Purhadi Purhadi
STIKES An Nur Purwodadi

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PERBEDAAN ANTARA AIR MINUM YANG DIMASAK DENGAN AIR MINUM ULTRAVIOLET TERHADAP ADANYA BAKTERI ESCHERICHIA COLI DI KECAMATAN KARANGRAYUNG KABUPATEN GROBOGAN Purhadi Purhadi; Anita Lufianti; Meity Mulya Susanti
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 2, No 2 (2017): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : LPPM An Nuur Purwodadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.705 KB) | DOI: 10.35720/tscners.v2i2.4

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Escherichia coli adalah bakteri indikator kualitas air minum karena keberadaannya di dalam air mengindikasikan bahwa air tersebut terkontaminasi oleh feses, yang kemungkinan juga mengandung mikroorganisme enterik patogen lainnya. Jika air telah terkontaminasi oleh bakteri dan dikonsumsi terus-menerus dalam jangka panjang akan berdampak pada timbulnya penyakit seperti radang usus, diare, infeksi pada saluran kemih dan empeduTujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perbedaan antara air minum yang dimasak dan air minum dengan ultraviolet terhadap adanya bakteri Escherichia Coli di Kecamatan Karangrayung Kabupaten GroboganMetode: Penelitian ini menggunakan desain pre experiment designs/Quasy Eksperimental dengan Pendekatan post test only design/one shot case stud. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 10 responden yang dibagi menjadi dua, 5 depo air minum isi ulang yang menggunakan lampu ultraviolet dan 5 air minum yang dimasak sampai mendidih. Analisa data yang digunakan adalah uji manwithney.  Hasil: Hasil penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan antara air minum dengan perlakuan dimasak dan air minum dengan ultraviolet terhadap keberadaan bakteri E. Coli. Uji manwithney rata-rata keberadaan bakteri e.coli pada air masak 5.50 dan dengan ultraviolet 5.50 dengan nilai sig 1.000 > 0,05 jadi didapatkan kesimpulan tidak ada perbedaan antara air minum dengan perlakuan dimasak dan air minum dengan ultraviolet terhadap keberadaan bakteri E. ColiKesimpulan: tidak ada perbedaan antara air minum yang dimasak dan air minum dengan ultraviolet terhadap adanya bakteri Escherichia Coli di Kecamatan Karangrayung Kabupaten Grobogan Kata kunci: Air masak, Ultraviolet, Bakteri Escherichia Coli
STUDI DESKRIPTIF TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG POSYANDU DI DESA KATEKAN UPT PUSKESMAS BRATI KABUPATEN GROBOGAN Nurulistyawan Tri Purnanto; Purhadi Purhadi; Melita Silva Nanda
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 2, No 2 (2017): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : LPPM An Nuur Purwodadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.644 KB) | DOI: 10.35720/tscners.v2i2.5

Abstract

Latar Belakang; Salah satu cara untuk menurunkan AKABA ini yaitu dengan adanya Posyandu. Hal ini dibutuhkan pengetahuan ibu tentang Posyandu sehigga mampu meningkatkan pemahaman ibu tentang pelaksanaan dan pentingnya Posyandu dilakukan.                                                                                    Tujuan; Penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu tentang posyandu di Desa Katekan UPT Puskesmas Brati.Metode; Penelitian ini berjenis deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dan sampel 128 responden.  Hasil; Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berusia 20 – 35 tahun yaitu sebanyak 87 (68.0%), dengan tingkat pendidikan SMP / sederajat sebanyak 56 (43,8%) responden. Jenis pekerjaan responden mayorita adalah Ibu Rumah Tangga yaitu sebanyak 88 (68,8%) responden. Tingkat pengetahuan ibu tentang Posyandu mayoritas berada pada level sedang sebanyak 47 (36,7%) responden.Kesimpulan; Tingkat pengetahuan ibu tentang Posyandu berada pada level sedang. Kata Kunci : Tingkat Pengetahuan, Posyandu, Balita
PERBEDAAN ANTARA AIR MINUM YANG DIMASAK DENGAN AIR MINUM ULTRAVIOLET TERHADAP ADANYA BAKTERI ESCHERICHIA COLI DI KECAMATAN KARANGRAYUNG KABUPATEN GROBOGAN Purhadi Purhadi; Anita Lufianti; Meity Mulya Susanti
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 2, No 2 (2017): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscners.v2i2.4

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Escherichia coli adalah bakteri indikator kualitas air minum karena keberadaannya di dalam air mengindikasikan bahwa air tersebut terkontaminasi oleh feses, yang kemungkinan juga mengandung mikroorganisme enterik patogen lainnya. Jika air telah terkontaminasi oleh bakteri dan dikonsumsi terus-menerus dalam jangka panjang akan berdampak pada timbulnya penyakit seperti radang usus, diare, infeksi pada saluran kemih dan empeduTujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perbedaan antara air minum yang dimasak dan air minum dengan ultraviolet terhadap adanya bakteri Escherichia Coli di Kecamatan Karangrayung Kabupaten GroboganMetode: Penelitian ini menggunakan desain pre experiment designs/Quasy Eksperimental dengan Pendekatan post test only design/one shot case stud. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 10 responden yang dibagi menjadi dua, 5 depo air minum isi ulang yang menggunakan lampu ultraviolet dan 5 air minum yang dimasak sampai mendidih. Analisa data yang digunakan adalah uji manwithney.  Hasil: Hasil penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan antara air minum dengan perlakuan dimasak dan air minum dengan ultraviolet terhadap keberadaan bakteri E. Coli. Uji manwithney rata-rata keberadaan bakteri e.coli pada air masak 5.50 dan dengan ultraviolet 5.50 dengan nilai sig 1.000 > 0,05 jadi didapatkan kesimpulan tidak ada perbedaan antara air minum dengan perlakuan dimasak dan air minum dengan ultraviolet terhadap keberadaan bakteri E. ColiKesimpulan: tidak ada perbedaan antara air minum yang dimasak dan air minum dengan ultraviolet terhadap adanya bakteri Escherichia Coli di Kecamatan Karangrayung Kabupaten Grobogan Kata kunci: Air masak, Ultraviolet, Bakteri Escherichia Coli
STUDI DESKRIPTIF TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG POSYANDU DI DESA KATEKAN UPT PUSKESMAS BRATI KABUPATEN GROBOGAN Nurulistyawan Tri Purnanto; Purhadi Purhadi; Melita Silva Nanda
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 2, No 2 (2017): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscners.v2i2.5

Abstract

Latar Belakang; Salah satu cara untuk menurunkan AKABA ini yaitu dengan adanya Posyandu. Hal ini dibutuhkan pengetahuan ibu tentang Posyandu sehigga mampu meningkatkan pemahaman ibu tentang pelaksanaan dan pentingnya Posyandu dilakukan.                                                                                    Tujuan; Penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu tentang posyandu di Desa Katekan UPT Puskesmas Brati.Metode; Penelitian ini berjenis deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dan sampel 128 responden.  Hasil; Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berusia 20 – 35 tahun yaitu sebanyak 87 (68.0%), dengan tingkat pendidikan SMP / sederajat sebanyak 56 (43,8%) responden. Jenis pekerjaan responden mayorita adalah Ibu Rumah Tangga yaitu sebanyak 88 (68,8%) responden. Tingkat pengetahuan ibu tentang Posyandu mayoritas berada pada level sedang sebanyak 47 (36,7%) responden.Kesimpulan; Tingkat pengetahuan ibu tentang Posyandu berada pada level sedang. Kata Kunci : Tingkat Pengetahuan, Posyandu, Balita