Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Cegah Penularan COVID-19 dengan Menjaga Kebersihan Tangan Pada Panti di Wilayah Banda Aceh Laras Cyntia Kasih; Rachmah Rachmah; Rahmawati Rahmawati; Jufrizal Jufrizal; Mayanti Mahdarsari
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1, No 3 (2020): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/hm.v1i3.5657

Abstract

COVID 19 merupakan penyakit saluran pernafasan yang menjadi pandemic global sejak awal tahun 2020. Hingga saat ini sudah 15,6 juta penduduk dunia terinfeksi COVID 19. Untuk mencegah penyebaran dan penularan COVID 19 dapat dimulai dari diri sendiri dengan menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.  Peran perawat sebagai educator sangat diperlukan saat ini terutama dalam memberikan edukasi kepada masyarakat untuk dapat mencegah penyebaran dan penularan COVID 19, salah satunya dengan mencuci tangan. Kegiatan ini merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat tematik di lingkungan Universitas Syiah Kuala yang telah melalui proses perizinan dari Satgas COVID 19 Unsyiah untuk dilaksanakan oleh dosen Fakultas Keperawatan. Implementasi kegiatan pengabmas tematik ini dimulai dengan  pembuatan  video edukasi cuci tangan yang terdiri atas 5 (lima) scene dan pembuatan Hand Sanitizer bekerjasama dengan FMIPA Unsyiah. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatakan pemahaman masyarakat khususnya penghuni panti tentang kebersihan tangan untuk mencegah penularan COVID-19. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini didapatkan peningkatan pengetahuan penghuni panti  yang ditunjukan dengan kemampuan para penghuni panti melakukan kembali proses mencuci tangan yang benar menurut standar WHO dan penggunaan Handsanitizer dengan tepat.
KESIAPSIAGAAN PERAWAT DALAM MENGHADAPI BENCANA DI RUANG RAWAT INAP RSUDZA BANDA ACEH Nanda Riska; Rachmah Rachmah; Mayanti Mahdarsari; Noraliyatun Jannah; Yullyzar Yullyzar
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4414

Abstract

Dalam situasi bencana, rumah sakit berperan sebagai tempat utama untuk penanganan korban, sehingga rumah sakit perlu melakukan persiapan yang memadai. Perawat yang bekerja di area yang rentan terhadap bencana harus memiliki tingkat kesiapsiagaan yang memadai. Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Zainoel Abidin adalah rumah sakit pemerintah tipe A yang berperan sebagai pusat rujukan di Aceh. Oleh karena itu, RSUDZA sangat penting dan tepat dalam upaya penanggulangan bencana. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif, yang menggunakan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat rawat inap sebanyak 32 orang. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan dalam kesiapan penanggulangan bencana oleh Hidayati (2008) yang telah dikembangkan oleh penulis. Hasil studi kasus menunjukkan bahwa gambaran kesiapsiagaan perawat dalam menghadapi bencana berada pada kategori tinggi yaitu sebanyak 81,3% dan sebanyak 18,8% perawat memiiki kesiapsiagaan pada kategori sedang. Diharapkan bagi rumah sakit dapat mengadakan simulasi dan evaluasi berkala terkait dengan kesiapsiagaan perawat dalam menghadapi bencana
KESIAPSIAGAAN PERAWAT DALAM MENGHADAPI BENCANA DI RUANG RAWAT INAP RSUDZA BANDA ACEH Nanda Riska; Rachmah Rachmah; Mayanti Mahdarsari; Noraliyatun Jannah; Yullyzar Yullyzar
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4414

Abstract

Dalam situasi bencana, rumah sakit berperan sebagai tempat utama untuk penanganan korban, sehingga rumah sakit perlu melakukan persiapan yang memadai. Perawat yang bekerja di area yang rentan terhadap bencana harus memiliki tingkat kesiapsiagaan yang memadai. Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Zainoel Abidin adalah rumah sakit pemerintah tipe A yang berperan sebagai pusat rujukan di Aceh. Oleh karena itu, RSUDZA sangat penting dan tepat dalam upaya penanggulangan bencana. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif, yang menggunakan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat rawat inap sebanyak 32 orang. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan dalam kesiapan penanggulangan bencana oleh Hidayati (2008) yang telah dikembangkan oleh penulis. Hasil studi kasus menunjukkan bahwa gambaran kesiapsiagaan perawat dalam menghadapi bencana berada pada kategori tinggi yaitu sebanyak 81,3% dan sebanyak 18,8% perawat memiiki kesiapsiagaan pada kategori sedang. Diharapkan bagi rumah sakit dapat mengadakan simulasi dan evaluasi berkala terkait dengan kesiapsiagaan perawat dalam menghadapi bencana