Pratama; Umi Rosidah; Merynda Indriyani Syafutri
Jurnal FishtecH Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/fishtech.v9i2.12672

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh konsentrasi jamur tiram putih dan konsentrasi mocaf terhadap sifat fisik, kimia dan sensoris kerupuk udang microwaveable. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial  (RALF) dengan dua faktor perlakuan dan dilakukan pengulangan sebanyak tiga kali. Faktor pertama yaitu konsentrasi mocaf (15% dan 25%) dan faktor kedua adalah  konsentrasi jamur tiram putih (25%, 50%, dan 75%). Parameter yang diamati meliputi sifat fisik (kekerasan, warna dan derajat pengembangan), sifat kimia (kadar air, kadar abu dan kadar protein), dan sifat sensoris menggunakan uji hedonik (kerenyahan, rasa, warna dan aroma). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi mocaf berpengaruh nyata terhadap kekerasan, kadar air, dan lightness, sedangkan konsentrasi jamur tiram putih berpengaruh nyata terhadap kekerasan, lightness, redness, yellowness, kadar air, abu, dan protein. Interaksi kedua faktor perlakuan berpengaruh nyata terhadap kadar air dan karakteristik sensoris (rasa dan warna). Hasil uji hedonik menunjukkan bahwa kerupuk udang yang disukai panelis adalah perlakuan A1B2 (15% mocaf dan 50% jamur tiram putih) dengan rerata nilai kekerasan 213,47 gf dan kadar air 3,35%. Kadar protein dalam kerupuk udang microwaveable memenuhi standar (SNI 2714.1:2009) yang termasuk dalam kategori kerupuk udang mutu 1.
Analisis Organoleptik (Scoring Test) Tingkat Kesegaran Ikan Nila Selama Penyimpanan Ayu Kalista; Amin Redjo; Umi Rosidah
Jurnal FishtecH VOL 7, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/fishtech.v7i1.5985

Abstract

Sensory analysis has been used to to detect changes in the degree of tilapia freshness during the 12 hour storage period. This research was conducted in March 2017 until aJuly 2017. This research was conducted at Food Laboratory of PDD Polinela of Banyuasin Regency. The research method used is the experimental method (Explanatory Research). The data were processed using Friedman Conover and analyzed descriptively. The quality of fish can be grouped into several categories namely high quality, good quality, limit of acceptability and spoilt. The results showed the longer the time of retreat the quality of fish Tilapia was alight. High quality category has a gill color score of 8.40, texture 7.64 and aroma 7.76. Good quality category has a gill color score of 6.44, texture of 6.76 and aroma of 5.24. The limit of acceptability category has a gill color score of 4.72, a texture of 4.56 and a scent of 5.24. The spoiled category has a gill color score of 4.72, 3.16 texture and 2.44 odor.
PENGARUH VARIASI GULA PASIR DAN BAGIAN BUAH SEMANGKA (Citrullus lanatus) TERHADAP KARAKTERISTIK NATA DE CITRULLUS Eka Lidiasari; Citra Khodijah; Parwiyanti; Friska Syaiful; Umi Rosidah; Hermanto; Merynda Syafutri; Onne Ichsan
Sriwijaya FoodTech Journal Vol 1 No 01 (2024): Sriwijaya FoodTech Journal
Publisher : Prodi Teknologi Hasil Pertanian Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buah semangka memiliki kandungan air yang tinggi, yang menyebabkan buah tersebut mudah rusak dan memiliki umur simpan yang pendek. Salah satu metode pengolahan yang potensial untuk diterapkan pada buah semangka adalah pembuatan nata. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh konsentrasi gula pasir dan bagian buah semangka (Citrullus lanatus) terhadap karakteristik fisik dan kimia nata de Citrullus. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RALF) dengan dua faktor perlakuan, yaitu konsentrasi gula pasir pada tiga taraf (A1: 8%, A2: 10%, A3: 12%) dan bagian buah semangka pada dua taraf (B1: daging buah dan B2: albedo/kulit buah).  Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi gula pasir berpengaruh signifikan terhadap rendemen, kadar air, dan kadar gula total. Bagian buah semangka juga berpengaruh signifikan terhadap ketebalan, rendemen, kadar air, dan kadar gula total. Selain itu, interaksi antara konsentrasi gula pasir dan bagian buah semangka memberikan pengaruh signifikan terhadap kadar air dan kadar gula total. Perlakuan terbaik diperoleh pada konsentrasi gula pasir 8% dengan bagian albedo/kulit semangka, yang menghasilkan nata dengan ketebalan 8,72 mm, rendemen 85,69%, kadar air 97,52%, kadar gula total 8,17° Brix, dan rasio C/N sebesar 19,92.
Perbedaan Metode Pemasakan dan Konsentrasi Penambahan Tepung Kacang Kedelai terhadap Karakteristik Fisikokimia Tortilla Chips Vania; Merynda Indriyani Syafutri; Friska Syaiful; Umi Rosidah; Boby Pranata; Ina Permata Sari
Sriwijaya FoodTech Journal Vol 3 No 01 (2026): Sriwijaya FoodTech Journal
Publisher : Prodi Teknologi Hasil Pertanian Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64723/sftj.v3i01.33

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi pengaruh teknik pemasakan dan tingkat penambahan tepung kedelai terhadap mutu tortilla chips. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Petak Terbagi, dengan faktor utama berupa metode pemasakan yang terdiri atas deep fat frying dan microwave oven, sedangkan faktor anak petak adalah persentase tepung kedelai sebesar 0%, 10%, 20%, 30%, 40%, dan 50%. Variabel yang dianalisis mencakup sifat fisik, yaitu warna dan tingkat kekerasan, serta sifat kimia yang meliputi kadar air, abu, lemak, protein, karbohidrat, dan serat pangan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa perbedaan metode pemasakan memberikan pengaruh signifikan terhadap nilai kecerahan (L*), tingkat kekerasan, dan kadar air produk. Persentase penambahan tepung kedelai juga berpengaruh nyata terhadap nilai L*, kekerasan, kadar air, serta kadar abu. Selain itu, kombinasi antara kedua faktor tersebut memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kadar air dan kadar abu. Produk tortilla chips yang dihasilkan telah memenuhi persyaratan kadar air dan kadar lemak yang ditetapkan oleh United States Department of Agriculture (USDA). Perlakuan yang menghasilkan karakteristik terbaik adalah penggunaan microwave oven dengan penambahan tepung kedelai sebanyak 20%, yang menghasilkan kadar lemak sebesar 9,53%.