Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBELAJARAN KREATIF DALAM TINJAUAN BIMBINGAN & KONSELING Faizah Binti Awad
Al-MUNZIR No 2 (2013): Vol. 6 No. 2 November 2013
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.564 KB) | DOI: 10.31332/am.v6i2.254

Abstract

Abstrak: Pembelajaran kreatif terus dibahas sejakpembelajaran itu ada sebab bukan hal yang baru danbahkan dibutuhkan oleh semua pihak. Namun olehkarena pembelajaran selama ini hanya menitik beratkanpada aspek kognitif semata dan mengabaikan aspekafektif dan psikomotorik, sehingga pembelajaran yangbernuansa kreativitas terabaikan, semestinya ketigaaspek tersebut diupayakan berjalan secara simultan dankreatifitas mutlak merupakan bagian atau satu kesatuandengan pembelajaran itu sendiri. Karakteristik individuyang memiliki bakat kreatifitas adalah memiliki etoskerja tinggi, cepat dalam mengambil keputusan, berpikirfeleksibel, penuh ide, hasrat ingin tahu, cenderungmelakukan tugas-tugas yang berat dan sulit. Dalambimbingan konseling setiap individu atau peserta didikmemiliki potensi kreativitas yang dapat dikembangkanmelalui tiga pilar: orang tua, sekolah dan masyarakat.Ketiganya dituntut mampu menciptakan lingkunganyang dibutuhkan berupa: fleksibilitas dalam kesempatan,contoh yang positif, bimbingan dan dukungan, rasahumor, empati. Demikian pula bagi guru/konselordiharapkan mengedepankan prinsip-prinsip yaitu:understanding, acceptance, fleksibilitas, kepekaan dankeahlian yang dikemas dalam tiga proses layanan yakni,counseling itu sendiri, consulting, dan coordinating.Kata kunci: Pembelajaran kreatif, bimbingan konseling.
PENGARUH DAN OTORITAS (Kajian Teori dan Praktek Konseling) Faizah Binti Awad
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan 2014: Vol. 7 No. 1 Januari - Juli 2014
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/atdb.v7i1.246

Abstract

Perilaku individu merupakan cerminan dari kepribadiannya, baikperilaku untuk mempengaruhi orang lain maupun perilaku otoriteratau tidak. Individu sebagai makhluk sosial yang tidak lepas dalamberinteraksi dengan lingkungannya. Apapun statusnya pada prosesinteraksi tersebut terjalin hubungan yang bertujuan mempengaruhiorang lain dalam rangka memenuhi kebutuhannya. Terkadangpemenuhan kebutuhan ini dengan mempengaruhi pihak lain melaluiteknik dan cara yang baik dan bjaksana, namun terkadang puladengan otoriter karena dilandasi oleh kekuasaan, kekuatan, danjabatan yang melekat pada dirinya, akan tetapi hal tersebut akanmelahirkan ketidak harmonisan di antara semua pihak, danberdampak negatif sehingga menimbulkan konflik dan kekerasan,sebagaimana fenomena akhir-akhir ini. Secara teoritis maupunpraktis, konseling telah membahas persoalan ini melaluipenyikapan terhadap kepribadiaan seseorang yang terkait dengan“diri” individu, di antaranya: self insight,attitude change, selfacceptance, motivation, dan problem solving.Kata Kunci: Pengaruh, kepribadian, perilaku, dan otoritas.