Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Media Pustakawan

Peningkatan Status dan Eksistensi Profesi Pustakawan Indonesia melalui Publikasi Bidang Kepustakawanan Wahid Nashihuddin
Media Pustakawan Vol 24, No 1 (2017): Maret
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.576 KB) | DOI: 10.37014/medpus.v24i1.166

Abstract

Menulis merupakan kegiatan intelektual pustakawan yang banyak memberikan manfaat bagi pustakawan. Pustakawan adalah tenaga profesional perpustakaan yang dituntut untuk senantiasa mengembangkan protensi diri dan profesinya secara berkelanjutan. Melalui publikasi/karya tulis, nama pustakawan akan selalu dikenal dan dikenang oleh masyarakat. Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan: 1) konsep teori yang terkait dengan status dan eksistensi profesi pustakawan Indonesia melalui publikasi bidang kepustakawanan; 2) kondisi publikasi/karya tulis pustakawan Indonesia; (3) upaya memotivasi pustakawan untuk menulis dan menghasilkan karya tulis; dan (4) literasi informasi pustakawan dan masyarakat Indonesia. Tulisan ini bersifat diskriptif, yang bersumber dari studi literatur dan hasil pemikiran, pengalaman, pengamatan penulis sebagai pustakawan. Tulisan ini diharapkan dapat memberikan inspirasi dan motivasi bagi pustakawan untuk rajin dan gemar menulis, serta memberikan pengetahuan kepada pustakawan bahwa karya tulis dapat meningkatkan status dan eksistensi profesi pustakawan Indonesia.
Deskripsi Program Studi dan Kompetensi Mahasiswa Ilmu Perpustakaan dan Informasi di Indonesia Wahid Nashihuddin; Kadek Aryana Dwi Putra; Fauzan Hidayatullah
Media Pustakawan Vol 27, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37014/medpus.v27i2.1011

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) daftar perguruan tinggi penyelenggara Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi (IPI); (2) deskripsi kompetensi mahasiswa IPI di Indonesia; (3) hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penyusunan kompetensi mahasiswa IPI di Indonesia berdasarkan informasi di website lembaga. Data penelitian diolah menggunakan pendekatan kualitatif, dengan analisis deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui studi literatur dan penelusuran informasi pada Pangkalan Data Kemenristekdikti dan website Prodi IPI di Indonesia melalui database Google. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) ada sejumlah 48 perguruan tinggi penyelenggara Prodi IPI di Indonesia – dari  sejumlah perguruan tinggi tersebut, diketahui ada keragaman nama prodi (11 prodi) dan nama fakultas (23 fakultas) yang menaungi pendidikan IPI; (2) ada perbedaan deskripsi kompetensi mahasiswa dan lulusannya berdasarkan informasi pada website Prodi IPI di Indonesia, baik berdasarkan klaster kompetensi (kompetensi utama, kompetensi pendukung, kompetensi lain), kompetensi umum, maupun kompetensi profesi lulusannya; (3) dalam penyusunan kompetensi mahasiswa, perguruan tinggi perlu memperhatikan tiga hal penting, yaitu aspek pembelajaran (berbasis kompetensi, mandiri, kolaboratif); evaluasi berkala terhadap kredit semester dan kurikulum pembelajaran IPI; dan menyesuaikan kebutuhan pasar atau dunia kerja. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa IPI merupakan ilmu yang selalu mengikuti perkembangan iptek dan kebutuhan informasi masyarakat.