Andrias Hans
GKRI Jemaat Abdi Kasih, Bandung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Quo Vadis Pemilihan Legislatif (PILEG) dan Pemilihan Presiden (PILPRES) 2014? Andrias Hans
TE DEUM (Jurnal Teologi dan Pengembangan Pelayanan) Vol 3 No 2 (2014): Januari-Juni 2014
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi SAPPI Ciranjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan mengabulkan permohonan uji materi Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden yang diajukan akademisi Effendi Gazali bersama Koalisi Masyarakat untuk Pemilu Serentak. Namun, MK menyatakan putusan pemilu serentak berlaku untuk pemilu tahun 2019 dan seterusnya. Apa alasan Mahkamah Konstitusi? Seperti dikutip dari risalah putusan yang dipublikasi di situs MK, www.mahkamahkonstitusi.go.id, MK mempertimbangkan tahapan penyelenggaraan pemilihan umum tahun 2014 telah dan sedang berjalan serta mendekati waktu pelaksanaan. Peraturan perundang-undangan, tata cara pelaksanaan pemilihan umum, dan persiapan teknis juga telah diimplementasikan. Jika pemilu serentak ditetapkan tahun ini, menurut Mahkamah, tahapan pemilihan umum tahun 2014 yang saat ini telah dan sedang berjalan menjadi terganggu atau terhambat karena kehilangan dasar hukum. "Hal demikian dapat menyebabkan pelaksanaan pemilihan umum pada tahun 2014 mengalami kekacauan dan menimbulkan ketidakpastian hukum yang justru tidak dikehendaki karena bertentangan dengan UUD 1945,"
Usulan Program Pemberdayaan Masyarakat Desa Andrias Hans
TE DEUM (Jurnal Teologi dan Pengembangan Pelayanan) Vol 2 No 2 (2013): Januari-Juni 2013
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi SAPPI Ciranjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51828/td.v2i2.160

Abstract

Sepanjang pelayanan-Nya di dunia ini, Tuhan Yesus selalu mengadakan perjalanan keliling ke seluruh pelosok desa dan kota. Bahkan kalau boleh dibilang lebih banyak berada di perdesaan daripada di perkotaan. Di sana Tuhan Yesus tidak hanya mengajar tentang bagaimana membangun relasi dengan Allah Bapa dan Kerajaan Surga, melainkan juga bagaimana seharusnya manusia memiliki relasi yang baik dengan sesama dan lingkungannya. Sesungguhnya pelayanan holistik itu telah dimulai dan diteladankan oleh Tuhan Yesus sendiri.