Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENERAPAN LMS-GOOGLE CLASSROOM DALAM PEMBELAJARAN DARING SELAMA PANDEMI COVID-19 Ommi Alfina
Majalah Ilmiah METHODA Vol. 10 No. 1 (2020): Majalah Ilmiah METHODA
Publisher : Universitas Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.002 KB) | DOI: 10.46880/methoda.Vol10No1.pp38-46

Abstract

This research aims to (1) find out the results of the implementation of Learning Management System (LMS)-Google Classroom in the online learning process for Informatics Engineering students, Universitas Potensi Utama during the COVID-19 pandemic; (2) learn about students' responses to online learning using LMS-Google Classroom. This research is based on the transformation of the course process from face-to-face learning to remote learning (PJJ) by relying on technology as a substitute for learning media, known as distance learning and online learning. This research was conducted using case study methods. This research was conducted on informatics engineering students in multimedia courses. Sampling techniques using purposive sampling methods. The results showed that the application of LMS-Google Classroom to online learning for Informatics Engineering students during the COVID-19 pandemic had a positive effect, especially in terms of absorption related to understanding lecture materials. Based on the results of student questionnaire calculations, it was obtained that as many as 23% of students find it difficult to attend lectures using LMS-Google Classroom which is reviewed in terms of technological efficiency and material understanding level. Meanwhile, 77% of students are happy and enthusiastic about gaining a new learning experience after using LMS-Google Classroom to participate in multimedia lectures. It can be concluded that, the implementation of LMS-Google Classroom in online learning during the COVID-19 pandemic is one of the solutions that can be used so that the lecture process can continue. However, it is necessary to provide assistance and control over student activities to keep students motivated in following the lecture process in the context of online learning.
PENERAPAN METODE CERTAINTY FACTOR DALAM SISTEM PAKAR UNTUK MENENTUKAN VARIETAS BUAH RAMBUTAN YANG UNGGUL Deny Adhar; Ommi Alfina; Evri Ekadiansyah
Jurnal Informatika Kaputama (JIK) Vol 2 No 2 (2018): Volume 2, Nomor 2, Juli 2018
Publisher : STMIK KAPUTAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59697/jik.v2i2.423

Abstract

Rambutan (Nephelium sp.) merupakan tanaman buah hortikultural yang tergolong ke dalam suku lerak-lerakan atau Sapindacaeae. Tanaman buah tropis ini dalam bahasa inggrisnya disebut Hairy Fruit berasal dari Indonesia. Hingga saat ini telah menyebar luas di daerah yang beriklim tropis seperti Filipina, Malaysia, Thailand, Kamboja, Sri Lanka, India, Karibia, Afrika, negara-negara Amerika Latin dan ditemukan pula di daratan yang mempunyai iklim sub-tropis. Tanaman buah rambutan sengaja dibudidayakan untuk dimanfaatkan buahnya yang mempunyai gizi, zat tepung, sejenis gula yang mudah terlarut dalam air, zat protein dan asam amino, zat lemak, zat enzim-enzim yang esensial dan nonesensial, vitamin dan zat mineral makro, mikro yang menyehatkan, tetapi ada pula masyarakat yang memanfaatkan sebagai pohon pelindung di pekarangan atau sebagai tanaman hias. Dari survey yang telah dilakukan terdapat 22 varietas rambutan baik yang berasal dari galur murni maupun hasil okulasi atau penggabungan dari dua varietas dengan galur yang berbeda. Ciri-ciri yang membedakan setiap varietas rambutan dilihat dari sifat buah (dari daging buah, kandungan air, bentuk, warna kulit, panjang rambut). Selain itu juga buah rambutan mempunyai nilai ekonomis yang tinggi, sehingga sekarang banyak dibudidaya, tetapi masyarakat umum masih banyak yang tidak mengetahui buah rambutan yang mempunyai nilai ekonomis yang tinggi, sehingga dibutuhkan suatu aplikasi sehingga dapat membantu masyarkat untuk mengetahui mana buah rambutan yang mempunyai nilai ekonomis yang tinggi.