Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Unisia

Perlunya Perubahan Paradigma Dari New Public Management ke New Public Governance di Indonesia Muchamad Zaenuri
Unisia No. 77: Volume XXXIV Nomor 77 Juli 2012
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/unisia.vol34.iss77.art8

Abstract

Innovation in the process and services of local government should be dynamic and firmly based on a clear conceptual foundation guaranteed by law. In will be not a long time to wait till the local governments may enjoy certain degree of freedom to initiate an innovation, since the draft or the bill on Local Governement grants such opportunity. Considering that innivation in the process and services of the government facing many barriers, it is needed therefore, not merely legal bases, but also the conceptual basis (paradigm) must be well formulated. The paradigm new public governance (NPG) which offers a concept ofinnivation based on the collaboration of three pillars of governance; goverment, private entities and society, seems to be prospective for being the basis of such innovation.Key words : innovation, governance, local government  
Mengelola Pariwisata-Bencana: Perlunya Perubahan Paradigma Pengeloaan Pariwisata Dari Adaptive Governance Menuju Collaborative Governance Muchamad Zaenuri
Unisia Vol. 36 No. 81 (2014): Jurnal Unisia
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini bertujuan mendeskripsikan perlunya tata pemerintahan (governance) yangdapat mengelola pariwisata pasca bencana secara efektif. Pengelolaan pariwisata pascabencana ternyata harus perlu ada penanganan khusus, dalam kontek governance perlu adanyaperubahan paradigma dari yang bersifat adaptif menjadi kolaboratif. Penanganan bencanaalam dapat direspon dengan penerapan paradigma adaptfif governance sedangkan pengelolaanpariwisata pasca bencana harus menggunakan paradigma kolaboratif governance. Kolaboratifgovernance sebagai jawaban untuk keberlanjutan dari pariwisata yang berbasiskan padabencana bercirikan saling berbagi manfaat dan resiko serta penggabungan sumberdayadiantara ketiga pilar governance.