Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KEBUTUHAN DAN PERMINTAAN TERHADAP LAYANAN KESEHATAN MATA: SEBUAH SURVEI DARI PENDUDUK SURABAYA Umi Nur Khasanah
TEKNOLOGI MEDIS DAN JURNAL KESEHATAN UMUM Vol 2 No 2 (2018): Medical Technology and Public Health Journal September 2018
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/mtphj.v2i2.575

Abstract

Healthcare institutions should take into account the needs of the community for the servicesprovided to be effective. The research aims to find out the needs and needs of the public on eye healthservices in Surabaya. A survey involved 59 respondents (from Wonokromo, Gayungsari, Jemursari,and Darmahusada) in May of 2017. The research instrument was a questionnaire. Data analysisusing descriptive statistical test. The research indicates that respondents need eye health servicesinclude good and professional services (27.10%), friendly human resources (32.20%), completelaboratory (39.00%), information system (44.10%), willingness to use (79.70%), good service system(37.30%), unreliable human resources and cost and distance factors respectively 28.80%, staffcounseling (54.20%), treatment (76, 30%), puskesmas (30.50%), clinics (16.90%), taking medicine(36.00%), Eye Hospital in Undaan (37.00%), close to home (20.00%). The study recommends thatsurvey results can be used as a reference for hospital management in developing eye health servicesin line with community expectations.
Analisis Berpikir Kritis Peserta Didik Dalam Pembelajaran Sejarah Di SMA Negeri 1 Sukoharjo Umi Nur Khasanah; Djono
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 2 (2026): Mei-Agustus, Sustainable Development Goals (SDGs): Multidisciplinary Perspectiv
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/x7jr3531

Abstract

Penelitian ini mengkaji kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran sejarah di SMA Negeri 1 Sukoharjo dan mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi perkembangannya. Dengan menggunakan studi kasus deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara, kuesioner, tes berpikir kritis, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa secara umum menunjukkan kemampuan berpikir kritis yang moderat hingga tinggi, dengan skor rata-rata 73,74. Kinerja yang kuat ditemukan dalam analisis, interpretasi, dan evaluasi, sedangkan penjelasan dan inferensi masih kurang berkembang. Strategi pembelajaran yang berpusat pada siswa, termasuk Pembelajaran Berbasis Masalah, diskusi, debat, analisis sumber sejarah, dan pendekatan pembelajaran mendalam, secara efektif meningkatkan kemampuan berpikir kritis dengan mendorong penalaran berbasis bukti dan argumentasi logis. Faktor pendukung meliputi strategi pengajaran yang tepat, bimbingan guru, sumber belajar yang memadai, kegiatan literasi, dan partisipasi aktif siswa. Sementara itu, motivasi siswa yang terbatas, waktu pembelajaran yang tidak mencukupi, dan perubahan kurikulum diidentifikasi sebagai hambatan utama. Studi ini menyimpulkan bahwa pengajaran sejarah yang reflektif, analitis, dan berpusat pada siswa memainkan peran penting dalam menumbuhkan kemampuan berpikir kritis siswa.