Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

MANAJEMEN KEPALA MADRASAH DALAM MENINGKATKAN MUTU GURU DI MTS SWASTA RAUDLATUL ULUUM AEK NABARA Jailani Syahputra Siregar
Jurnal Al-Fatih Vol 1 No 1 (2018): Al-Fatih: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol.1 No.1 Januari - Juni 2018
Publisher : STIT Al-Ittihadiyah Labuhanbatu Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen kepala madrasah (perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan) dalam meningkatkan mutu guru di MTs Swasta Raudlatul Uluum Aek Nabara.Secara metodologis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif interaktif dengan berupaya mencari, menganalisis dan membuat interpretasi data yang ditemui melalui studi dokumen, wawancara dan pengamatan. Data yang telah dikumpulkan diperiksa keabsahannya melalui standar keabsahan data berupa keterpercayaan.Teknik analisa data adalah mereduksi, menyajikan dan membuat kesimpulan hasil penelitian.Temuan penelitian ini ada empat, yaitu:Perencanaan yang dilakukan kepala madrasah dalam meningkatkan mutu guru di MTs Swasta Raudlatul Uluum Aek Nabara adalah melalui musyawarah/rapat. Pengorganisasian yang dilakukan kepala madrasah dalam meningkatkan mutu guru di MTs Swasta Raudlatul Uluum Aek Nabaradengan cara mengembangkan dan mendelegasikan tugas secara profesional dan proporsional. Pelaksanaan yang dilakukan kepala madrasah dalam meningkatkan mutu guru di MTs Swasta Raudlatul Uluum Aek Nabaradengan cara memberikan bimbingan, arahan, nasehat, dan motivasi. Dalam hal ini, kepala madrasah selalu memberikan bimbingan yang baik kepada seluruh guru dan warga madrasah, memberikan arahan yang positif, memberikan nasehat bersifat membangun, dan memotivasi segala warga madrasah yang terkait kususnya para guru dalam menjalankan tugasnya selalu berada pada kebaikan.Pengawasan yang dilakukan kepala madrasah dalam meningkatkan mutu guru di MTs Swasta Raudlatul Uluum Aek Nabara dengan cara pengawasan, supervisi dan evaluasi tehadap perencanaan yang telah dilaksanakan. Kata Kunci: Manajemen; Kepala Madrasah; Mutu Guru
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MELAKUKAN SHOLAT SISWA SEKOLAH DASAR Fauzi Ahmad Syawaluddin; Jailani Syahputra Siregar; Betti Megawati; Samsir Samsir
AT-TA'DIB: JURNAL ILMIAH PRODI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol. 13, No. 1 (Juni 2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/tadib.v13i01.495

Abstract

The research aims to see how the influence of developing interactive multimedia-based learning media is to improve the ability to pray. The focus of research for fourth-grade students at SD Negeri 115525 Sigambal. The material to be packaged is the primary material and the core of learning to pray. The packaged components are sound audio, visualization of images, videos, animations, and sentences or text. The teaching media section consists of introductions, media information assistance, teaching materials, assignments, and exam questions. The media is equipped with a button that makes the media move between the sheets of teaching media. Research methods R&D or Research and Development. Field test with the Guttman Scale for smooth scoring. The Guttman scale will generate action with a definite value, divided into two choices, yes or no. The effect of developing interactive multimedia-based learning media can improve the ability to pray for fourth-grade students at SD Negeri 115525 Sigambal has been recognized as eligible to be a teaching medium for grade four elementary school students at SD Negeri 115525 Sigambal
PEMANFAATAN MODEL CTL UNTUK MENINGKATKAN HASIL PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI MAN 1 LABUHANBATU Jailani Syahputra Siregar; Betti Megawati; Fauzi Ahmad Syawaluddin
AT-TA'DIB: JURNAL ILMIAH PRODI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol. 14, No.2 (Desember 2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/tadib.v14i2.1142

Abstract

In Islam education has very important position. One of the most important elements in education is learning. This study aims to see the use of the CTL model in improving the learning outcomes of Islamic Religious Education. It is important to do research because learning Islamic Religious Education is an important lesson in human life. The type of research is descriptive research. The research was conducted at MAN 1 Labuhanbatu with a research focus on learning Islamic Religious Education. Research results if the CTL model takes place in a three-step process. The first step of the process is planning. The second process step is implementation. The third process step is evaluation. From the three steps of the process, it was successful to prove that the use of the CTL model in learning Islamic Religious Education resulted in changes in the situation and condition of the class when learning was carried out. Students are more enthusiastic in participating in learning. Students are more enthusiastic and active in responding to what is conveyed by the teacher. Communication also looks more interactive.
Peningkatan Pemahaman Nilai-Nilai Keislaman Melalui Pembelajaran Aktif di Sekolah Ar Rozaq Rantau Prapat Jailani Syahputra Siregar; Ahmad Habin Sagala; Betti Megawati; Nursalimah; Aswin Syahputra
Servis : Jurnal Pengabdian dan Layanan kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Juni
Publisher : CV. Nature Creative Innovation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58641/servis.v4i2.228

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman nilai-nilai keislaman pada peserta didik di Sekolah Ar Rozaq Rantau Prapat melalui penerapan metode pembelajaran aktif. Permasalahan yang teridentifikasi adalah rendahnya antusiasme dan pemahaman siswa terhadap materi Pendidikan Agama Islam (PAI), yang disebabkan oleh metode pembelajaran yang monoton dan kurang interaktif. Kegiatan dilaksanakan selama satu bulan dengan melibatkan 72 peserta didik dari berbagai jenjang kelas. Metode yang digunakan mencakup: (1) pelatihan guru dalam penerapan pembelajaran aktif berbasis problem-based learning; (2) pendampingan implementasi metode diskusi kelompok dan hafalan terbimbing; (3) simulasi ibadah praktis dan permainan edukatif bertema keislaman. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata pemahaman nilai-nilai keislaman sebesar 38,5% , berdasarkan hasil pre-test dan post-test. Selain itu, motivasi belajar siswa meningkat secara signifikan, ditandai dengan tingkat kehadiran yang meningkat dari 75% menjadi 90%. Kegiatan ini juga berhasil melatih 3 orang guru PAI dalam mengimplementasikan strategi pembelajaran aktif peningkatan pemahaman guru terhadap konsep dan teknik pembelajaran aktif dari rata-rata skor 55,6 menjadi 88,7 (skala 100), atau meningkat sebesar 50,3%. Kesimpulannya, penerapan metode pembelajaran aktif secara efektif mampu meningkatkan pemahaman nilai-nilai keislaman dan antusiasme belajar siswa di Sekolah Ar Rozaq Rantau Prapat.
Islamic Value-Based Transformational Leadership, Digital Transformation, and Quality Culture in Pesantren-Based Madrasah Aliyah Jailani Syahputra Siregar; Betti Megawati; Nursalimah Nursalimah; Ruwaidah Ruwaidah
Journal of General Education and Humanities Vol. 5 No. 4 (2026): August
Publisher : MASI Mandiri Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58421/gehu.v5i4.1676

Abstract

Digital transformation has reshaped educational governance and requires Islamic educational institutions to adapt not only through technological innovation but also through leadership, organizational culture, and quality improvement. In Islamic boarding school-based Madrasah Aliyah, this transformation is more complex because it must preserve Islamic values and institutional identity while responding to rapid technological change. This study aims to synthesize the literature on how Islamic values-based transformational leadership supports digital transformation and quality culture in Islamic educational management. This study employed a Systematic Literature Review (SLR) following the PRISMA 2020 guidelines. Literature published between 2021 and 2026 was retrieved from Scopus, Web of Science, ERIC, ScienceDirect, and Google Scholar. A total of [N] records were identified, [N] duplicates were removed, [N] articles were screened, [N] were excluded after eligibility assessment, and 10 core studies (2023–2026) were included in the final thematic synthesis. The findings reveal four recurring themes: (1) Islamic values as a source of leadership legitimacy, (2) transformational leadership as the driver of digital transformation, (3) quality culture as the outcome of institutionalized organizational practices, and (4) structural and cultural barriers to change. This review proposes a conceptual model in which Islamic values strengthen transformational leadership, which, in turn, supports digital transformation and the institutionalization of a quality culture. The study contributes theoretically by integrating these four dimensions into a coherent framework and provides practical implications for school leaders, Islamic boarding school administrators, and policymakers seeking to strengthen digital transformation while maintaining the distinctive values of Islamic education.