Luis Marnisah
Universitas Indo Global Mandiri Palembang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Lingkungan Kerja, Pengembangan Karir, Kompensasi, Dan Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan Pt Indoguna Julianto Lumbanraja; Luis Marnisah; Tien Yustini
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 6 No. 2 (2025): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v6i2.7339

Abstract

Tujuan penelitian ini secara khusus untuk mendapatkan hasil analisis pengaruh variabel gaya kepemimpinan, lingkungan kerja, pengembangan karir, kompensasi dan motivasi terhadap kinerja karyawan PT Indoguna secara parsial juga simultan. Dalam penelitian ini jumlah populasi adalah 150 orang dimana seluruh populasi dijadikan sampel. Pengolahan data menggunakan tools analisis spss 29 dan menggunakan Teknik analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian dengan menggunakan uji t secara parsial menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan di PT Indoguna dengan t-hitung -6.227 < t-tabel 1.65536, terdapat pengaruh signifikan dari lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan PT Indoguna dengan t-hitung 2.738 > t-tabel 1.65536, terdapat pengaruh signifikan dari pengembangan karir terhadap kinerja karyawan PT Indoguna dengan t-hitung 6.072 > t-tabel 1.65536, terdapat pengaruh signifikan dari variabel kompensasi terhadap kinerja karyawan PT Indoguna dengan t-hitung 3.351 > t-tabel sebesar 1.65536 dan terdapat pengaruh motivasi terhadap kinerja karyawan PT Indoguna dengan t-hitung 16.320 > t-tabel 1.65536. Hasil penelitian pada uji F (simultan) menunjukkan bahwa secara bersama-sama gaya kepemimpinan, lingkungan kerja, pengembangan karir, kompensasi dan motivasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan PT Indoguna dengan f hitung 91.719 > f tabel sebesar 2.28. Pada dasarnya gaya kepemimpinan harus ambil bagian dalam peningkatan kinerja karyawan meskipun sudah dipengaruhi oleh variabel seperti lingkungan kerja, pengembangan karir, kompensasi dan motivasi.
Pengaruh Komitmen, Kepemimpinan Dan Pengembangan SDM Terhadap Peningkatan Produktivitas Kerja Karyawan PT. PLN (Persero) UIP3B Sumatera UPT Palembang Netha Larasati; Luis Marnisah
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v7i2.10121

Abstract

Produktivitas kerja karyawan merupakan indikator penting dalam menilai efektivitas dan efisiensi operasional suatu organisasi, terutama pada perusahaan pelayanan publik seperti PT PLN (Persero). Untuk menghadapi kompleksitas tantangan operasional dan tuntutan layanan, organisasi perlu mengelola faktor internal yang memengaruhi produktivitas, seperti komitmen karyawan, kepemimpinan, dan pengembangan sumber daya manusia (SDM). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komitmen, kepemimpinan, dan pengembangan SDM terhadap produktivitas kerja karyawan PT PLN (Persero) UIP3B Sumatera UPT Palembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori. Sampel berjumlah 133 responden yang dipilih melalui teknik sampling jenuh. Data diperoleh melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 30. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, ketiga variabel komitmen, kepemimpinan, dan pengembangan SDM berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja (Fhitung = 253,882 > Ftabel = 2,675; sig. = 0,000). Secara parsial, komitmen berpengaruh positif signifikan (β = 0,176; sig. = 0,014), kepemimpinan (β = 0,282; sig. = 0,001), dan pengembangan SDM merupakan variabel paling dominan (β = 0,501; sig. = 0,000). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 85,5% menunjukkan bahwa ketiga variabel menjelaskan sebagian besar variasi produktivitas kerja. Disimpulkan bahwa peningkatan produktivitas kerja sangat dipengaruhi oleh penguatan komitmen, kepemimpinan yang efektif, dan pengembangan SDM yang berkelanjutan. Hasil ini memberikan implikasi strategis bagi manajemen dalam meningkatkan kinerja organisasi.
Pengaruh Faktor Motivasi dan Hygiene Terhadap Kinerja Tenaga Alih Daya Dengan Kepuasan Kerja Sebagai Faktor Mediasi Di PT Haleyora Power UL Palembang Theo Andinny Putri; Luis Marnisah
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 7 No. 4 (2026): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v7i4.10710

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor motivasi dan hygiene terhadap kinerja Tenaga Alih Daya dengan kepuasan kerja sebagai faktor mediasi di PT Haleyora Power UL Palembang. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada perlunya perhatian terhadap kinerja Tenaga Alih Daya pelayanan teknik agar mewujudkan visi PLN menjadi Perusahaan Listrik Terkemuka se-Asia Tenggara dan Pilihan Pelanggan untuk Solusi Energi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan instrumen kuesioner. Sampel yang digunakan berjumlah 227 responden yang merupakan Tenaga Alih Daya pelayanan teknik. Teknik analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Modelling PLS dan regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak SmarPLS versi 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan faktor motivasi, hygiene dan kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja Tenaga Alih Daya dengan nilai F hitung sebesar F hitung sebesar 116,075 dan signifikansi 0,000. Secara parsial, ketiga variable tersebut juga berpengaruh signifikan dengan nilai t masing-masing: faktor motivasi (2,303), hygiene (4,092) dan kepuasan kerja (3,554), sedangkan untuk pengaruh tidak langsung melalui kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja Tenaga Alih Daya dengan nilai t masing-masing: faktor motivasi (2,370), hygiene (2,708). Nilai koefisien determinasi (R2) 0,623 menunjukkan bahwa 62,3% variasi kinerja Tenaga Alih Daya ditentukan oleh faktor motivasi dan hygiene. Hasil penelitian ini memberikan implikasi manajerial dalam peningkatan faktor motivasi, Hygiene dan kepuasan kerja perlu menjadi fokus utama dalam kebijakan manajemen PT Haleyora Power UL Palembang dalam meningkatkan kinerja Tenaga Alih Daya.