Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Test of Phytocemical Levels of Bidara (Ziziphus spina-christi L.) Potential as Medicinal Plants Yetti Hastiana; Sapta Handaiyani; Icke Agustin
Mangifera Edu Vol 6 No 2 (2022): Jurnal Mangifera Edu
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/mangiferaedu.v6i2.128

Abstract

Arabic bidara or Ziziphus spina-christi L. is a plant that has potential in the traditiobal medicine industry. Based on research reports on bidara leves (Ziziphus spina-christi L.) can be useful as antioxidants, anti-inflammatory, antimicrobial, antifungal and prevent tumors. Bidara leaves (Ziziphus spina-christi L.) contain secondary metabolites that have many health benefits, secondary metabolites include flavonoids, alkaloid, saponins, steroids and tannins. The pupose of this study: To determine the levels of phytochemicals in the leavels of the bidara Arabic plants (Ziziphus spina-christi L.) as a medicinal plant. According to Mulyatiningsih (2011) this research uses a quantitative descriptive method. Based on the results of the study, the levels of the bidara leaf (Ziziphus spina-christi L.) produced varying levels of secondary metabolites, namely alkaloid, flavonoids, saponins, steroids and tannins. The average levels of secondary metabolites, including flavonoids, produced levels of 3.030%, alkaloids produced levels of 23.537% saponins produced levels of 5.5307, tannis produced levels of 0.0933% and steroid produced levels of 3.494%. of the five compounds, the highest compounds that have the potential as medicinal plants are alkaloid compounds that produce levels as much as 23.537%, and the lowest compounds, namely tannins, produce levels of 0.0933%. The hope in the future from the compounds that have been studied is that they are used as herbal medicines by the community and as references for for other researchers.
Analisis Kebutuhan Pengembangan Media Pembelajaran Infografis Berbasis Discovery Learning Pada Materi Plantae di SMA Putri Dehayati; Astrid Sri Wahyuni Sumah; Yetti Hastiana
Jurnal Kiprah Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Kiprah Pendidikan | July 2026 (in press)
Publisher : Program Studi Pendididikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/kpd.v5i3.p412-421

Abstract

Peserta didik kelas X SMA masih mengalami kesulitan dalam memahami klasifikasi dan karakteristik kelompok tumbuhan pada materi Plantae karena materi yang bersifat kompleks serta penggunaan media pembelajaran yang masih didominasi metode konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan guru dan peserta didik terhadap pengembangan media pembelajaran infografis berbasis Discovery Learning pada materi Plantae di SMA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Subjek penelitian terdiri atas 28 peserta didik kelas X dan 2 guru Biologi SMA Negeri 1 Cempaka yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan angket analisis kebutuhan, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan peserta didik terhadap media pembelajaran memperoleh persentase 76,16%, kebutuhan model pembelajaran 72,16%, dan kebutuhan media infografis 80,80%. Sementara itu, hasil analisis kebutuhan guru menunjukkan persentase kebutuhan media pembelajaran sebesar 87,50%, kebutuhan model pembelajaran 80,00%, dan kebutuhan media infografis 77,50%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru dan peserta didik memerlukan media pembelajaran infografis berbasis Discovery Learning sebagai dasar dalam perancangan media pembelajaran pada materi Plantae.
Analisis Kebutuhan Pengembangan Media Pembelajaran Infografis Berbasis Discovery Learning Pada Materi Plantae di SMA Putri Dehayati; Astrid Sri Wahyuni Sumah; Yetti Hastiana
Jurnal Kiprah Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Kiprah Pendidikan | July 2026 (in press)
Publisher : Program Studi Pendididikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/kpd.v5i3.p412-421

Abstract

Peserta didik kelas X SMA masih mengalami kesulitan dalam memahami klasifikasi dan karakteristik kelompok tumbuhan pada materi Plantae karena materi yang bersifat kompleks serta penggunaan media pembelajaran yang masih didominasi metode konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan guru dan peserta didik terhadap pengembangan media pembelajaran infografis berbasis Discovery Learning pada materi Plantae di SMA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Subjek penelitian terdiri atas 28 peserta didik kelas X dan 2 guru Biologi SMA Negeri 1 Cempaka yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan angket analisis kebutuhan, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan peserta didik terhadap media pembelajaran memperoleh persentase 76,16%, kebutuhan model pembelajaran 72,16%, dan kebutuhan media infografis 80,80%. Sementara itu, hasil analisis kebutuhan guru menunjukkan persentase kebutuhan media pembelajaran sebesar 87,50%, kebutuhan model pembelajaran 80,00%, dan kebutuhan media infografis 77,50%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru dan peserta didik memerlukan media pembelajaran infografis berbasis Discovery Learning sebagai dasar dalam perancangan media pembelajaran pada materi Plantae.