The lack of varied teaching methods in higher education often leads to student disengagement and decreased learning outcomes, particularly in introductory management courses. Based on constructivist learning theory and student-centered approaches, this study addresses the need for interactive methods to improve learning quality. This experimental research aims to examine the effect of the combination of role play and brainstorming methods on learning quality. Using a one-group pretest-posttest design, the study involved 25 students from the Academy of Accounting PGRI Jember who were enrolled in the Introductory Management course in the 2018/2019 academic year. Data were collected through observation, questionnaires, and interviews, and analyzed using multiple linear regression. The results show that both the role play method (t = 7.902; sig. = 0.000) and the brainstorming method (t = 6.417; sig. = 0.000) partially affect learning quality, while simultaneously the combination method also demonstrates a significant effect (F = 19.500; sig. = 0.000). The study concludes that the combination of role play and brainstorming significantly improves learning quality. It is recommended that lecturers adopt these methods to foster active student participation and enhance academic achievement. Kurangnya variasi metode pengajaran di perguruan tinggi sering menyebabkan mahasiswa mudah bosan dan menurunnya hasil belajar, terutama pada mata kuliah pengantar manajemen. Berlandaskan teori belajar konstruktivis dan pendekatan student-centered, penelitian ini merespons kebutuhan akan metode interaktif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian eksperimen ini bertujuan menguji pengaruh kombinasi metode role play dan brainstorming terhadap kualitas pembelajaran. Menggunakan desain one-group pretest-posttest, penelitian melibatkan 25 mahasiswa Akademi Akuntansi PGRI Jember yang mengambil mata kuliah Pengantar Manajemen tahun akademik 2018/2019. Data dikumpulkan melalui observasi, kuesioner, dan wawancara, lalu dianalisis dengan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode role play (t = 7.902; sig. = 0,000) dan brainstorming (t = 6.417; sig. = 0,000) secara parsial berpengaruh terhadap kualitas pembelajaran, dan secara simultan metode kombinasi juga berpengaruh signifikan (F = 19.500; sig. = 0,000). Penelitian ini menyimpulkan bahwa kombinasi role play dan brainstorming secara signifikan meningkatkan kualitas pembelajaran. Disarankan agar dosen mengadopsi metode tersebut untuk mendorong partisipasi aktif mahasiswa dan meningkatkan prestasi akademik.