Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh capital intensity, managerial ownership, dan sales growth terhadap tax avoidance. Tax avoidance merupakan strategi perusahaan dalam meminimalkan beban pajak dengan tetap mematuhi ketentuan perpajakan yang berlaku. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linear berganda. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode pengamatan tertentu. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah tax avoidance, sedangkan variabel independen meliputi capital intensity, managerial ownership, dan sales growth. Hasil penelitian menunjukkan bahwa capital intensity berpengaruh positif terhadap tax avoidance, yang mengindikasikan bahwa semakin besar proporsi aset tetap perusahaan, semakin tinggi peluang perusahaan melakukan penghindaran pajak melalui beban penyusutan. Managerial ownership berpengaruh negatif terhadap tax avoidance, yang menunjukkan bahwa kepemilikan saham oleh manajemen dapat menekan praktik penghindaran pajak karena adanya penyelarasan kepentingan antara manajemen dan pemegang saham. Sementara itu, sales growth berpengaruh positif terhadap tax avoidance, karena peningkatan penjualan berpotensi meningkatkan laba dan beban pajak perusahaan. Secara simultan, capital intensity, managerial ownership, dan sales growth berpengaruh signifikan terhadap tax avoidance.