Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas konten Instagram @JKT.SPOT terhadap pemenuhan kebutuhan informasi gaya hidup Generasi Z. Perkembangan media sosial, khususnya Instagram, telah menjadikannya salah satu sumber informasi utama bagi Generasi Z dalam memperoleh referensi seputar kuliner, tempat wisata, hiburan, dan tren gaya hidup urban. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan berlandaskan pada Teori Uses and Gratifications yang dikemukakan oleh Katz, Blumler, dan Gurevitch (1974). Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner secara daring kepada 100 responden dari kalangan Generasi Z yang pernah mengakses konten akun Instagram @JKT.SPOT, dengan teknik purposive sampling. Variabel kualitas konten (X) diukur menggunakan empat indikator, yaitu akurasi, ketepatan waktu, relevansi, dan kelengkapan; sedangkan variabel pemenuhan kebutuhan informasi (Y) diukur melalui empat indikator, yaitu informasi membantu pengambilan keputusan, informasi sesuai kebutuhan pengguna, informasi menambah wawasan, dan informasi mudah dipahami. Analisis data menggunakan uji regresi linear sederhana dengan bantuan IBM SPSS Statistics versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas konten Instagram @JKT.SPOT berpengaruh positif dan signifikan terhadap pemenuhan kebutuhan informasi gaya hidup Generasi Z, dengan persamaan regresi Y = 7,820 + 0,840X. Uji t menghasilkan nilai t hitung sebesar 15,459 (t tabel = 1,984) dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), sehingga H₁ diterima. Koefisien korelasi (R) sebesar 0,842 menunjukkan hubungan yang sangat kuat, dan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,709 menunjukkan bahwa kualitas konten mampu menjelaskan 70,9% variasi dalam pemenuhan kebutuhan informasi gaya hidup Generasi Z.