Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Global Health Science (GHS)

Pengaruh Umur, Paritas, Pekerjaan, Status Gizi dan Tingkat Pendidikan terhadap Kejadian Anemia Susi Ahmawati; Nuryani Nuryani; Heru Santoso Wahito Nugroho
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 7, No 3 (2022): September 2022
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/ghs7308

Abstract

Anemia penyebab tingginya kasus perdarahan yang berakibat tingginya Angka Kematian Ibu yang merupakan indikator keberhasilan upaya kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor resiko kejadian anemia pada ibu hamil. Jenis penelitian adalah observasional analitik dengan rancangan retrospective berupa case control. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling sejumlah 60 responden. Variabel independen adalah umur ibu hamil, paritas, pekerjaan, status gizi dan tingkat pendidikan ibu. Variabel dependen adalah kejadian anemia pada ibu hamil. Pengumpulan data dilakukan dengan melihat data hasil pemeriksaan ibu hamil yang tercatat pada rekam medik berupa kartu ibu hamil. Analisis data dilakukan dengan uji regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai p untuk masing-masing faktor adalah umur ibu hamil = 0,002, status gizi = 0,004, paritas = 0,330, pekerjaan = 0,308 dan tingkat pendidikan = 0,770. Disimpulkan bahwa faktor risiko dari kejadian anemia kehamilan di Puskesmas Rejomulyo, Kabupaten Magetan adalah umur dan status gizi ibu hamil. Kata kunci: anemia kehamilan; faktor risiko; umur; status gizi
Efektifitas Pendidikan Kesehatan dengan metode Small Group Discussion untuk meningkatkan keterampilan dan perilaku siswi Titin Wulandari; Nuryani Nuryani; Heru Santoso Wahito Nugroho; Suparji Suparji
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 7, No 3 (2022): September 2022
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/ghs7307

Abstract

Sebagian besar remaja memiliki kompleksitas permasalahan mengenai kesehatan reproduksi salah satunya adalah kanker payudara. 30% penderita kanker payudara masih berusia muda. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pendidikan kesehatan dengan metode Small Group Discussion untuk meningkatkan keterampilan dan perilaku SADARI. Penelitian ini merupakan penelitian pra eksperimen dengan rancangan one group pretest-posttest. Jumlah populasi 24 siswa diambil secara total sampling. Variabel independen adalah pendidikan kesehatan kesehatan dengan metode Small Group Discussion. Variabel dependen adalah keterampilan dan perilaku SADARI. Analisis data keterampilan dan perilaku menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat kenaikan jumlah siswi yang melakukan keterampilan dan perilaku SADARI dengan nilai rata-rata pretest 44,5 dan posttest menjadi 98,3. Serta pendidikan kesehatan dengan metode Small Group Discussion efektif untuk meningkatkan keterampilan dan perilaku SADARI. Dapat disimpulkan pendidikan kesehatan dengan metode Small Group Discussion efektif untuk meningkatkan keterampilan dan perilaku SADARI. Dengan adanya penelitian ini siswi diharapkan tetap melakukan keterampilan dan perilaku SADARI dalam kehidupan sehari-hari. Kata kunci: small group discussion; keterampilan; perilaku; SADARI
Peningkatan Underweight dan Resiko Gizi Lebih pada Balita di Kabupaten Magetan Wella Nur Hidayah; Nuryani Nuryani; Heru Santoso Wahito Nugroho; N. Surtinah
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 7, No 3 (2022): September 2022
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/ghs7309

Abstract

Masalah kekurangan gizi pada balita di dunia sampai saat ini masih menjadi Trend. Masalah gizi pada balita dapat membawa dampak buruk terhadap pertumbuhan fisik maupun mental. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran trend prevalensi status gizi pada balita usia 0-59 bulan di Kabupaten Magetan tahun 2019 sampai 2021.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan studi prediksi. Sampel pada penelitian ini adalah total populasi balita usia 0-59 bulan sebanyak 916.246 balita. Variabel dalam penelitian ini adalah status gizi balita. Instrumen menggunakan data sekunder yang diperoleh dari buku laporan status gizi balita di Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan tahun 2019 sampai 2020. Analisis data menggunakan fitur trend line pada chart dalam program Ms. Office. Hasil penelitian menunjukkan ada trend dan prediksi prevalensi akhir tahun 2022 status gizi pada tingkat Kabupaten kategori berat badan sangat kurang, berat badan kurang, dan resiko berat badan lebih yang cenderung akan mengalami kenaikan, sedangkan kategori berat badan normal cenderung akan mengalami penurunan. Kondisi ini perlu diwaspadai dan diperhatikan secara khusus seperti pembinaan gizi masyarakat, melakukan intervensi secara komperehensif dengan kerjasama lintas sektor yang melibatkan seluruh kota/kecamatan melalui posyandu seperti penimbangan dan pencatatan sebagai bentuk kewaspadaan, pemberian makanan tambahan (PMT) pada anak yang mengalami gizi kurang, penyuluhan pada masyarakat untuk melaksanakan program keluarga sadar gizi (KADARZI). Kata kunci: status gizi balita; trend; prediksi