Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Aplikasi Permainan Sepeda Menggunakan Construct 3 di Gowes Baraya Bandung Agustinur Bentar Arya Raspati; Sari Susanti
Journal of Practical Computer Science Vol. 3 No. 1 (2023): Mei 2023
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37366/jpcs.v3i1.2370

Abstract

Kegiatan bersepeda merupakan aktivitas yang cukup banyak diminati masyarakat sebagai pilihan olahraga yang dapat dilakukan sedirian atau dengan komunitas. Gowes Baraya Bandung (GBB) merupakan salah satu komunitas para pegowes, penghobi, dan penggemar bersepeda di Kota Bandung. Pada komunitas GBB terdapat kegiatan Gowes Adventure yang dilakukan rutin oleh para pesepeda yang mencintai petualangan. Terkadang ada anggota komunitas yang melewatkan acara seru dan mengasyikkan yang diadakan oleh koordinator wilayahnya. Tidak semua anggota dapat dikoordinasikan untuk mengikuti acara-acara yang diselenggarakan. Berbagai kendalanya yaitu jadwal yang bentrok dengan kegiatan pribadi, pekerjaan lembur di akhir minggu, ataupun keperluan keluarga yang tidak bisa ditinggalkan. Padahal semua acara yang diadakan oleh koordinator bertujuan untuk menambah keseruan dalam bersepeda. Di dalam penelitian ini timbul gagasan dan tujuan untuk membuat aplikasi permainan petualangan sepeda dengan jenis side-scrolling game. Pada penelitian ini dibangun aplikasi permainan Gowes Adventure menggunakan Construct 3 di komunitas Gowes Baraya Bandung (GBB). Hasilnya aplikasi game yang dibuat dengan diberi nama Gowes Adventure dapat memberikan media hiburan bagi para anggota komunitas yang melewatkan serunya acara petualangan bersepeda yang diadakan oleh koordinator wilayah.
Aplikasi Game Kendang Sunda Menggunakan HTML5 Canvas Pada Saung Angklung Udjo Darmawi Darmawi; Sari Susanti
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 6, No 3 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v6i3.6151

Abstract

Abstrak— Sanggar yang menjadi wadah dalam mempelajari alat musik seperti Kendang Sunda yaitu Saung Angklung Udjo (SAU) di Kota Bandung. Tidak banyak pengendang dari kalangan anak muda yang harusya bisa meneruskan adat budaya daerah seperti alat musik daerah. Semakin kurangnya penerus maka adat budaya akan semakin memudar dan terasa asing bagi kalangan masyarakat dan tidak dikenal oleh masyarakat di kalangan luar adat tersebut. Padahal seharusnya alat musik Kendang ini tidak hanya digunakan khusus untuk acara adat atau khusus untuk adat itu sendiri, melainkan bisa digunakan untuk melengkapi alat-alat musik lain yang merambah lebih modern. Salah satu upaya pelestarian alat musik Kendang Sunda yaitu dimulai dengan mengenal budaya kita sendiri melalui media pengenalan alat musik tradisional yang diterapkan pada suatu game. Pada penelitian digunakan library HTML5 Canvas dalam membangun game Kendang Sunda jenis ritme. Hasil pembuatan aplikasi game Kendang membantu dalam melestarikan alat musik tradisional Sunda agar bisa merambah ke dunia musik yang lebih modern. Game jenis ritme ini disajikan fitur yang bisa dilakukan kustomisasi untuk mengganti musik sesuai selera agar Kendang ini bisa berperan di berbagai jenis musik dan tidak hanya di gunakan dalam adat atau acara adat sunda.Kata kunci: Alat Musik Tradisional, Kendang Sunda, Game Ritme, HTML5 Canvas.Abstract— The studio that is a place to learn musical instruments such as the Sunda Kendang is Saung Angklung Udjo (SAU) in the city of Bandung. There are not many dancers from among young people who should be able to carry on regional cultural customs such as regional musical instruments. The less successors, the more cultural customs will fade and feel foreign to the community and unknown to people outside the custom. Whereas the Kendang musical instrument should not only be used specifically for traditional events or specifically for the custom itself, but can be used to complement other musical instruments that are more modern. One of the efforts to preserve the Sundanese Kendang musical instrument is to start by getting to know our own culture through the introduction of traditional musical instruments that are applied to a game. In this study, the HTML5 Canvas library was used in building the rhythm type Kendang Sunda game. The results of making the Kendang game application help in preserving traditional Sundanese musical instruments so that they can penetrate into a more modern world of music. This rhythm type game features features that can be customized to change music according to taste so that this drum can play a role in various types of music and is not only used in Sundanese customs or events.Keyword : Traditional Musical Instruments, Sundanese Kendang, Rhythm Game, HTML5 Canvas
Penerapan Teorema Bayes Untuk Mengidentifikasi Penyakit Tanaman Bonsai Rollando Govintdes; M.Revin Reginal; Mokhamad Gustiawan; Ristu Juli Yudianto; Ahmad Surya; Sari Susanti
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 4, No 4 (2021): Agustus 2021
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v4i4.3097

Abstract

Abstrak - Tanaman Bonsai merupakan tanaman atau pohon yang dikerdilkan di dalam pot dangkal dengan tujuan membuat miniatur dari bentuk asli pohon besar yang sudah tua di alam bebas. Tanaman Bonsai sangat rentan terhadap serangan hama dan penyakit terutama apabila bonsai tidak dirawat dengan baik. Dimana cara merawat tanaman bonsai mulai dari pemupukan sampai pembentukan harus sangat diperhatikan dan sangat teliti, meski perawatan tanaman ini sama saja seperti perawatan tanaman lainnya. keberadaan hama dan penyakit pada bonsai tentunya dapat mengurangi keindahan dari bonsai tersebut. Oleh karena itu penanaman dan pemeliharaan bonsai memerlukan ketelitian dan kesabaran, berbeda dengan menanam tanaman lainnya. karena bentuknya yang indah dan menarik dan biasa dipajang di halaman rumah sebagai hiasan untuk menambah keindahan rumah, sehingga orang yang melihat akan merasa tertarik. Tujuan yang di dapat memberikan informasi dalam mendiagnosa penyakit tanaman bonsai dan mendapatkan hasil diagnosa yang tepat dan akurat.Kata Kunci : Bonsai, Teorema BayesAbstract - Bonsai plants are plants or trees that are dwarfed in shallow pots with the aim of making miniatures of the original form of large trees that are old in the wild. Bonsai plants are particularly susceptible to pest and disease attacks especially if bonsai is not well cared for. Where how to care for bonsai plants ranging from fertilization to formation should be very careful and very careful, although the treatment of this plant is the same as the treatment of other plants. the presence of pests and diseases in bonsai can certainly reduce the beauty of the bonsai. Therefore planting and maintaining bonsai requires thoroughness and patience, in contrast to planting other plants. because the shape is beautiful and interesting and usually displayed in the yard as a decoration to add to the beauty of the house, so that people who see will feel interested. The purpose of which can provide information in diagnosing bonsai and get the right diagnosis and accurate results.Keywords : Bonsai, Teorema Bayes
Aplikasi Game Kendang Sunda Menggunakan HTML5 Canvas Pada Saung Angklung Udjo Darmawi Darmawi; Sari Susanti
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 6, No 3 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v6i3.6151

Abstract

Abstrak— Sanggar yang menjadi wadah dalam mempelajari alat musik seperti Kendang Sunda yaitu Saung Angklung Udjo (SAU) di Kota Bandung. Tidak banyak pengendang dari kalangan anak muda yang harusya bisa meneruskan adat budaya daerah seperti alat musik daerah. Semakin kurangnya penerus maka adat budaya akan semakin memudar dan terasa asing bagi kalangan masyarakat dan tidak dikenal oleh masyarakat di kalangan luar adat tersebut. Padahal seharusnya alat musik Kendang ini tidak hanya digunakan khusus untuk acara adat atau khusus untuk adat itu sendiri, melainkan bisa digunakan untuk melengkapi alat-alat musik lain yang merambah lebih modern. Salah satu upaya pelestarian alat musik Kendang Sunda yaitu dimulai dengan mengenal budaya kita sendiri melalui media pengenalan alat musik tradisional yang diterapkan pada suatu game. Pada penelitian digunakan library HTML5 Canvas dalam membangun game Kendang Sunda jenis ritme. Hasil pembuatan aplikasi game Kendang membantu dalam melestarikan alat musik tradisional Sunda agar bisa merambah ke dunia musik yang lebih modern. Game jenis ritme ini disajikan fitur yang bisa dilakukan kustomisasi untuk mengganti musik sesuai selera agar Kendang ini bisa berperan di berbagai jenis musik dan tidak hanya di gunakan dalam adat atau acara adat sunda.Kata kunci: Alat Musik Tradisional, Kendang Sunda, Game Ritme, HTML5 Canvas.Abstract— The studio that is a place to learn musical instruments such as the Sunda Kendang is Saung Angklung Udjo (SAU) in the city of Bandung. There are not many dancers from among young people who should be able to carry on regional cultural customs such as regional musical instruments. The less successors, the more cultural customs will fade and feel foreign to the community and unknown to people outside the custom. Whereas the Kendang musical instrument should not only be used specifically for traditional events or specifically for the custom itself, but can be used to complement other musical instruments that are more modern. One of the efforts to preserve the Sundanese Kendang musical instrument is to start by getting to know our own culture through the introduction of traditional musical instruments that are applied to a game. In this study, the HTML5 Canvas library was used in building the rhythm type Kendang Sunda game. The results of making the Kendang game application help in preserving traditional Sundanese musical instruments so that they can penetrate into a more modern world of music. This rhythm type game features features that can be customized to change music according to taste so that this drum can play a role in various types of music and is not only used in Sundanese customs or events.Keyword : Traditional Musical Instruments, Sundanese Kendang, Rhythm Game, HTML5 Canvas
Penerapan Sistem Pakar Dengan Metode Euclidean Probability Untuk Mengidentifkasi Penyakit Pada Tanaman Singkong Al Huda Ramadhan; Arya Rizki Febriansyah; Rahmaniza M; Sari Susanti Susanti
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 4, No 4 (2021): Agustus 2021
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v4i4.3103

Abstract

Singkong atau ubi kayu merupakan pohon tropika dan subtropika. Di indonesia singkong menjadi salah satu olahan pangan karena karbohidratnya dan dapat dijadikan keripik, produksi hasil pertanian singkong merupakan produksi terbesar dan memiliki potensi sebagai bahan baku yang penting. Penghasil singkong terbesar sendiri berada di lampung, akan tetapi kualitas singkong dinegara kita sangat menurun. Salah satu hal penyebab yang membuat kualitas singkong adalah penyakit yang menyerang tanaman ubi kayu atau singkong, dengan adanya permasalahan tersebut agar dapat membantu petani dalam menangani masalah maka perlu dibangun sebuah sistem dalam mendiagnosa penyakit tanaman singkong dengan menggunakan metode Euclidean Probability. Sistem menggunakan metode Euclidean Probability ini memilih gejala yang dialami pada tanaman singkong kemudian menggunakan nilai interprestasi, maka sistem akan menghasilkan diagnosa penyakit tersebut. Hasil uji coba aplikasi ini sistem mampu mengidentifikasi jenis penyakit.
Permainan Pemilahan Sampah Menggunakan Construct 3 Di SDN 184 Buahbatu Ardi Ramdani; Sari Susanti
Merkurius : Jurnal Riset Sistem Informasi dan Teknik Informatika Vol. 2 No. 3 (2024): Mei : Merkurius : Jurnal Riset Sistem Informasi dan Teknik Informatika
Publisher : Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/merkurius.v2i3.107

Abstract

One of the places of education in Bandung, namely the 184 Buahbatu State Elementary School (SDN) needs to instill concern for waste in its students. Concern for the environment at SDN 184 Buahbatu is still lacking when viewed from waste management. For example, the results of students' work using used goods were not found. The culture that considers waste to be a useless material has not been conveyed carefully by teachers, so that all waste is still considered to be disposed of or destroyed. The culture of sorting waste has not been implemented properly due to the low understanding and motivation of every student at the school. The school has not felt the direct benefits of waste segregation. There are no restrictions such as pamphlets warning not to litter, which are also needed to remind school members. The aim of the research was to design and build using Construct 3 waste sorting game application for students at SDN 184 Buahbatu in increasing awareness of the school environment and its surroundings. The game application for sorting waste is made using the ADDIE method with the help of Scirra Construct 3. As a result, through this developed waste sorting game application, teachers can deliver material about sorting carefully. So that students are more motivated to sort waste by type in the school environment.