Didik Sulistyanto
Jurusan Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Jember - Jl. Kalimantan 33 Jember 68121

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Screening Nematoda Entomopatogen Isolat Jawa Timur Sebagai Agens Pengendali Hayati Serangga Hama Helicoverpa sp. Pada Tanaman Jagung . NUGROHORINI; Arika PURNAWATI; Didik SULISTYANTO; . WAGIYANA
Jurnal Pengendalian Hayati Vol 1 No 2 (2008)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Corn is the important food and crop for Indonesian. Recently, production of corn decreased because ofthe pest (Helicoverpa sp.). Until now, the control of Helicoverpa sp. depend on the using of chemicalelement. However, effect of synthetic chemical element usage was the appearance of secondary pest,the death of useful insect and the high accumulation of pesticide residue both in biotic and abioticagroecosystem. The residue of pesticide should effect on human health and environment balance.Furthermore, the control method using biological agents that have pathogenicity to host was done..One of biological agents is entomopathogenic nematodes. Entomopathogenic nematodes can kill it’shost at 24-72 hours, have wide host range such as Lepidoptera, Coleoptera, Diptera and Hymenopteraorder, and have no negatif effect on environment. The aim of the research is to find nematodes asbiological agents that effective against pest of corn (Helicoverpa sp.). The research was done inlaboratory of HPT UPN ”Veteran” Jawa Timur and HPT University of Jember. Methods of theresearch were : 1) Isolating entomopathogenic nematodes from many endemic area of Helicoverpaspp. In East Java; 2) Identificating Entomopatogenic Nematodes; 3) Screening IsolatesEntomopathogenic nematodes from East Java. The result indicated that there was anEntomopathogenic Nematodes Isolate from Tulungagung that has the highest pathogenicity (100%).
PENGARUH DESAIN DAN WARNA PERANGKAP FEROMOID UNTUK PEMANTAUAN PENGGEREK BATANG PADI KUNING (SCIRPOPHAGA INCERTULAS) Ahmad Rosidi; Suharto Suharto; Didik Sulistyanto
JURNAL BIOINDUSTRI (JOURNAL OF BIOINDUSTRY) Jurnal Bioindustri: VOL. 1 NO. 2 (2019)
Publisher : Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jbio.v1i2.207

Abstract

Salah satu kendala produksi padi menurun adalah serangan hama Penggerek Batang Padi Kuning (Shcirpophaga incertulas). Aplikasi insektisida akan lebih tepat jika berdasarkan pemantauan ngengat dan juga tingkat kerusakan. Kerusakan tanaman padi yang di sebabkan hama Penggerek Batang Padi Kuning (Shcirpophaga incertulas) dapat dilakukan degan memanfaatkan feromoid baik untuk pemantauan maupun penangkapan massal ngengat jantan. Penelitian ini bertujuan mengkaji Pengaruh desain dan warna perangkap feromon sebagai alat pemantau Shcirpophaga incertulas pada pertanaman padi (Oryza sativa L.). Penelitian dilakukan di Lahan Padi Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember pada bulan Desember 2017 sampai selesai. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial dengan 3x3 perlakuan dan 4 ulangan. Faktor 1). Desain perangkap yaitu Ukiriguru ukuran 1,5 L, Aqua ukuran 1,5 L, dan Stoples ukuran 1,5 L. Faktor 2). Warna perangkap yaitu transparan, kuning dan hijau. Parameter penelitian meliputi jumlah ngengat yang tertangkap, intensitas serangan hama penggerek batang padi kuning. Data yang diperoleh dianalisis berdasarkan analisis sidik ragam atau anova, kemudian dilanjutkan dengan uji Duncan pada taraf 5% bila perlakuan berbeda nyata. Hasil penelitian yang dilaksanakan tidak terdapat interaksi antara desain perangkap dan warna perangkap terhadap tangkapan ngengat jantan. Perangkap desain aqua dan warna transparan paling efektif menarik ngengat jantan.
PENGARUH DESAIN DAN WARNA PERANGKAP FEROMOID UNTUK PEMANTAUAN PENGGEREK BATANG PADI KUNING (SCIRPOPHAGA INCERTULAS) Ahmad Rosidi; Suharto Suharto; Didik Sulistyanto
JURNAL BIOINDUSTRI (JOURNAL OF BIOINDUSTRY) Jurnal Bioindustri: VOL. 1 NO. 2 (2019)
Publisher : Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jbio.v1i2.207

Abstract

Salah satu kendala produksi padi menurun adalah serangan hama Penggerek Batang Padi Kuning (Shcirpophaga incertulas). Aplikasi insektisida akan lebih tepat jika berdasarkan pemantauan ngengat dan juga tingkat kerusakan. Kerusakan tanaman padi yang di sebabkan hama Penggerek Batang Padi Kuning (Shcirpophaga incertulas) dapat dilakukan degan memanfaatkan feromoid baik untuk pemantauan maupun penangkapan massal ngengat jantan. Penelitian ini bertujuan mengkaji Pengaruh desain dan warna perangkap feromon sebagai alat pemantau Shcirpophaga incertulas pada pertanaman padi (Oryza sativa L.). Penelitian dilakukan di Lahan Padi Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember pada bulan Desember 2017 sampai selesai. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial dengan 3x3 perlakuan dan 4 ulangan. Faktor 1). Desain perangkap yaitu Ukiriguru ukuran 1,5 L, Aqua ukuran 1,5 L, dan Stoples ukuran 1,5 L. Faktor 2). Warna perangkap yaitu transparan, kuning dan hijau. Parameter penelitian meliputi jumlah ngengat yang tertangkap, intensitas serangan hama penggerek batang padi kuning. Data yang diperoleh dianalisis berdasarkan analisis sidik ragam atau anova, kemudian dilanjutkan dengan uji Duncan pada taraf 5% bila perlakuan berbeda nyata. Hasil penelitian yang dilaksanakan tidak terdapat interaksi antara desain perangkap dan warna perangkap terhadap tangkapan ngengat jantan. Perangkap desain aqua dan warna transparan paling efektif menarik ngengat jantan.