Alfanadi Agung Setiyawan
Department of Architecture, Engineering Faculty, Diponegoro University

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

THE STUDY OF PEDESTRIAN’S CONVENIENCE AND PRIVACY TOWARDS PANDANARAN CROSSING BRIDGE CONDITION Djoko Indrosaptono; Alfanadi Agung Setiyawan
Journal of Architecture&ENVIRONMENT Vol 20, No 2 (2021)
Publisher : Department of Architecture, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2355262x.v20i2.a9380

Abstract

One of the urban infrastructures that reflect the development of a city is a Crossing Bridge. If a city is more developed, the activity of human movement between regions will increase. Crossing Bridge, which is one of the Street Furnitures, functions to ease the people's mobility safely without distracting the flow of existing vehicles. In fact, Crossing Bridge have not been optimally utilized by pedestrians, it can be seen by pedestrian behavior that is applied when passing through the highway by jumping over the barrier. As happened on the Pandanaran road section in the city of Semarang, this behavior causes the bridge to malfunction and brings up further phenomena such as stairs changing into seats and circulating bridges being occupied by homeless people. The purpose of this research is to uncover the connection between the privacy attributes and pedestrian convenience, with the setting conditions of the Pandanaran Crossing Bridge in Semarang, by using a quantitative paradigm approach. The results of the questionnaire in closed form and the Behavioral Mapping method will then be analyzed using descriptive statistical analysis techniques, until it will finally be revealed that the lack of property strength on the Crossing Bridges, which is not able to meet the pedestrians' attribute needs, causes some people choose to cross directly.
Persepsi atribut pedagang kaki lima terhadap pemanfaatan trotoar Pandanaran Alfanadi Agung Setiyawan; Suzanna Ratih Sari; Agung Budi Sardjono
ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur Vol 5 No 2 (2020): ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur | May 2020 ~ August 2020
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Katolik Widya Mandira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30822/arteks.v5i2.436

Abstract

Trotoar adalah salah satu prasarana yang penting guna menunjang perkembangan dan efektivitas segala kegiatan pada skala kawasan. Keberadaan trotoar memiliki fungsi utama yakni mewadahi aktivitas berjalan kaki manusia, dengan tidak melupakan fungsi tambahan sebagai penghubung elemen transportasi perkotaan. Akan tetapi pada kenyataannya trotoar memiliki fungsi ganda, selain untuk berjalan kaki dimanfaatkan juga untuk sarana berdagang PKL (pedagang kaki lima). Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengungkap keterkaitan antara persepsi atribut yang ditunjukkan dengan bagaimana para PKL berperilaku, dengan latar seting trotoar koridor jalan Pandanaran Semarang. Terdapat dugaan bahwa objek street furniture memiliki kekuatan properti yang mampu mewadahi tuntutan atribut para PKL. Untuk menjawab dugaan tersebut digunakanlah kuesioner tertutup dan metode Person Centered Mapping untuk memperoleh data statistik maupun data gambar rekaman perilaku PKL dalam berdagang di trotoar. Data yang didapat kemudian dianalisis menggunakan metode analisis statistik deskriptif. Dimulai dari klasifikasi sesuai persepsi berupa minat, tujuan, dan harapan diikuti oleh atribut yang memiliki relevansi dengan seting trotoar antara lain visibilitas, aksesibilitas, keamanan, dan adaptabilitas.