Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Pencegahan Premenstrual Syndrome (PMS) pada Siswi SMK N X Jakarta Timur 2016 Nurmilasari M.Kes; Yenni Ariestanti
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 6, No 2 (2016): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (801.398 KB) | DOI: 10.52643/jbik.v6i2.31

Abstract

Premenstrual Syndrome (Sindrom Pramenstruasi) adalah kumpulan gejala fisik, psikologis, dan emosi yang terkait dengan siklus menstruasi. Premenstrual syndrome (PMS) merupakan gangguan yang umum terjadi pada WUS, namun berdampak pada aktivitas sosial dan prestasi di sekolah. Perilaku untuk mengurangi  terjadinya sindrome premenstruasi sangat diperlukan. Untuk mengurangi kejadian sindrome premenstruasi dengan cara minum obat, jika payudara sakit atau kepala pusing, perut sakit langsung mengompresnya dengan air hangat, istirahat cukup, olahraga, dan mengatur pola makan.  Tujuan penelitian mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan Premenstrual Syndrome (PMS) pada siswi SMK N X Jakarta Timur 2016. Metode penelitian: Jenis Penelitian ini kuantitatif dengan rancangan cross sectional, Sampel dalam penelitian berjumlah 130 orang siswi kelas X terdiri 5 Jurusan dengan metode simple random sampling. Cara pengumpulan data dengan metode kuesioner, analisis  data menggunakan analisis deskriptif, analitik dengan chi square, waktu Februari --Juni 2016. Hasil penelitian terdapat 130 responden pada siswi SMK N X Jakarta Timur, Perilaku baik Remaja Putri dalam mengatasi pencegahan premenstrual syndrome adalah 68 responden (52,3%). Faktor – faktor yang berhubungan dengan perilaku premenstrual syndrome secara bermakna adalah umur, pengalaman, sumber ekonomi, pengetahuan, sikap, sumber informasi, pengaruh teman sebaya, dan peran petugas kesehatan pada siswi SMK N X Jakarta Timur. Kesimpulan bahwa Perilaku Remaja Putri Dalam mengatasi pencegahan premenstrual syndrome cukup baik dan semua faktor yang diteliti berhubungan secara bermakna seperti umur, pengalaman, sumber ekonomi, pengetahuan, sikap, sumber informasi, pengaruh teman sebaya, dan peran petugas kesehatan. Saran diharapkan bisa menggali lebih dalam hubungan tingkat pengetahuan perilaku pencegahan premenstrual syndrome.
Risk Factors for Anemia in Pregnant Women at Hj Ida Maternity Clinic, Bogor Regency, 2022 yelaruci; Atik Kridawati; Yenni Ariestanti
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/2fwjg004

Abstract

Anemia in pregnant women is a maternal health problem influenced by various risk factors, making it an important focus in nursing and midwifery studies. Understanding these factors is necessary to support prevention efforts and improve health. This study aims to determine the risk factors for anemia in pregnant women. This is a descriptive analytical study using a cross-sectional approach. The sample consisted of 145 pregnant women. Data were collected using questionnaires, medical records or KIA books, and upper arm circumference measurements. Data analysis was performed using logistic regression. Knowledge, parity, chronic energy deficiency, dietary patterns, and iron supplement adherence were associated with anemia (p < 0.05), while education, age, and occupation were not (p > 0.05). Furthermore, parity, dietary patterns, and iron supplement adherence were simultaneously associated with anemia (p < 0.05), with dietary patterns being the dominant variable. There is a relationship between knowledge, parity, chronic energy deficiency, diet, and FE intake compliance with the incidence of anemia, while education, age, and occupation show no relationship. Furthermore, there is a simultaneous relationship between parity, diet, and FE intake compliance with the incidence of anemia, and diet is the dominant variable.