Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Y, Thonak PENGARUH PUPUK BOKASHI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI RAWIT (Capsicum frutescens) unstar Rote; Yohanis Thonak
JURNAL ILMIAH UNSTAR ROTE Vol 1 No 2 (2021): JURNAL ILMIAH SAINS DAN TEKNOLOGI (MARET - AGUSTUS 2021)
Publisher : CV. Jamin Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jiur.v1i2.25

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kotoran kambing sebagai pupuk kandang dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari 4 perlakuan dengan 3 ulangan, sehingga diperoleh 12 unit percobaan. Data pengamatan dianalisis dengan menggunakan analisis sidik ragam jika terdapat pengaruh nyata maka dilanjutkan dengan uji BNT 5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian pupuk kandang berpengaruh nyata terhadap jumlah buah dan berat buah per tanaman. Hasil ini menunjukkan bahwa pupuk kandang yang berasal dari kotoran kambing mampu dimanfaatkan secara baik oleh tanaman cabai rawit selama masa pertumbuhan sehingga memberikan kontribusi yang baik bagi masa pertumbuhan generatif dari tanaman cabai rawit. Hasil analisis terhadap jumlah buah dan berat buah tanaman cabai rawit menunjukan hasil yang baik pada perlakuan dosis pupuk kandang 1,5 kg/m2 memberikan hasil tertinggi pada setiap parameter
Y, Thonak PENGARUH PUPUK BOKASHI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI RAWIT (Capsicum frutescens) unstar Rote; Yohanis Thonak
JURNAL ILMIAH UNSTAR ROTE Vol 1 No 2 (2021): JURNAL ILMIAH SAINS DAN TEKNOLOGI (MARET - AGUSTUS 2021)
Publisher : CV. Jamin Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jiur.v1i2.25

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kotoran kambing sebagai pupuk kandang dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari 4 perlakuan dengan 3 ulangan, sehingga diperoleh 12 unit percobaan. Data pengamatan dianalisis dengan menggunakan analisis sidik ragam jika terdapat pengaruh nyata maka dilanjutkan dengan uji BNT 5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian pupuk kandang berpengaruh nyata terhadap jumlah buah dan berat buah per tanaman. Hasil ini menunjukkan bahwa pupuk kandang yang berasal dari kotoran kambing mampu dimanfaatkan secara baik oleh tanaman cabai rawit selama masa pertumbuhan sehingga memberikan kontribusi yang baik bagi masa pertumbuhan generatif dari tanaman cabai rawit. Hasil analisis terhadap jumlah buah dan berat buah tanaman cabai rawit menunjukan hasil yang baik pada perlakuan dosis pupuk kandang 1,5 kg/m2 memberikan hasil tertinggi pada setiap parameter
SIMULASI DAYA DUKUNG LAHAN AGROPASTURA PULAU TIMOR UNTUK KETERSEDIAAN PAKAN TERNAK Fellyanus Haba Ora; Antonius Solo; Yohanis Thonak
JURNAL ILMIAH UNSTAR ROTE Vol 2 No 1 (2026): JURNAL ILMIAH UNSTAR ROTE EDISI 4 FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI TAHUN 2026
Publisher : Universitas Nusa Lontar Rote

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jiur.v2i1.110

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengsimulasi kapasitas tampung ternak sapi potong di agropastura Pulau Timor berdasarkan produksi hijauan, kebutuhan hijauan, populasi ternak, dan laju konversi lahan agropastura. Penelitian ini dilaksanakan di Pulau Timor provinsi Nusa Tenggara Timur Indonesia. Materi penelitian berupa vegetasi hijauan di agropastura dan 120 responden peternak sapi potong. Jenis penelitian adalah deskriptif dengan desain penelitian cross sectional. Data yang dikumpulkan berupa data primer dan data sekunder. Analisis data dilakukan dengan cara membangun sistem dinamis menggunakan Powersim dan mengintepretasi hasil simulasi untuk jangka waktu 15 tahun ke depan. Berdasarkan hasil simulasi sistem dinamis perkembangan populasi sapi potong di agropastura Pulau Timor menunjukkan bahwa kurun waktu 15 tahun mendatang adanya penurunan populasi sapi potong secara signifikan dan mempengaruhi ketersediaan pakan di agropastura menjadi berlebih karena ketiadaan ternak sapi. Hal ini disebabkan karena kematian pedet dan induk sapi masih tinggi, status reproduksi betina rendah, pengeluaran ternak sapi yang tidak mempertimbangkan kemampuan wilayah, dan epidemi sapi yang cukup tinggi. Perbaikan kualitas dan kapasitas input sapi potong perlu dilakukan oleh peternak dan staekholder penternakan.
SIMULASI DAYA DUKUNG LAHAN AGROPASTURA PULAU TIMOR UNTUK KETERSEDIAAN PAKAN TERNAK Fellyanus Haba Ora; Antonius Solo; Yohanis Thonak
JURNAL ILMIAH UNSTAR ROTE Vol 2 No 1 (2026): JURNAL ILMIAH UNSTAR ROTE EDISI 4 FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI TAHUN 2026
Publisher : Universitas Nusa Lontar Rote

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jiur.v2i1.110

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengsimulasi kapasitas tampung ternak sapi potong di agropastura Pulau Timor berdasarkan produksi hijauan, kebutuhan hijauan, populasi ternak, dan laju konversi lahan agropastura. Penelitian ini dilaksanakan di Pulau Timor provinsi Nusa Tenggara Timur Indonesia. Materi penelitian berupa vegetasi hijauan di agropastura dan 120 responden peternak sapi potong. Jenis penelitian adalah deskriptif dengan desain penelitian cross sectional. Data yang dikumpulkan berupa data primer dan data sekunder. Analisis data dilakukan dengan cara membangun sistem dinamis menggunakan Powersim dan mengintepretasi hasil simulasi untuk jangka waktu 15 tahun ke depan. Berdasarkan hasil simulasi sistem dinamis perkembangan populasi sapi potong di agropastura Pulau Timor menunjukkan bahwa kurun waktu 15 tahun mendatang adanya penurunan populasi sapi potong secara signifikan dan mempengaruhi ketersediaan pakan di agropastura menjadi berlebih karena ketiadaan ternak sapi. Hal ini disebabkan karena kematian pedet dan induk sapi masih tinggi, status reproduksi betina rendah, pengeluaran ternak sapi yang tidak mempertimbangkan kemampuan wilayah, dan epidemi sapi yang cukup tinggi. Perbaikan kualitas dan kapasitas input sapi potong perlu dilakukan oleh peternak dan staekholder penternakan.