Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PENUNDAAN PEWARNAAN PREPARAT BAKTERI TAHAN ASAM METODE ZIEHL NEELSEN TERHADAP HASIL PEMERIKSAAN MIKROSKOPIK Misnarliah Misnarliah; Mudrika Mudrika
JURNAL TEKNOSAINS KODEPENA Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Teknosains Kodepena (Kodepena Journal of Technoscience)
Publisher : Kodepena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemeriksaan mikroskopik BTA dari spesimen sputum memegang peran penting dalam diagnosis awal dan pemantauan pengobatan TB paru. Metode Ziehl Nelseen merupakan metode pemeriksaan BTA yang direkomendasikan oleh WHO. Metode ini memiliki spesifisitas yang tinggi untuk mendeteksi bakteri tahan asam (BTA) pada sputum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penundaan pewarnaan preparat sediaan apus sputum terhadap kualitas kuman BTA pada hasil pemeriksaan mikroskopis dengan menggunakan metode pewarnaan Ziehl Nelseen. Lama waktu penundaan pewarnaan yang digunakan adalah 3 hari, 2 hari dan kontrol adalah pewarnaan preparat langsung. Sampel yang digunakan adalah sputum BTA Positif. Hasil Penelitian menunjukkan dari 10 sampel sputum hasil yang langsung pewarnaan dengan hasil 1+ ada 7 sampel, dan 2+ ada 3 sampel, sedangkan pada sampel yang pewarnaaan preparat ditunda 2 hari dan 3 hari pada suhu ruang, masing-masing didapatkan hasil 1+ sebanyak 7 sampel, dan 2+ sebanyak 3 sampel. Namun, tidak ditemukan perbedaan pembacaan hasil pewarnaan antara sampel pewarnaan preparat langsung dengan pewarnaan preparat tunda 2 hari dan 3 hari suhu ruang. Hasil penelitian ini masih memiliki banyak kekurangan dan untuk menyempurnakan nya disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut dengan skala dan jumlah sampel yang lebih besar.
PENGARUH PENUNDAAN PEWARNAAN PREPARAT BAKTERI TAHAN ASAM METODE ZIEHL NEELSEN TERHADAP HASIL PEMERIKSAAN MIKROSKOPIK Misnarliah Misnarliah; Mudrika Mudrika
JURNAL TEKNOSAINS KODEPENA Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Teknosains Kodepena (Kodepena Journal of Technoscience)
Publisher : Kodepena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.236 KB)

Abstract

Pemeriksaan mikroskopik BTA dari spesimen sputum memegang peran penting dalam diagnosis awal dan pemantauan pengobatan TB paru. Metode Ziehl Nelseen merupakan metode pemeriksaan BTA yang direkomendasikan oleh WHO. Metode ini memiliki spesifisitas yang tinggi untuk mendeteksi bakteri tahan asam (BTA) pada sputum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penundaan pewarnaan preparat sediaan apus sputum terhadap kualitas kuman BTA pada hasil pemeriksaan mikroskopis dengan menggunakan metode pewarnaan Ziehl Nelseen. Lama waktu penundaan pewarnaan yang digunakan adalah 3 hari, 2 hari dan kontrol adalah pewarnaan preparat langsung. Sampel yang digunakan adalah sputum BTA Positif. Hasil Penelitian menunjukkan dari 10 sampel sputum hasil yang langsung pewarnaan dengan hasil 1+ ada 7 sampel, dan 2+ ada 3 sampel, sedangkan pada sampel yang pewarnaaan preparat ditunda 2 hari dan 3 hari pada suhu ruang, masing-masing didapatkan hasil 1+ sebanyak 7 sampel, dan 2+ sebanyak 3 sampel. Namun, tidak ditemukan perbedaan pembacaan hasil pewarnaan antara sampel pewarnaan preparat langsung dengan pewarnaan preparat tunda 2 hari dan 3 hari suhu ruang. Hasil penelitian ini masih memiliki banyak kekurangan dan untuk menyempurnakan nya disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut dengan skala dan jumlah sampel yang lebih besar.