Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Prosiding Seminar Biologi

Deteksi Methicillin Resistant Staphylococcus aureus (MRSA) Pada Pasien Rumah Sakit Universitas Hasanuddin Dengan Metode Kultur Nismawati Nismawati; Rizalinda Sjahril; Rosana Agus
Prosiding Seminar Biologi Vol 4 No 1 (2018): Prosiding Seminar Nasional Megabiodiversitas Indonesia
Publisher : Jurusan Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/psb.v4i1.5932

Abstract

Methicillin-Resistant Staphylococcus aureus (MRSA) resisten terhadap beberapa kelas antibiotik, sehingga merupakan agen penting dari infeksi nosokomial yang sering dikaitkan dengan peningkatan mortalitas dan biaya kesehatan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan deteksi dini pada pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) sebagai salah satu upaya pengendalian infeksi untuk mencegah penyebaran MRSA di lingkungan rumah sakit. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptik analitik dengan teknik Accidental sampling. Pengambilan sampel dilaksanakan di IGD RS Universitas Hasanuddin dan pengamatan dilaksanakan di laboratorium Mikrobiologi RS Universitas Hasanuddin Makassar. Sampel yang diperoleh dari 68 pasien ditanam pada media Nutrient Agar (NA) yang selanjutnya dilakukan pewarnaan gram dan uji biokoimia dengan menggunakan media Manitol Salt Agar (MSA) dan uji koagulase, setelah ditemukan isolat Staphylococcus aureus selanjutnya dilakukan uji sensitivitas terhadap antibiotik cefoxitin 30 µg. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ditemukan Methicillin Resistant Staphylococcus aureus (MRSA) pada pasien IGD Rumah Sakit Universitas Hasanuddin. Dari 68 sampel diperoleh 13 sampel  (19,1%) membawa Staphylococcu aureus, yang terdiri dari  4 sampel (5,9%) positir MRSA, dan 9 sampel (13,2%) senstif terhadap antibiotik cefoxitin 30 µg.
Pengaruh jenis susu terhadap spesies bakteri asam laktat pada dangke asal Kabupaten Enrekang Nurwilda Kaswi; Mochammad Hatta; Rizalinda Sjahril
Prosiding Seminar Biologi Vol 6 No 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOLOGI DI ERA PANDEMI COVID-19 (OKTOBER 2020)
Publisher : Jurusan Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/psb.v6i1.15884

Abstract

Dangke merupakan makanan khas masyarakat Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, Indonesia yang terbuat dari susu berbahan dasar susu sapi atau susu kerbau. Susu merupakan salah satu produk makanan yang secara alami mengandung bakteri asam laktat (BAL). BAL yang berasal dari susu bermanfaat sebagai probiotik dan umumnya Genus Lactobacilli dan Bifidobacteria yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan mikroflora usus dan menstimulasi sistem kekebalan tubuh inangnya. Spesies BAL yang paling sering teridentifikasi pada dangke asal Kabupaten Enrekang adalah Lactobacillus acidophilus dan Lactobacillus plantarum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh jenis bahan dasar susu terhadap spesies BAL pada dangke asal Kabupaten Enrekang. Pada penelitian ini ditemukan sebanyak 9 isolat teridentifikasi bakteri Lactobacillus acidophilus dan 5 isolat teridentifikasi bakteri Lactobacillus plantarum yang terdapat pada sampel dangke susu sapi dan dangke susu kerbau, sehingga disimpulkan bahwa BAL spesies Lactobacillus acidophilus dan Lactobacillus plantarum tidak dipengaruhi oleh perbedaan jenis susu yang merupakan bahan dasar dangke asal Kabupaten Enrekang.