Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Peran Lembaga Keuangan Syariah Dalam Mengimplementasikan Keuangan Inklusif Bagi Pelaku UMKM Tasikmalaya Lina Marlina; Biki Zulfikri Rahmat
Jurnal Ecodemica: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Bisnis Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Ecodemica: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Bisnis
Publisher : LPPM Universitas BSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (776.361 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya apa yang telah dilakukan oleh LKS dalam mengimplementasikan keuangan inklusif, hambatan yang dihadapi dan bagaimana peran LKS dalam mengimplementasikan keuangan inklusif terhadap pelaku UMKM di Tasikmalaya. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode survai dengan pendekatan kualitatif. Informan kunci dalam penelitian ini adalah Kepala Cabang BNI Syariah Tasikmalaya, BRIS Tasikmalaya, BMT Wira Mandiri, dan pengusaha mikro. Hasil selanjutnya menunjukan bahwa sudah cukup banyak upaya yang dilakukan oleh LKS dalam mengimplementasikan keuangan inklusif bagi pelaku UMKM, hal ini dibuktikan dengan adanya beberapa produk, program, pembiayaan yang ditujukan buat para pelaku UMKM yang ada di Tasikmalaya. Hambatan yang dihadapi, SDM dan kantor layanan terbatas, terkendala agunan sebagai second way out dikarenakan pembiayaan harus tetap aman, pelayanan internal belum optimal, pemahaman dan kesadaran masyarakat masih senang dengan pinjaman instant, tidak mau ribet sehingga masyarakat lebih banyak yang melakukan transaksi dengan lembaga keuangan konvensional ketimbang LKS yang diasumsikan prosesnya terkesan ribet. Pelaku usaha mikro memerlukan peran LKS terutama dalam hal permodalan yang digunakan untuk memperluas pasar dan mengembangkan usahanya sehingga berkontribusi besar dalam perekonomian nasional, LKS dengan institusi ZISWAF-nya mampu memberikan jalan keluar untuk pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat yang bersifat konsumtif dan bisa menutupi kebutuhan dasar investasi UMKM.
The Effect of Marketing Mix Toward Decisions Become to A Customer BSM Gold Installment Financing Product at Bank Syariah Mandiri Branch Office of Singaparna Tasikmalaya Lina Marlina; Agus Ahmad Nasrullah; Agung Wahyu Ginanjar
Review of Islamic Economics and Finance (RIEF) Vol 3, No 1 (2020): Review of Islamic Economics and Finance (RIEF) June 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/rief.v3i1.25691

Abstract

The BSM Gold Installment financing product at Bank Syariah Mandiri continues to experience an increase in the Head Office data. Still, the fact is found in Bank Syariah Mandiri Branch Office SingaparnaTasikmalaya. The number of BSM gold installment financing customers is still low and has not shown a significant increase. The author is interested in analyzing the effect of the marketing mix on becoming a customer of BSM Gold Installment financing products at Bank Syariah Mandiri branch office Singaparna Tasikmalaya. The research method used in this research is quantitative research, and the sample in this study is a saturated sample of 42 respondents. While observation, interviews, and questionnaires do the data collection technique and take data analysis techniques using descriptive data. Hypothesis testing uses correlation analysis test and regression analysis test. The results showed that the marketing mix, namely: products, promotions, places, prices, people, physical evidence, and the process had a significant effect on the decision to become a customer of BSM gold installment financing products at Bank Syariah Mandiri rcount ke rtable with n = 42 at a significance level of 1%, the results for rtable of 0.393 have been obtained. The value of rcount rtable (0.906 0.393) then H0 is rejected.
Pandangan Pemikir Ekonomi Islam Mengenai Riba Perspektif Al-Ghazali dan Al-Maududi Widi Lailatul Fajar; Syifa Syafiatul Huda; Elga Achmad Firdaus; Lina Marlina
Eco-Iqtishodi : Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Keuangan Syariah Vol. 5 No. 1 (2023): Eco-Iqtishodi: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Keuangan Syariah
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah Institut Manajemen Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32670/ecoiqtishodi.v5i1.3610

Abstract

The existence of usury is a practice that is strictly prohibited, especially in economic activities. The prohibition is not without reason, but there are many negative impacts that will arise from the practice of usury which has been clearly explained in the Qur'an regarding its prohibition. The purpose of this study is to find out and present the concept of economic thought put forward by Imam Al-Ghazali and Abu A'la Al-Maududi, especially regarding the views of each figure on the practice of usury. The method used in this research is by studying literature obtained from various books and journals. Al-Ghazali's view of usury is that usury is a form of deviation from the function of money which should only be used as a medium of exchange, not as a commodity that can be traded. As for Al-Maududi's view that in order to realize an Islamic economy, all forms of usury practices must be eliminated. Both figures have the same view that the practice of usury is a form of human moral decline in the form of excessive greed and love of wealth so that they do not care about other humans.
Persepsi UMKM Produk Olahan Ayam Tentang Sertifikasi Halal Muhamad Ridho; Acep Ahyar Maulana; Rani Herliyani; Nunik Nurul Palah; Lina Marlina
Likuid Jurnal Ekonomi Industri Halal Vol 3, No 2 (2023): LIKUID: Jurnal Ekonomi Industri Halal
Publisher : Sharia Economics Study Program Faculty of Islamic Economics and Business UIN Sunan Gunun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/likuid.v3i2.25923

Abstract

Undang-undang Jaminan Produk Halal mewajibkan semua produk yang beredar di Indonesia memiliki sertifikat halal. Sertikat halal diperoleh melalui proses sertifikasi dan audit yang dilakukan pada produk yang diperjualbelikan. Sertifikat menjadi dokumen yang menyatakan bahwa suatu produk telah sesuai dengan Fatwa Halal yang telah didokumentasikan. Namun demikian, masih banyak pelaku UMKM yang belum melakukan proses sertifikasi halal pada produknya. Penelitian ini bermaksud untuk meneliti persepsi UMKM ayam olahan di wilayah Universitas Siliwangi terhadap sertifikasi makanan halal. Terdapat 12 UMKM dalam populasi penelitian ini, di mana 10 UMKM memberikan informasi melalui wawancara. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif melalui analisis deskriptif. Temuan menunjukkan bahwa mayoritas UMKM ayam olahan di sekitar Universitas Siliwangi tidak memiliki sertifikasi halal dan berpandangan bahwa sertifikasi halal hanyalah formalitas dan tidak penting, dan juga tidak berdampak pada bisnis mereka. Selain itu, mereka menyatakan bahwa prosedur sertifikasi halal terlalu sulit sehingga belum berniat untuk melakukan sertifikasi halal pada produknya.
TABDZIR (WASTE) REDUCTION USING LEAN MANUFACTURING APPROACH IN FADHILA AQIQAH TASIKMALAYA PRODUCTION PROCESS Ahmad Saifullah Mawardi; Lina Marlina; Qiny Shonia Az Zahra
JESKaPe: Jurnal Ekonomi Syariah, Akuntansi dan Perbankan Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Ekonomi Syariah, Akuntansi dan Perbankan (JESKaPe)
Publisher : IAIN Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52490/jeskape.v6i2.932

Abstract

Delay delivery on Fadhila Aqiqah distribution process occurred frequently. The problem was there’re waste in their production process. In islam, it called tabdzir. Tabdzir can minimized so the production process being more efficient. The purpose of this research is to find out how to minimize waste by analyzing the lean manufacturing approach. The research method used is a qualitative approach, namely lean manufacturing with tools in the form of value stream mapping and fishbone diagrams. Value Stream Mapping (VSM) to describe the flow of the production process from raw materials to finished products. VSM is depicted with symbols representing activities, then grouped into value added and non value added. Tabdzir or waste is identified by finding the root of the problem through a fishbone diagram. The implication of this research is that the company is able to know how to minimize the occurrence of waste in the production process.
Konsep Stabilitas Fiskal dalam Pemikiran Al-Mawardi: Relasi antara Pendapatan Negara, Pengeluaran Publik, dan Tanggung Jawab Sosial Ariqa Dhiaulhaq; Dea Shofiya Nurlaela; Rindhi Anggraeni; Ranti Dwi Anggraeni; Lina Marlina; Ana Fauziyah Diyana
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 5 (2026): Mei
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i5.7263

Abstract

Penelitian ini mengkaji konsep stabilitas fiskal dalam pemikiran Imam Al-Mawardi dengan menelaah hubungan antara pendapatan negara, pengeluaran publik, dan tanggung jawab sosial pemerintah dalam perspektif ekonomi Islam. Fokus kajian diarahkan pada bagaimana prinsip-prinsip fiskal yang dikemukakan Al-Mawardi mampu menciptakan keseimbangan antara kepentingan negara dan kesejahteraan masyarakat. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif melalui analisis terhadap karya-karya klasik serta literatur pendukung yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stabilitas fiskal menurut Al-Mawardi tidak hanya dimaknai sebagai keseimbangan antara penerimaan dan pengeluaran negara, tetapi juga mencakup aspek keadilan distribusi, efisiensi pengelolaan sumber daya, serta tanggung jawab moral pemerintah terhadap rakyat. Pengelolaan Baitul Mal menjadi instrumen utama dalam menjaga stabilitas tersebut, yang harus dijalankan secara amanah, transparan, dan berorientasi pada kemaslahatan umum. Dengan demikian, konsep fiskal Al-Mawardi menegaskan bahwa keberhasilan kebijakan fiskal tidak hanya diukur dari aspek ekonomi semata, tetapi juga dari tercapainya keadilan sosial dan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
Etika Produksi dan Distribusi yang Adil dalam Bisnis Islam Husnul Kholifah Nur Inayah; Rizka Anggriani; Amelia Nurasiah; Lina Marlina
JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN MANAJEMEN Vol. 4 No. 4 (2026): April
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jiem.v4i4.9691

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis etika produksi dan distribusi yang adil dalam perspektif bisnis Islam serta relevansinya terhadap praktik ekonomi modern. Sistem bisnis modern yang berorientasi pada keuntungan sering mengabaikan dimensi moral dan tanggung jawab sosial sehingga menimbulkan ketimpangan dan eksploitasi. Etika bisnis Islam berlandaskan nilai ilahiyat dan insaniyat dengan menekankan prinsip tauhid, keadilan, tanggung jawab, kebebasan yang sesuai syariah, dan ihsan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka melalui kajian Al-Qur’an, Hadis, buku, dan jurnal ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi dalam Islam berorientasi pada kemaslahatan, proses yang halal dan adil, serta perlindungan hak tenaga kerja. Distribusi diarahkan untuk mengurangi kesenjangan sosial, mengatasi kemiskinan, dan memperkuat solidaritas melalui instrumen zakat, infak, sedekah, dan wakaf. Dengan demikian, etika bisnis Islam relevan sebagai landasan dalam mewujudkan sistem ekonomi yang adil, bertanggung jawab, dan berkelanjutan.
Label Halal, Brand Image, dan Reference Group: Dampak Terhadap Keputusan Pembelian Muslim Pada Produk Perawatan Kulit Di Marketplace Shopee Fertika Eliza; Lina Marlina; Elis Nurhasanah
Journal of Islamic Banking Vol. 3 No. 1 (2022): Journal of Islamic Banking
Publisher : Prodi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Al Hikmah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine the impact of halal labels, brand image, and reference groups on Muslim consumers' purchasing decisions on skincare products in the Shopee marketplace, either partially or simultaneously. Using descriptive quantitative methods, with a sample of 100, through a questionnaire and using SPSS 25 to analyze. The results of the research show that: 1) Halal labels have a positive and significant influence on purchasing decisions with a coefficient of determination of 34.5%; 2) Brand Image has a positive and significant influence on purchasing decisions with a coefficient of determination of 37.4%; 3) Halal label has a positive and significant influence on purchasing decisions with a coefficient of determination of 30.4%; 4) Halal label, brand image, and reference group have an influence on purchasing decisions with an R square value of 55.3%. Halal label, brand images, and reference groups have an impact on Muslim consumers' purchasing decisions on skincare products in the Shopee marketplace, either partially or simultaneously. In this case, it means that all hypotheses are accepted.