Kenfitria Diah W
IKIP PGRI SEMARANG

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS KEMAMPUAN PENGUASAAN KOSA KATA BARU PADA ANAK POS PAUD MUTIARA SEMARANG MELALUI METODE GLENN DOMAN Prasetyo, Agung; Yulianti, Fitri; Diah W, Kenfitria; Octavia I., Nurul
PAUDIA Vol 1, No 1 (2011)
Publisher : PAUDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian.  “Analisis Kemampuan Penguasaan Kosa Kata Baru pada Anak Pos PAUD Mutiara Semarang melalui Metode Glenn Doman”.  Jurusan Pendidikan Anak Usia Dini IKIP PGRI Semarang.  Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui metode pengajaran yang paling tepat diterapkan untuk mengajarkan kemampuan membaca pada anak usia dini, dan (2) untuk mengetahui penerapan metode Glenn Doman untuk mengajarkan kosa kata baru bagi anak usia dini di Pos PAUD Mutiara Semarang. Penelitian yang dilakukan ini merupakan penelitian jenis kualitatif yang difokuskan pada satu fenomena saja yang akan ditelaah secara mendalam.  Populasi dari penelitian ini adalah sejumlah 67 orang anak murid Pos PAUD Mutiara Semarang, terbagi dalam 2 kelompok: PAUD Kecil (24 anak) dan PAUD Besar (43 anak).  Yang menjadi sampel penelitian adalah anak di kelompok PAUD besar.  Karena jumlah populasinya yang kurang dari 100 orang, maka keseluruhan populasi di kelompok PAUD besar akan dijadikan sebagai sampel dalam penelitian ini. Berdasarkan proses penelitian yang dilalui, ditemukan fakta-fakta untuk menjawab permasalahan yang diajukan dalam Rumusan Masalah sebagai berikut: 1) mengetahui metode pengajaran yang paling tepat diterapkan untuk mengajarkan kemampuan membaca pada anak usia dini adalah Metode Glenn Doman, dan (2) penerapan metode Glenn Doman untuk mengajarkan kosa kata baru bagi anak usia dini di Pos PAUD Mutiara Semarang menghasilkan data bahwa pada Tahap I diperoleh rata pencapaian sebesar 61,4 %,  62,3 % pada Tahap II, dan 66,5 % pada Tahap III.  Peneliti menyarankan beberapa hal, yaitu: 1). galilah lebih dalam dan lebih banyak lagi macam metode pembelajaran untuk anak usia dini, dan 2). Kepada peneliti selanjutnya diharapkan dapat mencobakan Metode Glenn Doman tersebut pada anak TK, sehingga keempat tahapnya dapat diterapkan secara maksimal.   Kata kunci: metode Glenn Doman, Pos PAUD non-Formal Mutiara Kalicari Semarang
ANALISIS KEMAMPUAN PENGUASAAN KOSA KATA BARU PADA ANAK POS PAUD MUTIARA SEMARANG MELALUI METODE GLENN DOMAN Prasetyo, Agung; Yulianti, Fitri; Diah W, Kenfitria; Octavia I., Nurul
PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 1, No 1 (2011)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v1i1.262

Abstract

Pembangunan gudang logistik Polres Lamongan, sebagai salah satu elemen infrastruktur publik, perlu dilakukan pengawasan dengan tingkat efisiensi yang tinggi untuk mendukung kebutuhan operasional kepolisian. Beberapa masalah operasional telah muncul yang menghambat penyelesaian tepat waktu. Salah satu masalah utama yang dihadapi adalah keterlambatan dalam pengiriman material yang sangat mempengaruhi kelancaran pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keterlambatan dalam proyek pembangunan Gudang Logistik Polres Lamongan, dengan fokus pada peran kontraktor, supplier, konsultan, dan pemilik proyek. Melalui pendekatan kuantitatif, penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang dapat menyebabkan keterlambatan proyek konstruksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis regresi linier berganda untuk menentukan hubungan antara variabel independen (lingkungan kerja, keterlambatan material, peralatan, tenaga kerja, dan perubahan desain) dengan keterlambatan pelaksanaan pekerjaan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor tenaga kerja memiliki pengaruh terbesar terhadap keterlambatan proyek, dengan nilai beta 0,455, diikuti oleh perubahan desain yang memiliki pengaruh positif meskipun kecil. Sementara itu, faktor lingkungan kerja, keterlambatan material, dan peralatan tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Untuk mengatasi keterlambatan, penelitian ini merekomendasikan perbaikan dalam koordinasi antar pihak terkait, manajemen sumber daya yang lebih baik, dan perencanaan yang lebih matang. Penelitian ini memberikan wawasan yang penting untuk meningkatkan pengelolaan proyek konstruksi dan mencegah keterlambatan yang tidak terduga pada proyek-proyek serupa di masa depan.