Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengaruh Variasi Waktu Tahan pada Austenisasi dengan Pendinginan Cepat terhadap Kekerasan dan Ketangguhan Baja AISI 1045 Ediman Ginting; Endarmoko -; Roniyus Marjunus
Jurnal Fisika Indonesia Vol 24, No 1 (2020)
Publisher : Department of Physics Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jfi.v24i1.54038

Abstract

Telah direalisasikan Pengaruh Variasi Waktu Tahan Austenisasi dengan Pendinginan Cepat terhadap Kekerasan dan Ketangguhan Baja AISI 1045. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana pengaruh waktu tahan austenisasi dengan variasi waktu tahan 0 menit, 15 menit, 25 menit, dan 40 menit dilanjutkan pendinginan cepat terhadap kekerasan dan ketangguhan Baja AISI 1045. Baja AISI 1045 diberi perlakuan panas menggunakan furnace dengan suhu austenisasi 830 oC, kemudian didinginkan cepat dengan air ± 3 detik. Baja AISI 1045 diuji menggunakan Universal Hardness Tester Rockwell C untuk uji kekerasan dan Mesin Uji Impak untuk uji ketangguhan. Hasil penelitian diperoleh bahwa nilai kekerasan Baja AISI 1045 meningkat dan nilai ketangguhan menurun. Nilai rata-rata kekerasan terbesar diperoleh pada waktu tahan 40 menit sebesar 75,30±0,9 HRC. Nilai rata-rata ketangguhan terkecil diperoleh pada waktu tahan 40 menit sebesar 0,85±0,04 J/mm2.
Efektivitas Ekstrak Daun Pepaya (Carica papaya L.) Sebagai Inhibitor pada Baja ST37 dalam Medium Korosif NaCl 3% dengan Variasi Waktu Perendaman ramon sanjaya; Ediman Ginting; Agus Riyanto
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol. 6 No. 2 (2018): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Department of Physics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v6i2.177

Abstract

PENGARUH SUHU PADA EKSTRAK DAUN CINCAU HIJAU (CYCLEA BARBATA MIERS) SEBAGAI INHIBITOR KOROSI BAJA PEGAS DAUN intan hani saputri; Ediman Ginting; Dwi Asmi
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol. 6 No. 2 (2018): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Department of Physics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v6i2.185

Abstract

Pengaruh Konsentrasi Ekstrak Kulit Buah Maja (Aegle Marmelos (l.) Corea) terhadap Laju Korosi Baja Karbon API 5L pada Medium NaCl 3% dan H2SO4 3% amilia rasitiani; Ediman Ginting; Pulung Karo karo
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol. 6 No. 2 (2018): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Department of Physics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v6i2.190

Abstract

Pengaruh Penambahan Inhibitor Ekstrak Kopi Dan Waktu Perendaman Terhadap Laju Korosi Pada Baja Karbon Aisi 1020 Dalam Larutan Nacl 3% Hartono Simanjuntak; Ediman Ginting; Suprihatin Suprihatin
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol. 7 No. 2 (2019): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Department of Physics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v7i2.226

Abstract

Ekstrak kopi yang digunakan sebagai inhibitor pada sampel baja karbon AISI 1020, direndam dalam medium korosif NaCl 3%. Dengan memvariasikan waktu perendaman 4 hari dan 8 hari, dan juga konsentrasi inhibitor 0%, 3%, 5% dan 7%. Setelah perlakuan pada sampel diperoleh hasil perhitungan laju korosi yang paling lambat pada sampel AISI 1020 8.7 dan yang paling cepat pada sampel AISI 1020 4.0. Inhibitor yang digunakan mempunyai nilai efisiensi paling tinggi pada sampel AISI 1020 4.7. Hasil karakterisasi XRD menunjukkan bahwa struktur kristal yang terbentuk merupakan fasa Fe murni. Karakterisasi SEM menunjukkan morfologi permukaan sampel, terlihat gumpalan pada sampel. Karakterisasi EDS pada sampel terlihat unsur Oksigen (O) yang mengindikasikan bahwa sampel telah terkorosi.