Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : At-Taqaddum

HERMENEUTIK ONTOLOGIS-DIALEKTIS (Sebuah Anatomi Teori Pemahaman dan Interpretasi Perspektif Hans-George Gadamer dan Implikasinya dalam Dakwah) Hasyim Hasanah
At-Taqaddum Volume 9, Nomor 1, Tahun 2017
Publisher : Quality Assurance Institute (LPM) State Islamic University Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/at.v9i1.1785

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pemikiran Hans-Georg Gadamer mengenai hermeneutika filosofis. Jens penelitian library research, menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hermeneutika filosofis menurut Gadamer bukan sebagai suatu metode berfilsafat, melainkan kesadaran estetis berfilsafat dari fenomena pemahaman. Pemahaman bukanlah aktivitas sadar pada pilihan manusia ketika menghadapi obyek (teks), tetapi respon atau interpretasi dari pengalaman dalam horizonnya, bersifat historis, menurut dunia masing-masing (dunia teks, dunia pengarang, dan dunia interpreter/pembaca) yang penuh dengan prejudice. Dasar penafsir adalah sifat kekinian yang diwariskan tradisi, maka proses pemahaman selalu berlangsung terus menerus, bersifat dinamis, dan kontekstual. Memahami makna merupakan kerja produktif melalui perjalanan masa lalu, masa kini, dan masa yang akan datang. Untuk dapat menghadirkan kesadaran pemahaman menyejarah, maka Gadamer sangat memperhatikan konsep the force-understanding dan pre-understanding, kemudian menentukan pentingnya prejudice, melibatkan waktu, dan fusion of horizons. Pemahaman merupakan sebuah upaya bersifat produktif yang dilakukan secara dialektik. Gadamer melakukan penjelajahan intelektual filosofis dan teoretis, dengan mengklarifikasi interpretasi hermeneu-ekspresivist melalui dialog estetis yang disebut dialektiko-spekulatif.