Keterbatasan lahan di wilayah perkotaan sering menjadi kendala dalam pengembangan kegiatan budidaya pangan rumah tangga. Kondisi ini berdampak pada rendahnya kemandirian pangan serta terbatasnya akses terhadap sumber protein hewani yang bergizi. Salah satu alternatif solusi yang dapat diterapkan adalah budidaya ikan dalam ember (Budidamber) yang terintegrasi dengan penanaman sayuran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Pondok Tahfidz Qur’an Al-Fanani dalam memanfaatkan lahan terbatas melalui penerapan teknologi Budidamber guna mendukung ketahanan pangan dan ekonomi produktif. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan praktik budidaya ikan lele dan kangkung dalam sistem Budidamber. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya gizi seimbang serta kemampuan teknis dalam mengelola budidaya ikan lele dan sayuran secara sederhana. Sistem Budidamber memungkinkan masyarakat memproduksi sumber protein hewani dan sayuran secara mandiri dalam skala rumah tangga dengan biaya yang relatif rendah. Program ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran ketahanan pangan, pemanfaatan lahan terbatas, serta membuka peluang pengembangan ekonomi produktif berbasis rumah tangga. Kata kunci: budidamber, ikan lele, ketahanan pangan, gizi masyarakat, ekonomi produktif