Masdar Fatman
Program Studi Agroteknologi Universitas Al Asyariah Mandar

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Berbagai Jenis Pupuk Kandang Dan Media Tanam Yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Mentimun (Cucumis sativus L.) Mustaman Mustaman; Masdar Fatman
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 2, No 2 (2017): Agrovital Volume 2, Nomor 2, November 2017
Publisher : LPPM Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/agrovital.v2i2.134

Abstract

Pupuk kandang merupakan pupuk yang berasal dari kotoran hewan yang digunakan untuk menyediakan unsur hara bagi tanaman. Pupuk kandang berperan untuk memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah. Komposisi unsure hara yang terdapat pada pupuk kandang sangat tergantung jenis hewan, alas kandang dan pakan yang diberikan pada hewan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pemberian pupuk kandang dan media tanam yang berbeda  terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman mentimun.Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok RAK dalam bentuk faktorial.  Pemberian pupuk kandang berbeda ( K ) sebagai faktor pertama yang terdiri dari 3 taraf yaitu : K1: pupuk kandang ayam 200 gram/tanaman, K2: pupuk kandang kambing 200 gram/tanaman, K3: pupuk kandang sapi 200 gram/tanaman. Sedangkan media tanam yang berbeda     ( T ) sebagai faktor kedua yang terdiri dari 3 taraf yaitu : T1: media tanam menggunakan arang sekam, T2: media tanam menggunakan serbuk gergaji, T3 : media tanam menggunakkan pasir. Sehingga terdapat 9 kombinasi perlakuan setiap perlakuan menggunakan 2 tanaman sehingga diperoleh 18 kombinasi perlakuan, dengan masing-masing 2 tanaman per perlakuan sehingga diperoleh 54 jumlah tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemberian berbagai jenis pupuk kandang (K) tidak memberikan pengaruh baik terhadap parameter waktu muncul tunas, tinggi tanaman, umur berbunga, jumlah buah, panjang buah, dan berat buah. Penggunaan media tanam yang berbeda (T) memberikan pengaruh baik terhadap parameter waktu muncul tunas, tinggi tanaman, umur berbunga, jumlah buah, panjang buah, dan parameter berat buah.
Uji Sistem Jajar Legowo 2:1 Dan Konvensional Dengan Pemberian Pupuk Npk Mutiara 16 16 16 Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Pada Tanaman Jagung Pulut (Zea mays ceratina L.) Ahmad Yani; Muh Rifky Auliah; Masdar Fatman
Jurnal Agroterpadu Vol 3, No 2 (2024): Jurnal Agroterpadu Volume 3, Nomor 2, Agustus 2024
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v3i2.5286

Abstract

Penelitian ini akan dilaksanakan di Dusun Kampuno Desa Tumpiling Kec.Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar Provinsi Sulawesi Barat yang berlangsung dari bulan Maret 2023 sampai dengan bulan juni 2023., bertujuan untuk mengetahui pengaruh sistem jajar legowo 2:1 dan konvensional dengan pemberian pupuk  npk mutiara terhadap pertumbuhan dan produksi pada tanaman jagung pulut (zea mays ceratina l.). Metode penelitian ini dilaksanakan dalam bentuk rancangan acak kelompok (RAK) dengan pola faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama adalah sistem tanam jajar legowo terdiri atas 2 perlakuan yakni: L0 = Kontrol (40 cm x 80 cm ),L1 = Legowo 2:1 ( 20 cm x20 cm ),L2 = Tegel ( 25 cm x 25 cm ) dan Faktor kedua adalah dengan dosis pemberian pupuk NPK Mutiara 16 16 16 dengan 3 taraf: M1 = 20 g/liter air, M2 = 40 g/liter air, M3 = 60 g/liter air .Hasil pengamatan menunjukkan sistem jarak tanam Konvensional 20 cm x 20 cm  dengan pemberian pupuk NPK Mutiara 16 16 16 dengan dosis 40 g / liter air (L2M2) memberikan pengaruh baik untuk meningkatkan produksi tanaman Jagung.
Tinjauan Analisis Ekonomi Budidaya Petani Jagung Desa Batupanga Daala Kecamatan Luyo Kabupaten Polewali Mandar Agus Salim Rahman; Fitrianti Fitrianti; Masdar Fatman
Jurnal Agroterpadu Vol 3, No 2 (2024): Jurnal Agroterpadu Volume 3, Nomor 2, Agustus 2024
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v3i2.5434

Abstract

Di Indonesia, istilah "negara agraris" mengacu pada negara yang bergantung pada pertanian sebagai mata pencaharian dan sumber pembangunan. Karena fakta bahwa pertanian memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pendapatan pemerintah, pertanian merupakan pilar ekonomi negara. Terutama terkait dengan peningkatan kesejahteraan petani jagung. sebagai sumber informasi dan referensi bagi pihak-pihak yang membutuhkan untuk melakukan penelitian yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan petani jagung di desa batupanga daala kacamatan luyo kabupten polewali mandar. untuk mengetahui kelayakan usahatani jagung di desa batupanga daala kecamatan luyo kabupaten polewali mandar. untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan petani jagung di desa batupanga daala kacamatan luyo kabupten polewali mandar. Metode yang digunakan metode proportionate stratified random sampling, yaitu pengambilan sampel dari anggota populasi secara acak dan berstrata. Daerah penelitian menghasilkan pendapatan usahatani jagung rata-rata 4.334,677 permusim dengan luas tanam rata-rata 33 ha. Setelah biaya produksi dikurangi dari hasil penerimaan petani, pendapatan ini diperoleh. Petani jagung di desa batupanga daala berhasil menghasilkan jagung dengan TRC 0,05. Hanya dua dari tiga variabel yang dipelajari di daerah penelitian (umur, luas lahan, dan pengalaman bertani) yang benar-benar mempengaruhi pendapatan petani jagung di desa batupanga daala kecamatan luyo kabupaten polewali mandar, yaitu luas lahan dan pengalaman bertani.Kata kunci: analisis, budidaya, ekonomi, jagung