Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : SENEMA

PENYULUHAN TERKAIT PENGGUNAAN AKUN SOSIAL MEDIA, PENGURANGAN PENGGUNAAN BAHAN PLASTIK SERTA PROTOKOL KESEHATAN PADA TOKO WISNU KENCANA DI MASA PANDEMI COVID-19 Ni Putu Lisa Ernawatiningsih; Komang Dibia Suwardewa
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN MASYARAKAT (SENEMA) Vol 1 No 2 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN MASYARAKAT (SENEMA)
Publisher : Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi Pandemi COVID-19 membuat Toko Wisnu Kencana mengalami penurunan omset penjualan. Penjualan adalah sumber hidup dari suatu perusahaan, karena dari penjualan dapat memperoleh laba untuk meningkatkan perusahaan. Berkurangnya jumlah konsumen menuntut pelaku UMKM untuk memasarkan produk secara maksimal. Maka penggunaan sosial media pada masa pandemi Covid-19 ini adalah jalan untuk menarik konsumen dengan upaya memperluas target pasar dan meningkatkan omset penjualan.Berdasarkan observasi Penggunaan plastik telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari manusia. Sifatnya yang ringan dan kuat membuat plastik praktis digunakan. Di samping itu, sampah plastik dapat mengancam kesehatan dan keseimbangan lingkungan. Demikian juga dengan kantong plastik yang selalu hadir ketika ada konsumen yang berbelanja. Ternyata semakin banyak penggunaan kantong plastik memiliki dampak kepada tatanan kehidupan baik secara langsung atau pun tak langsung. Bila limbah plastik tersebut tidak didaur ulang dengan benar maka akan dibiarkan menuju laut yang tentunya dapat merusak ekosistem laut (Yannuar, 2019). Seperti pada UMKM Toko Wisnu Kencana, belum mengurangi penggunaan bahan plastik dan masih menggunakan kantong plastik yang tidak ramah lingkungan. Serta penerapan protokol kesehatan sepertimenggunakan masker, penggunaan handsanitizer untuk mencegah penularan Covid-19.
UPAYA PENINGKATAN EKSISTENSI DAN MENJAGA KEBERLANJUTAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) DI DESA SEMBUNG Ni Putu Lisa Ernawatiningsih; Ni Kadek Sri Jahnawi Dewi; Ni Putu Regina Handayani
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN MASYARAKAT (SENEMA) Vol 2 No 1 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN MASYARAKAT (SENEMA)
Publisher : Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) adalah usaha produktif yang dimiliki perorangan maupun badan usaha yang telah memenuhi kriteria sebagai usaha mikro. Secara lebih jelas, pengertian UMKM diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia No. 20 Tahun 2008 tentang UMKM. Dalam UU tersebut disebutkan bahwa UMKM adalah sesuai dengan jenis usahanya yakni usaha mikro, usaha kecil dan usaha menengah. Biasanya, penggolongan UMKM adalah dilakukan dengan batasan omset per tahun, jumlah kekayaan atau aset, serta jumlah karyawan. Sedangkan usaha yang tak masuk sebagai UMKM adalah dikategorikan sebagai usaha besar. Salah satu usaha wirausaha yang berlokasi di Banjar Dajan Peken nomor 25 adalah Warung jaje gina dan jaje uli. Berdasarkan analisis permasalahan yang dihadapi yaitu menurunnya omset penjualan karena banyak persaingan maka tim pengabdi akan melaksanakan pengabdian masyarakat di UMKM Warung Jaje Pak Seri dengan pembuatan banner dan pemberian stiker logo dengan alamat. Hasil program kerja yang telah dilaksanakan mengenai program pemberdayaan masyarakat dalam bidang UMKM di Desa Sembung, Mengwi diketahui bahwa kegiatan telah terlaksana dengan baik yang dilihat dari antusias masyarakat yang datang mengikuti sosialisasi tersebut.
UPAYA PENINGKATAN KUALITAS KERJA KARYAWAN BAGIAN SPAREPARTS DI UD. SURYA PRAMARTHA MOTOR MELALUI KNOWLEDGE SHARING Ni Putu Lisa Ernawatiningsih; Ida Bagus Putra Jaya
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN MASYARAKAT (SENEMA) Vol 2 No 2 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN MASYARAKAT (SENEMA)
Publisher : Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penulisan laporan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas kerja karyawan di UD. Surya Pramartha Motor melalui kegiatan knowledge sharing antar karyawan serta membantu untuk menangani komplain dari pelanggan dengan membentuk program Manajemen Relasi Pelanggan (MRP). Metode yang digunakan untuk meningkatan pemahaman staff adalah dengan memberikan penyuluhan, pelatihan serta pendampingan. Metode penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan dan mengembangkan pengetahuan staff mengenai tugas serta tanggung jawabnya dalam bekerja. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah pelatihan kepada staff terkait sparepart telah berhasil ditingkatkan melalui kegiatan penyuluhan, pelatihan, pendampingan, dan membentuk program Manajemen Relasi Pelanggan (MRP) sebagai sarana untuk mewadahi keluhan maupun masukan dari setiap pelanggan. Adapun faktor-faktor yang membantu keberhasilan ini yaitu pimpinan perusahaan yang mendukung kegiatan ini, staff menerima dengan baik setiap saran yang diberikan pada saat kegiatan pengabdian masyarakat, serta tersedianya fasilitas yang memadai seperti komputer, handphone dan jaringan interner dalam menunjang keberhasilan program tersebut.
UPAYA PEMBUATAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) DAN PEMBUKUAN SEDERHANA MELALUI GOOGLE SPREADSHEET PADA DE LA VEGA ORGANIC ARTISANAL DESSERTS UBUD Ni Putu Lisa Ernawatiningsih; Ni Made Widiantari
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN MASYARAKAT (SENEMA) Vol 3 No 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN MASYARAKAT (SENEMA)
Publisher : Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

De La Vega Organic Artisanal Desserts Ubud merupakan usaha mikro, kecil dan menengah yang bergerak di bidang food and beverage dengan fokus utama menghidangkan desserts berbahan dasar dari bahan organik. Selama melakukan observasi secara langsung pada De La Vega Organic Artisanal Desserts Ubud ditemukan beberapa permasalahan yakni belum adanya Standar Operasional Prosedur (SOP) yang mengatur karyawan dalam bekerja sehingga beberapa kali karyawan terlihat kurang fokus dan terdeteksi menutup toko sebelum jam tutup tanpa adanya konfirmasi pada atasan. Terdapat permasalahan lain yaitu proses pencatatan pembukuan harian mencakup penjualan harian dan pengeluaran masih dilakukan secara manual pada nota dan kwitansi yang sewaktu-waktu dapat hilang dan kurang efektif untuk diterapkan. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini yaitu untuk meningkatkan kinerja karyawan dan kerapian pencatatan pembukuan harian. Metode yang digunakan yaitu mulai dari tahap perkenalan, pelaksanaan yaitu melalui pembuatan SOP bersama Owner, pendampingan pengimplementasian SOP, pengoptimalan pembukuan harian melalui Google Spreadsheet dan pendampingan kepada karyawan terkait pembuatan pembukuan harian sederhana pada Google Spreadsheet serta tahap terakhir yaitu evaluasi. Berdasarkan serangkaian kegiatan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa dengan adanya SOP terhitung efektif untuk meningkatkan kinerja karyawan dan pembuatan pembukuan sederhana pada Google Spreadsheet dapat meningkatkan kerapian pencatatan pada De La Vega Organic Artisanal Desserts Ubud.
UPAYA PEMBUATAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) PELAYANAN DAN PRODUKSI UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS DAN KONSISTENSI DI USAHA THE SNACKRISIS Ni Putu Lisa Ernawatiningsih; Fredirius Kasman
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN MASYARAKAT (SENEMA) Vol 3 No 2 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN MASYARAKAT (SENEMA)
Publisher : Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Snackrisis, sebuah usaha keripik pisang yang berlokasi di Kabupaten Gianyar, Bali, menghadapi berbagai tantangan terkait penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam pelayanan dan produksi. Masalah utama yang diidentifikasi meliputi ketidakkonsistenan penerapan SOP dan kualitas fasilitas serta standar pelayanan yang tidak memadai. Observasi dan wawancara dengan pemilik serta karyawan mengungkapkan adanya kekurangan dalam pelatihan, dokumentasi SOP yang tidak lengkap, serta pengawasan yang lemah. Sebagai solusi, program perbaikan dilakukan dengan langkah-langkah seperti penyusunan dan pembaruan dokumentasi SOP, pengembangan dan pelaksanaan pelatihan karyawan, serta optimalisasi fasilitas produksi. Pengawasan rutin dan evaluasi juga diterapkan untuk memastikan kepatuhan terhadap SOP dan peningkatan kualitas produk. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam efisiensi produksi, konsistensi kualitas produk, dan kepuasan pelanggan, yang didukung oleh partisipasi aktif dari owner dan karyawan. Program ini berhasil meningkatkan kinerja The Snackrisis, memperkuat posisi usaha di pasar, dan mempersiapkan perusahaan untuk menghadapi tantangan di masa depan.