Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

ILMUWAN NEGARA BERKEMBANG DIANAKTIRIKAN DALAM PENERBITAN ILMIAH Muhartoyo Muhartoyo
BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi Vol. 20 No. 6 (1996): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi
Publisher : Direktorat Repositori, Multimedia, dan Penerbitan Ilmiah - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN Publishing)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu prestasi yang membanggakan bagi seorang ilmuwan ialah apabila ia dapat menerbitkan karya ilmiahnya dalam majalah ilmiah internasional terkemuka. Semakin banyak terbitan seorang ilmuwandalam majalah ilmiah internasional, semakin mantap pengakuan internasional terhadap bobot atau kualitas keilmuwan seseorang. Yang lebih penting lagi ialah bahwa dengan kegiatau penerbitan ihniah internasional tersebut temuan ilmiah seseorang akan dapat dikomunikasikan kepada ilmuwan lain di seluruh dunia. Tetapi untuk mencapai hal ini memang memerlukan perjuangan yang gigih, terutama bagi para ilmuwan di negara-negara yang sedang berkembang.Kenyataan menunjukkan bahwa para ilmuwan di negara-negara maju masih meragukan kemampuan para ilmuwan di negara-negara berkembang untuk menghasilkan karya ilmiah yang patut diperhitungkan.Mereka berpendapat bahwa dengan fasilitas yang serba kekurangan maka mustahil para ilmuwan negara-negara berkembang dapat menghasilkan karya ilmiah yang "mumpuni". Dengan dasar anggapan inimaka para editor majalah ilmiah internasional terkemuka memandang artikel yang dikirim oleh ilmuwan dari negara berkembang hanya dengan sebelah mata. Tidak jarang para editor tersebut sudah merasa alergihanya dengan melihat asal negara pengirim artikel. Artinya kalau ada dua artikel dengan bobot ilmiah yang relatif sama, tetapi yang satu dikirim oleh ilmuwan dari negara berkembang dan satunya lagi oleh ilmuwan dari negara maju maka hampir dapat dipastikan editor tersebut akan memilih artikel yang dikirim dari negara maju.
Laju Pertumbuhan Selada Hidroponik Pada Campuran Hara Abmix dan POC Bulu Ayam (Kasus Pada Pertumbuhan Selada di Media Substitusi Hara Sintetis dan POC Bulu Ayam) Siti Khodijah, Nyayu; Santi, Ratna; Kusmiadi; Asriani, Euis; Muhartoyo
JAF: Journal of Agricultural and Farming Vol. 1 No. 1 (2023): JAF: Journal of Agricultural and Farming, March 2023
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dilakukan perhitungan laju pertumbuhan relatif tanaman dan laju asmilasi tanaman selada yang ditanam dimedia hidroponik dengan ABmix yang disubstitusi pupuk organic cair (POC) asal limbah bulu ayam, untuk mengetahui dosis pemberian hara yang berimbang. Metode penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) tunggal yang terdiri dari 5 (empat) taraf perlakuan yaitu: K0 = nutrisi AB mix (kontrol) 5 ml/L , K1 =Abmix 4 ml/l + 1 ml/l POC bulu ayam, K2 = Abmix 2,5 ml/l + 2,5 ml/l POC bulu ayam, K3 = Abmix 2 ml/l + 3 ml/l POC bulu ayam, K4 = Abmix 1 ml/l + 4 ml/l POC bulu ayam. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan POC bulu ayam mampu menyamai pertumbuhan Selada dengan sumber nutrisi dari hara sintetis ABmix. Hasil anova menunjukkan jenis perlakuan POC bulu ayam dan AB mix tidak berpengaruh nyata terhadap peubah tinggi tanaman, luas daun, jumlah daun, berat kering, laju asimilasi bersih, laju tumbuh relatif, laju tumbuh tinggi tanaman relatif, laju tumbuh luas daun relatif, dan laju tumbuh jumlah daun relatif. POC bulu ayam mampu mengimbangi pertumbuhan yang diberi hara AB mix pada pertumbuhan selada system hidroponik.