Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Nutrix Journal

PENGALAMAN CAREGIVER DALAM MERAWAT PASIEN PALIATIF DI PANTI WERDHA TULUS KASIH Putri Raissa Hamidah; Nurhayati Siagian
NUTRIX Vol 5 No 1 (2021): Volume 5, Issue 1, 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37771/nj.Vol5.Iss1.525

Abstract

Late adulthood or known as old age, is the final phase of the life development stage. Old age is often identified with a period of decline in various bodily functions and an impact on helplessness. Because of this, many elderly suffer from incurable and life-threatening diseases known as palliative diseases. Many families of elderly patients who have palliative diseases feel unable to care for their patients at home, and finally, choose to leave elderly palliative patients at the Wredha Home because patients depend on the help of others for care to fulfill their needs and to carry out their daily activities accompanied by a caregiver at the Wredha Home. This reasearch was to ascertain an expertises felt by caregivers in caring for palliative patients at the Tulus Kasih Home. This research uses qualitative methods, data collection using interview methods with structured guides, and a purposive sampling technique that includes four participants. The result of this study covered six themes: the caregiver's understanding of palliative patients, what the palliative patients needs, what difficulties the caregiver experiences when giving action to elderly palliative patients, the caregiver's response when having difficulty caring for palliative patients, what efforts are made by the caregiver when having difficulty caring for palliative patients, and the efforts made by the caregiver in increasing the action for palliative patients.
PENGETAHUAN SIKAP DAN PERILAKU REMAJA PUTRI TERHADAP PERSONAL HYGINE PADA SAAT MENSTRUASI DI SMP NEGERI 3 PARONGPONG KABUPATEN BANDUNG BARAT Jane Mona Lisa Simanjuntak; Nurhayati Siagian
NUTRIX Vol 4 No 1 (2020): Volume 4, Issue 1, 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37771/nj.Vol4.Iss1.425

Abstract

Personal hygiene at the time of menstruation should be observed in order to avoid the health problems of reproductive organs. This research aims to know the knowledge, attitudes and behavior of the students to personal hygiene during menstruation in Junior High School 3 Parongpong District, West Bandung. The research method is a quantitative descriptive with purposive sampling method. A research sample is a students of junior high school 3 Parongpong as many as 92 girls. Data collection uses 25 questions for knowledge, 20 statements for attitudes and 25 statements for behavior. The results of the study found that the respondent had a lack of knowledge about personal hygiene during menstruation (95.7%). The attitude of students supports personal hygiene during menstruation (51.5%). Students who has a behavior relatively poor about personal hygiene during menstruation (68.5%). Hopefully this research can be the input and guidance for the school to provide facilities in schools such as handwashing, tissue, and the availability of sanitary pads in women's toilets, nurses and local health workers provide health promotion to the young women about the importance of personal hygiene during menstruation. Keywords: Attitude, Behavior, Knowledge, Menstruation, Personal hygiene. Personal hygiene pada saat menstruasi perlu diperhatikan supaya terhindar dari masalah kesehatan organ reproduksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan, sikap dan perilaku siswi terhadap personal hygiene pada saat menstruasi di SMP Negeri 3 Parongpong Kabupaten Bandung Barat. Metode penelitian adalah deskriptif kuantitatif dengan metode pengambilan sampel purposive sampling. Sampel penelitian adalah siswi SMP Negeri 3 Parongpong sebanyak 92 siswi. Pengumpulan data menggunakan 25 pertanyaan untuk pengetahuan, 20 pernyataan untuk sikap dan 25 pernyataan untuk perilaku yang telah diadaptasi. Hasil penelitian yang di dapati yaitu responden memiliki pengetahuan yang kurang mengenai personal hygiene pada saat menstruasi (95,7%). Sikap siswi yang mendukung personal hygiene ketika menstruasi (51,5%). Siswi yang memiliki perilaku kurang baik mengenai personal hygiene pada saat menstruasi (68,5%). Diharapkan penelitian ini bisa menjadi masukan dan pedoman untuk pihak sekolah dalam memberikan fasilitas di sekolah seperti tempat mencuci tangan, tisu, dan ketersediaan pembalut di toilet wanita, perawat dan tenaga kesehatan setempat memberikan promosi kesehatan kepada remaja putri tentang pentingnya personal hygiene pada saat menstruasi. Kata Kunci: Menstruasi, Personal hygiene, Pengetahuan, Perilaku, Sikap
Hubungan Pengetahuan dan Sikap tentang Kesehatan Reproduksi dengan Perilaku Seks Pra-nikah pada Remaja Malau, Erlin Angeline; Siagian, Nurhayati
NUTRIX Vol 8 No 1 (2024): Volume 8, Issue 1, 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37771/nj.v8i1.1098

Abstract

Lack of knowledge of adolescents about reproductive health and premarital sex affects the attitudes and behaviors of adolescents who ignore aspects of reproductive health and pre-marital sex. In the growth and development of adolescents, there are many things they want to know or try to do new things that are against even prohibited actions without thinking about the consequences. Cases of premarital sex in adolescents are currently found in Indonesia which affects their reproductive health. Researchers aim to determine the relationship between knowledge and attitudes about reproductive health with premarital sex behavior in adolescents. Quantitative research method with descriptive correlation type, using purposive sampling technique using the slovin formula in taking samples participating 102 adolescents. The results of this study, knowledge and attitudes about reproductive health are simultaneously significantly related to premarital sexual behavior in adolescents. Therefore, it is important to provide knowledge about reproductive health and attitudes towards premarital sex behavior so that adolescents do not ignore aspects of reproductive health and pre-marital sex. Kurangnya pengetahuan remaja mengenai kesehatan reproduksi dan seks pra-nikah mempengaruhi sikap dan perilaku remaja yang mengabaikan aspek kesehatan reproduksi dan seks pra-nikah. Dalam tumbuh kembang remaja banyak hal yang ingin remaja ketahui atau mencoba melakukan hal-hal baru yang sifatnya menentang bahkan tindakan yang terlarang tanpa memikirkan konsekuensinya. Kasus seks pranikah di remaja saat ini sudah banyak sekali ditemukan di indonesia yang mempengaruhi pada kesehatan reproduksi remaja. Peneliti bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap tentang kesehatan reproduksi dengan perilaku seks pranikah pada remaja. Metode penelitian kuantitatif dengan jenis deskriptif korelasi, menggunakan teknik purposive sampling dengan menggunakan rumus slovin dalam mengambil sampel yang berpartisipasi 102 remaja. Hasil dari penelitian ini, pengetahuan dan sikap tentang kesehatan reproduksi secara simultan berhubungan signifikan terhadap perilaku seks pranikah pada remaja. Oleh karena itu pentingnya diberikan pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi dan sikap menghadapi perilaku seks pra-nikah agar remaja tidak mengabaikan aspek tentang kesehatan reproduksi dan seks pra-nikah.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap tentang Gizi Seimbang pada Siswa Sekolah Menegah Pertama Pasaribu, Grace; Siagian, Nurhayati
NUTRIX Vol 8 No 2 (2024): Volume 8, Issue 2, 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37771/nj.v8i2.1205

Abstract

Pengetahuan gizi dapat membantu remaja menentukan makanan bergizi dan memahami makanan yang tidak sehat yang dapat menyebabkan penyakit. Remaja yang memiliki pengetahuan dan sikap yang baik mengenai gizi secara benar akan berpengaruh pada sikap remaja dalam kebiasaan makan yang apabila hal itu tidak disadari mengakibatkan risiko-risiko kesehatan yang akan mereka alami di kemudian hari. Tujuan penelitian ini adalah guna mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap tentang gizi seimbang pada anak SMP kelas VII dan VIII di Perguruan Advent Parompong. pada penelitian ini, menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian ialah korelasi deskriptif. Penelitian memakai metode studi yaitu cross sectional menggunakan uji Chi-Square. Subjek penelitian terdiri dari siswa SMP kelas VII dan VIII di Perguruan Advent Parompong. Hasil Analisa menunjukkan bahwa hasil rata-rata pengetahuan itu sebesar 77,8%, dan hasil rata-rata dari sikap itu sebanyak 81,6%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah dalam hal tingkat pengetahuan tentang gizi seimbang dan sikap gizi seimbang sebanyak 0,814. Disimpulkan hasil penelitian dalam hal sikap tentang gizi seimbang tidak ada hubungan yang signifikan . Selanjutnya saran bagi responden untuk tetap mempertahankan atau bahkan meningkatkan pengetahuan dan sikap. Kata Kunci : Gizi Seimbang, Sikap, Pengetahuan
Perbedaan Tingkat Pengetahuan Tentang Pemberantasan Sarang Nyamuk Demam Berdarah Dengue Berdasarkan Metode Ceramah dan Video Animasi Pada Siswa Sekolah Dasar Angellica, Angellica; Siagian, Nurhayati
NUTRIX Vol 9 No 1 (2025): Volume 9, Issue 1, 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37771/nj.v9i1.1295

Abstract

Kasus Demam Berdarah Dengue masih tinggi di Indonesia, termasuk pada anak usia sekolah dasar yang memiliki tingkat pengetahuan rendah terkait pemberantasan sarang nyamuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat pengetahuan siswa setelah diberikan edukasi menggunakan metode ceramah dan video animasi. Desain penelitian adalah kuasi eksperimen dengan pendekatan posttest only control group. Sampel terdiri dari 54 siswa kelas V yang dibagi secara acak ke dalam dua kelompok. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Mann-Whitney. Hasil menunjukkan rata-rata skor pengetahuan kelompok video animasi sebesar 89 dan ceramah sebesar 86, dengan nilai p = 0,137. Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua metode, sehingga keduanya dianggap sama efektif. Edukasi kesehatan di sekolah dapat memanfaatkan kombinasi metode ceramah dan video animasi. Penelitian lanjutan disarankan menggunakan desain pretest-posttest dan sampel yang lebih besar. Dengue fever cases remain high in Indonesia, especially among elementary school students who often have limited knowledge about mosquito nest eradication. This study aimed to examine if there is a difference in students’ knowledge levels after receiving health education through lecture or animated video methods. The study used a quasi-experimental design with a posttest only control group approach. A total of 54 fifth-grade students were randomly assigned to either the lecture or animated video group. Data were collected using a questionnaire and analyzed with the Mann-Whitney test. The results showed that the average knowledge score in the animated video group was 89, while the lecture group scored 86, with a p-value of 0.137. The difference was not statistically significant, indicating that both methods were equally effective. Combining both approaches in school health education could enhance learning outcomes. Further research using a pretest-posttest design and a larger sample size is recommended.