Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENAMBAHAN TEPUNG AMPAS KELAPA MEMPENGARUHI KARAKTERISTIK SENSORIK DAN KADAR SERAT KASAR NUGGET IKAN CAKALANG (Thunnus macoyii) Rosnah Rosnah; Wa Zulhija
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 9, No 4 (2018): Oktober 2018
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.695 KB) | DOI: 10.33846/sf.v9i4.304

Abstract

Pembuatan nugget ikan cakalang dengan penambahan tepung ampas kelapa berperan sebagai sumber serat, protein, lemak dan dapat diterima semua kalangan baik dari segi warna, aroma, rasa dan tekstur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya terima dan kandungan serat nugget ikan cakalang dengan penambahan tepung ampas kelapa pada konsentrasi yang berbeda. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimental, Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima kelompok perlakuan. Penelitian dilakukan pada bulan Juli-Agustus 2013 di laboratorium Ilmu Teknologi Pangan Jurusan Gizi Kendari dan analisis serat dilakukan di laboratorium Kimia FMIPA Unhalu. Uji daya terima menggunakan metode ….Panelis dalam penelitian ini berjumlah 40 orang dengan status sebagai panelis agak terlatih. Analisis data daya terima menggunakan uji Kruskal-Wallis untuk mengetahui ada perbedaan diantara perlakuan, dan uji Mann-Whitney untuk mengetahui letak perbedaan pada masing-masing perlakuan. Uji Kruskal-Wallis menunjukkan p
EDUKASI GIZI PADA IBU BALITA TENTANG MANFAAT NUTRISI IKAN UNTUK PENCEGAHAN STUNTING Rosnah Rosnah; Rofiqoh Rofiqoh; Purnomo Leksono; Imanuddin Imanuddin; Teguh Faturrahman; Syaifudin Suhri Kasim
Jurnal Pengabdian NUSANTARA Vol 2, No 2 (2022): Juli - Desember
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpnus.v2i2.28920

Abstract

The purpose of this writing is to find out about Nutrition Education For Toddlers Mothers About The Benefits Of Fish Nutrition To Prevent Stunting. This community service activity uses the counseling method with the help of leaflet media, followed by the practice of processing fish-based food (nuggets and croquettes). Evaluation of activities using a questionnaire containing stunting, complementary food for breast milk (MPASI), and variations in fish processing. The questionnaire was filled in twice, namely before and after counseling. Data processing using SPSS, statistical analysis dependent T test (α <0.05) to see an increase in knowledge. The evaluation results showed that the average value of knowledge of mothers under five before counseling was 6.1, with the lowest score being 4 and the highest being 8. After counseling, there was an increase in the mean value of knowledge significantly different (p = 0.000), namely being 9.7, with the lowest value being 9 and the highest is 10. Counseling with the help of leaflet media accompanied by the practice of processing fish-based food is proven to be effective in increasing knowledge of mothers of toddlers about the nutritional benefits of fish for stunting prevention.
PENGGUNAAN MEDIA PENGEMBANGAN BUKU SAKU TENTANG PERILAKU DAN POLA MAKAN BERISIKO KANKER PAYUDARA TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA PUTRI Heyrani Heyrani; Fonnie E. Hasan; Rosnah Rosnah
Menara Medika Vol 6, No 1 (2023): VOL 6 NO 1 SEPTEMBER 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v6i1.4697

Abstract

Pendahuluan: Penderita kanker payudara di Indonesia yang dating dengan stadium lanjut pada beberapa Rumah Sakit dan fasilitas kesehatan 70 %,  dan kegiatan untuk menurunkan angka kematian  masih terbatas pada diagnosis,  pengobatan dan rehabilitasi.  Pencegahan dan deteksi dini kanker payudara dapat memberi keberhasilan dalam meningkatkan angka survival terutama kepada remaja. Peningkatan pengetahuan dan sikap remaja terkait gaya hidup dapat menjadi langkah pencegahan kejadian kanker payudara Tujuan: mengetahui perbedaan pengetahuan dan sikap remaja setelah penggunaan media pengembangan buku saku tentang perilaku dan pola makan berisiko kanker payudara. Metode: Metode penelitian metode kuantitatif untuk menguji efektivitas produk buku saku dengan rancangan penelitian  quasi experimental research dengan posttest only control design.  Populasi penelitian seluruh siswi SMAN 6 Kota Kendari berjumlah 576 orang.  Jumlah total sampel 80 orang, terbagi atas 40 orang kelompok kontrol (ceramah tanpa menggunakan buku saku) dan 40 orang kelompok perlakuan (ceramah menggunakan buku saku). Data hasil uji kelayakan (validasi) tim ahli menggunakan skala likert 1-5. Analisis perbedaan menggunakan uji wilcoxon. Hasil: Analisis pada kelompok perlakuan memperlihatkan rerata pengetahuan  sampel  meningkat  dari 14,23 menjadi 17,23 dengan selisih rerata 3,00 dan nilai p (0,000) 0,05. Hasil pada kelompok kontrol, pengetahuannya juga meningkat dari 15,18 menjadi 15,75 dengan rerata selisih 0,57 dan nilai p (0,160) 0,05). Analisis pada sikap remaja putri menggunakan wilcoxon menunjukkan bahwa nilai p pada kelompok perlakukan (0,000) 0,05 sedangkan pada kelompok kontrol yaitu nilai p (0,185) 0,05.Kesimpulan dan Saran: Penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pengetahuan dan sikap remaja putri antara pretest dan posttest setelah diberikan penyuluhan dengan penggunaan media buku saku perilaku dan pola makan berisiko kanker payudara.
Faktor-Faktor Determinan Kejadian Diare pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Mangasa Simunati Simunati; Rosnah Rosnah; Suparta Mahmuddin
Celebes Advance Health Journal Vol. 1 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Celebes Health Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65852/mvk78117

Abstract

Background: Diarrhea in toddlers remains a public health problem in Indonesia, causing significant morbidity and mortality. Nutritional factors, sanitation, and maternal knowledge are often cited as the main determinants, but comprehensive studies in specific urban contexts such as the Mangasa Community Health Center are still limited. Objective: This study aims to identify the determinants of diarrhea in infants in the Mangasa Community Health Center working area, focusing on nutrition (exclusive breastfeeding), sanitation (clean water quality), and maternal knowledge levels. Method: A cross-sectional study design was used on 30 mother-infant pairs selected through purposive sampling. Data were collected through structured interviews using a valid questionnaire related to respondent characteristics, history of exclusive breastfeeding, clean water quality, and mothers' knowledge levels. Data analysis included descriptive and inferential statistics using the Chi-square test (p<0.05) with SPSS version 25. Results: Of the 30 toddlers, 9 (30%) had diarrhea. The majority of infants were aged >2–5 years (70%). A low history of exclusive breastfeeding was found in 17 infants (56.7%), use of unsuitable water in 11 respondents (36.7%), and insufficient maternal knowledge about diarrhea in 16 mothers (53.3%). Further analysis showed that these factors had a significant association with the incidence of diarrhea (p<0.05), indicating a pattern of mutually reinforcing risks. Conclusion: The incidence of diarrhea among toddlers at the Mangasa Community Health Center is greatly influenced by the interaction of nutrition (low exclusive breastfeeding), sanitation (poor quality of clean water), and lack of knowledge among mothers. Integrated educational interventions are needed to improve early detection and prevention of diarrhea.