Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

ILMUWAN NEGARA BERKEMBANG DIANAKTIRIKAN DALAM PENERBITAN ILMIAH Muhartoyo Muhartoyo
BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi Vol. 20 No. 6 (1996): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi
Publisher : Direktorat Repositori, Multimedia, dan Penerbitan Ilmiah - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN Publishing)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu prestasi yang membanggakan bagi seorang ilmuwan ialah apabila ia dapat menerbitkan karya ilmiahnya dalam majalah ilmiah internasional terkemuka. Semakin banyak terbitan seorang ilmuwandalam majalah ilmiah internasional, semakin mantap pengakuan internasional terhadap bobot atau kualitas keilmuwan seseorang. Yang lebih penting lagi ialah bahwa dengan kegiatau penerbitan ihniah internasional tersebut temuan ilmiah seseorang akan dapat dikomunikasikan kepada ilmuwan lain di seluruh dunia. Tetapi untuk mencapai hal ini memang memerlukan perjuangan yang gigih, terutama bagi para ilmuwan di negara-negara yang sedang berkembang.Kenyataan menunjukkan bahwa para ilmuwan di negara-negara maju masih meragukan kemampuan para ilmuwan di negara-negara berkembang untuk menghasilkan karya ilmiah yang patut diperhitungkan.Mereka berpendapat bahwa dengan fasilitas yang serba kekurangan maka mustahil para ilmuwan negara-negara berkembang dapat menghasilkan karya ilmiah yang "mumpuni". Dengan dasar anggapan inimaka para editor majalah ilmiah internasional terkemuka memandang artikel yang dikirim oleh ilmuwan dari negara berkembang hanya dengan sebelah mata. Tidak jarang para editor tersebut sudah merasa alergihanya dengan melihat asal negara pengirim artikel. Artinya kalau ada dua artikel dengan bobot ilmiah yang relatif sama, tetapi yang satu dikirim oleh ilmuwan dari negara berkembang dan satunya lagi oleh ilmuwan dari negara maju maka hampir dapat dipastikan editor tersebut akan memilih artikel yang dikirim dari negara maju.
Coconut Mite, (Aceria guerreronis, Keifer) – Bibliography Ponniah Rethinam; Muhartoyo
International Coconut Community Journal Vol 19 No 01 (2003): CORD
Publisher : International Coconut Community

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37833/cord.v19i01.364

Abstract

Coconut mite, Aceria guerreronis, Keifer, which made its first appearance as pest in Mexico in 1965 as reported by Keifer, has spread far and wide. Now that 37 years have passed. Research efforts have been made on various aspects of this pest like, origin, occurrence, dispersal, symptoms, population dynamics, management practices like chemical control, bio control, cultural practices, varietal resistance/ tolerances, natural enemies, phytosanitary efforts etc. Two international seminars/ workshops have been held. Many group discussions, steering committee meetings, etc. were also held. Lots of publications have come.  An earnest attempt has been made to collect the available literature on this pest which can benefit the member countries and others to know what has been done and what directions one has to move for future research and development. However, this bibliography is not the completed one. There may be many more and we will update as and when we get access to those references. We are confident that this bibliography will help to avoid duplication and take up need based research and development on Eriophyid mite.